logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

7 Cara Agar Anak Tumbuh Tinggi dengan Efektif

open-summary

Agar anak tumbuh tinggi bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, tidur dengan cukup, dan menjaga postur tubuh dengan baik.


close-summary

3.54

(104)

4 Agt 2021

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Agar anak tumbuh tinggi penuhi kebutuhan nutrisinya

Anak akan mengalami pertumbuhan tinggi badan cukup signifikan saat berusia antara 6-8 tahun

Table of Content

  • Cara agar anak tumbuh tinggi
  • Bagaimana jika anak tidak tumbuh tinggi?

Faktor genetik memainkan peran penting dalam menentukan tinggi badan anak. Namun, jangan berkecil hati jika Anda atau pasangan bertubuh pendek. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar anak tumbuh tinggi sesuai dengan potensinya.

Advertisement

Selain keturunan, faktor-faktor lain, seperti nutrisi dan stimulasi fisik, juga dapat mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan anak. Supaya pertumbuhannya berjalan dengan baik dan maksimal, simak penjelasan di bawah ini.

Cara agar anak tumbuh tinggi

Pertumbuhan tinggi badan anak per tahunnya adalah sekitar 6-7 cm. Pada usia 6-8 tahun, anak akan mengalami pertumbuhan tinggi badan yang cukup signifikan. Selanjutnya, sekitar 25 persen pertumbuhan badan dilanjutkan pada masa pubertas.

Berikut adalah beberapa upaya agar anak tumbuh tinggi yang perlu Anda ketahui sebagai orangtua.

1. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang

makanan bergizi seimbang
Anak harus mendapatkan makanan bergizi seimbang

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang merupakan salah satu cara agar cepat tinggi. Asupan yang dikonsumsi sehari-hari harus mengandung nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Buah-buahan, sayur-mayur, biji-bijian utuh, telur, ayam, makanan laut, kedelai, dan produk olahan susu merupakan makanan agar anak tumbuh tinggi dan cerdas karena dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak. 

Selain itu, Anda perlu membatasi makanan yang mengandung tinggi gula, lemak trans, dan lemak jenuh.

2. Latihan peregangan

Cara menambah tinggi badan selanjutnya adalah melakukan latihan peregangan. 

Walaupun terdengar sederhana, ternyata latihan peregangan dapat bermanfaat pada pertumbuhan tinggi anak. Pasalnya, latihan peregangan membantu memanjangkan tulang belakang, dan memperbaiki postur tubuh anak. 

Anda dapat mengajarkan beberapa gerakan peregangan sederhana. Misalnya, ajak anak berdiri dengan punggung menempel pada dinding. Lalu, dorong tubuh ke atas bersamaan dengan kedua lengan yang menyatu, dan biarkan anak bertumpu pada jari-jari kakinya.

Latihan peregangan lainnya adalah biarkan anak duduk di lantai dengan kaki terbuka lebar, kemudian mintalah ia menyentuh jari-jari kakinya. Cara agar anak tumbuh tinggi ini harus dilakukan dengan hati-hati.

3. Berolahraga secara rutin

Cara meningkatkan tinggi badan dapat dilakukan dengan olahraga. Alih-alih menghabiskan banyak waktu untuk bermain gawai, ajaklah anak berolahraga secara rutin. 

Olahraga dapat memberi stimulus agar anak tumbuh tinggi dengan memperkuat otot dan tulang, menjaga berat badan dalam kisaran yang sehat, serta meningkatkan produksi hormon pertumbuhan.

Anak-anak usia sekolah setidaknya harus berolahraga selama satu jam per hari. Anda bisa mencoba sejumlah aktivitas fisik bersama anak, seperti berenang, bersepeda, lompat tali (skipping), bermain basket, sepak bola, atau badminton. Ini merupakan cara agar cepat tinggi yang menyenangkan.

4. Bergelantungan

Sebagian anak suka bergelantungan saat bermain. Bergelantungan pada palang dapat membantu tulang belakang memanjang yang penting untuk pertumbuhan tinggi anak. 

Selain bergelantungan biasa, Anda juga dapat mengajarkan anak melakukan pull up. Cara agar tumbuh tinggi ini dapat membantu menguatkan otot lengan dan punggung anak, sekaligus membuatnya tetap bugar.

5. Tidur dengan cukup

anak tidur dengan cukup
Tidur dengan cukup bantu optimalkan pertumbuhan tinggi anak

Cara meninggikan badan anak berikutnya adalah tidur dengan cukup. Tidur cukup dan berkualitas dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan tinggi badan anak. 

Pasalnya, ketika tidur, tubuh melepaskan hormon pertumbuhan yang berperan agar anak tumbuh tinggi. Berikut adalah durasi tidur yang disarankan berdasarkan usia anak.

  • Bayi usia 0-3 bulan: 14-17 jam
  • Bayi usia 3-11 bulan: 12-17 jam
  • Batita usia 1-2 tahun: 11-14 jam
  • Balita usia 3-5 tahun: 10-13 jam
  • Anak usia 6-13 tahun: 9-11 jam
  • Remaja 14-17 tahun: 8-10 jam.

Pastikan anak tidak kekurangan tidur sebagai cara agar cepat tinggi. Tidur siang juga dapat membantu meningkatkan produksi hormon pertumbuhan.

6. Menjaga postur tubuh dengan baik

Apakah anak sering membungkuk? Sebaiknya, ingatkan ia untuk tidak melakukan hal tersebut. Ketika anak terbiasa membungkuk, tinggi badannya bisa ikut terpengaruh seiring berjalannya waktu. Postur tubuh yang buruk juga dapat membuat anak terlihat lebih pendek. 

Selain itu, anak juga bisa merasakan nyeri di leher dan punggung. Jadi, agar anak cepat tinggi, pastikan ia menjaga postur tubuhnya dengan baik, seperti duduk dan berdiri tegak. Tas sekolah anak juga jangan terlalu berat karena bisa membuatnya bungkuk.

7. Pose yoga

Latihan yoga melibatkan banyak gerakan peregangan dan keseimbangan yang baik untuk membantu anak agar tumbuh tinggi. Namun, sebaiknya Anda berdiskusi terlebih dahulu dengan instruktur yoga profesional mengenai pose yoga yang aman untuk anak.

Melakukan berbagai cara agar cepat tinggi harus dilakukan secara konsisten supaya ia bisa tumbuh secara optimal. 

Sebagian orangtua mungkin juga ingin memberikan suplemen peninggi badan untuk anak. Sebelum memberikannya, pastikan suplemen tersebut aman dikonsumsi dan Anda telah berkonsultasi dengan dokter.

Cara memaksimalkan tinggi badan anak ini tentunya tidak boleh dilakukan sembarangan.

Baca Juga

  • Sebelum Anak Sunat, Ketahui Hal-hal Penting Ini
  • 10 Rekomendasi Mainan Anak 3 Tahun yang Mengedukasi
  • 14 Mainan Edukasi Anak 5 Tahun yang Mendukung Perkembangan Tubuh Si Kecil

Bagaimana jika anak tidak tumbuh tinggi?

Terlepas dari berbagai upaya agar anak tumbuh tinggi, ingatlah bahwa pertumbuhan tinggi badan setiap anak berbeda-beda. Hindari membandingkan tinggi badan anak Anda dengan anak lainnya.

Misalnya, “Temanmu sudah tinggi, kok tinggi badan kamu masih segini, ya?”. Mengucapkan hal tersebut malah dapat membuat anak merasa minder. Selain itu, apabila anak diejek oleh temannya karena bertubuh pendek, pastikan Anda memberi dukungan untuknya.

Jika Anda merasa khawatir dengan pertumbuhan anak, tidak ada salahnya untuk memeriksakan si kecil ke dokter. Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi adanya hambatan pada pertumbuhan anak agar dapat ditangani dengan tepat.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar tinggi badan anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

nutrisi anakgizi anakolahraga anaktumbuh kembang anaktinggi badanperkembangan anak

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved