Sudah menjadi tugas Anda untuk merawat bayi baru lahir agar segala kebutuhannya terpenuhi
Sudah menjadi tugas Anda untuk merawat bayi baru lahir agar segala kebutuhannya terpenuhi

Merawat bayi baru lahir merupakan aktivitas menyenangkan bagi sebagian orang. Tetapi, aktivitas ini dapat menjadi hal yang cukup berisiko dan menakutkan, khususnya bagi Anda yang baru melahirkan anak pertama. Simak beberapa tips berikut sebagai panduan merawat bayi baru lahir.

Tips Memilih Popok

Orang kerap berbeda pendapat mengenai jenis popok yang lebih baik, popok kain atau popok sekali pakai. Baik popok kain, maupun popok sekali pakai, sama-sama memiliki kelebihan. Yang terpenting, jumlahnya mencukupi kebutuhan bayi.

Bayi yang baru lahir biasanya memerlukan 10-12 kali penggantian popok. Sementara itu, bayi dengan usia lebih besar membutuhkan 6-8 kali penggantian. Ember dan tas popok juga diperlukan sebagai tempat penyimpanan beragam perlengkapan bayi, seperti:

  • Popok
  • Krim popok
  • Tisu bayi
  • Pakaian ganti ekstra untuk bayi
  • Tas untuk popok kotor

Usahakan memilih ember dengan tutup rapat untuk menjaga popok tetap steril. Selain itu, ember dengan tutup rapat juga akan melindungi perlengkapan bayi dari panas dan cairan yang dapat mengganggu kenyamanan buah hati.

Tips Memandikan Bayi

Memandikan bayi merupakan salah satu aktivitas merawat bayi baru lahir yang dianggap cukup sulit. Sebaiknya, tunda memandikan bayi baru lahir sampai tali pusarnya terlepas dan area bekas tali pusar sembuh.

Proses ini biasanya membutuhkan waktu satu hingga dua minggu semenjak kelahiran. Sebelum bayi siap dimandikan, pastikan untuk membersihkan popok dan area pembuangan kotoran bayi menggunakan spons mandi halus. Ketika bayi sudah siap dimandikan, persiapkan perlengkapan berikut

  • Bak mandi bayi
  • Lap mandi
  • Handuk lembut
  • Sampo bayi
  • Sabun khusus bayi
  • Gayung plastik kecil untuk membilas

Tips Mempersiapkan Obat untuk Bayi Baru Lahir

Tak sedikit kasus di mana bayi mengalami sakit para periode awal setelah lahir. Untuk memberikan pertolongan pertama, sebaiknya sediakan beberapa perlengkapan P3K berikut di rumah:

  • Termometer digital (rektal), termometer jenis ini lebih akurat untuk bayi berumur kurang dari 12 bulan
  • Humidifier untuk menambah kelembaban udara bagi bayi yang mengalami flu
  • Tetes saline hidung
  • Krim anti ruam popok
  • Krim antibakteri
  • Perban berukuran kecil
  • Gunting kuku
  • Parasetamol bayi 

Bayi berusia di bawah 6 bulan tidak boleh mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas, termasuk ibuprofen, obat pilek, dan batuk. Hubungi dokter supaya lebih aman.

Mempersiapkan Makanan untuk Bayi Baru Lahir

ASI eksklusif adalah asupan makanan terbaik untuk bayi. Meski demikian, Anda tetap diperbolehkan memberikan susu formula kepada bayi sebagai alternatif jika tidak memungkinkan pemberian ASI. Apa pun metode yang dipilih, pastikan mempersiapkan perlengkapan berikut:

  • Botol (kaca atau plastik bebas BPA) dengan tutup ketat
  • Sterilizer botol
  • Dot
  • Sikat botol atau dot
  • Bib atau celemek (antisipasi jika bayi gumoh/muntah)
  • Bantal menyusui
  • Pompa ASI
  • Tas penyimpanan susu

Sebagai catatan tambahan, apabila Anda memutuskan untuk memberikan susu formula kepada bayi, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter.

Tips Dekorasi Kamar Bayi Baru Lahir

Langkah merawat bayi baru lahir terakhir adalah mempersiapkan kamar yang ideal. Hindari menggunakan terlalu banyak barang seperti selimut, bantal, dan mainan yang dapat mengganggu kenyamanan bayi. Yang terpenting, pastikan suhu dan kondisi ruang tidur aman untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-prep-17/baby-products
Diakses pada Maret 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK304191/
Diakses pada Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed