Cara Merawat Bayi Baru Lahir, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?


Perawatan bayi baru lahir cukup membingungkan bagi ibu baru. Untuk itu, cara merawat bayi dilakukan dengan memerhatikan popok, pemberian ASI, hingga membersihkan setiap bagian tubuhnya

(0)
Cara merawat bayi baru lahir yang baik adalah memperhatikan semua anggota tubuhnyaCara merawat bayi baru lahir sedikit berbeda dan perlu dikuasai orangtua
Cara merawat bayi baru lahir merupakan aktivitas menyenangkan bagi sebagian orang. Namun, aktivitas ini dapat menjadi hal yang cukup berisiko dan menakutkan, khususnya bagi Anda yang baru melahirkan anak pertama. Simak beberapa tips berikut sebagai panduan merawat bayi baru lahir.

Cara merawat bayi baru lahir: memilih popok bayi yang benar

Perawatan bayi baru lahir harus memerhatikan popok
Popok bayi adalah hal yang tidak bisa lepas ketika Anda sedang melakukan cara mengasuh bayi. Orang kerap berbeda pendapat mengenai jenis popok yang lebih baik, popok kain atau popok sekali pakai. Baik popok kain, maupun popok sekali pakai, sama-sama memiliki kelebihan. Yang terpenting, jumlahnya mencukupi kebutuhan bayi.Untuk melakukan perawatan bayi baru lahir, ganti popok sebanyak 10-12 kali. Sementara itu, bayi dengan usia lebih besar membutuhkan 6-8 kali penggantian. Ember dan tas popok juga diperlukan sebagai tempat penyimpanan beragam perlengkapan bayi, seperti:
  • Popok
  • Krim popok
  • Tisu bayi
  • Pakaian ganti ekstra untuk bayi
  • Tas untuk popok kotor
Baca juga: Cara Mengganti Popok Bayi dengan Benar agar Tidak Menimbulkan RuamPerlu diingat, Anda tidak perlu kaget jika buah hati buang air besar dalam bentuk lendir hitam sejak hari pertama hingga kedua bayi baru lahir. Lendir ini disebut juga mekonium. Lendir ini berasal dari cairan ketuban dan asupan yang dikonsumsi bayi selama berada di dalam kandungan.Cara merawat bayi baru lahir ketika mengganti popok pun juga berbeda antara laki-laki dan perempuan. Dalam hal ini, ketika melepas dan mengganti popok bayi laki-laki, pastikan ganti dengan cepat dan hati-hati. Sebab, udara di antara penis bayi mampu memicu buang air kecil.Sementara, saat mengelap sisa kotoran dari bayi perempuan, pastikan Anda mengusap dari depan ke belakang. Artinya, arahkan usapan dari kelaminnya menuju arah pantat. Hal ini berguna untuk mencegah infeksi saluran kemih.Usahakan memilih ember dengan tutup rapat untuk menjaga popok tetap steril. Selain itu, ember dengan tutup rapat juga akan melindungi perlengkapan bayi dari panas dan cairan yang dapat mengganggu kenyamanan buah hati.

Cara memandikan bayi

Memandikan bayi merupakan salah satu perawatan bayi baru lahir yang dianggap cukup sulit. Sebaiknya, tunda memandikan tubuh bayi baru lahir sampai tali pusarnya terlepas dan area bekas tali pusar sembuh.Saat Anda melakukan perawatan bayi baru lahir berupa mandi, pastikan Anda tidak melewatkan bagian-bagian tubuh yang penting. Bahkan, perawatan setiap bagian tubuh pun berbeda. Untuk itu, inilah cara merawat bayi baru lahir dengan mandi dan cara membersihkan setiap bagian tubuhnya saat mandi.

1. Tali pusat

Perawatan bayi baru lahir dilakukan dengan bersihkan tali pusat
Perawatan tali pusat bayi penting untuk diketahui kali pertama. Dalam hal ini, tali pusat harus dibersihkan sejak kali pertama. Sebab, tali pusat rawan mengalami infeksi. Apabila terkena air, segera lap dengan kasa steril atau cotton bud. Jika tali pusat sudah putus, bersihkan tali pusat dengan hati-hati.

2. Mata

Cara merawat bayi baru lahir yang benar juga harus fokus ke mata ketika memandikannya. Selalu usap mata bayi dengan kapas steril yang telah dicelup ke dalam air matang. Arahkan usapan dari dalam ke luar.

3. Kulit

Perawatan bayi baru lahir cegah kulit bayi kekeringan
Penting untuk diketahui, ketika ingin mengetahui cara merawat bayi baru lahir, jangan terlalu sering memandikan bayi. Hal ini mampu membuat kulit bayi menjadi kering. Untuk itu, mandikan bayi sebanyak sekali sehari. Mandikan dengan cara direndam di dalam bak atau usap dengan waslap dan sabun bayi.

4. Kulit kepala

Kulit kepala bayi rentan mengalami kerak atau cradle cap. Sebagai cara merawat bayi baru lahir, atasi cradle cap dengan membersihkan kerak dengan membubuhi baby oil. Tunggu selama 10-15 menit. Setelah kerak melunak, usap dengan kapas atau cotton bud, lalu bilas.

5. Rambut

Keramas dua kali seminggu untuk perawatan bayi baru lahir
Rambut juga tidak bisa lepas dari perawatan bayi baru lahir. Keramasi bayi sebanyak dua kali dalam seminggu. Basuh rambut dengan air sedikit demi sedikit dengan tangan. Gunakan sampo 1-2 tetes. Pastikan busa tidak terkena mata.

6. Hidung

Cara membersihkan hidung bayi adalah dengan membersihkan cairan atau kotoran yang terlihat keluar dari dalam lubang hidung. Gunakan aspirator jika bayi pilek dan mengeluarkan lendir.

7. Telinga

Teteskan baby oil di telinga untuk perawatan bayi baru lahir
Perlu diingat, jangan bersihkan lubang telinga dengan cotton bud. Hal ini justru mendorong kotoran masuk ke lubang telinga. Bersihkan lubang telinga bayi dengan cara meneteskan 1 tetes baby oil. Keesokan harinya, kotoran pun akan terlihat mengumpul.Untuk membersihkan daun telinganya, basahi cotton bud dengan air hangat, lalu usap dengan lembut.

8. Mulut

Hanya bersihkan lidah dengan kasa steril yang direndam air matang. Ini berguna untuk membersihkan sisa endapan susu formula.Sebelum bayi siap dimandikan, pastikan untuk membersihkan popok dan area pembuangan kotoran bayi menggunakan spons mandi halus. Ketika bayi sudah siap dimandikan, persiapkan perlengkapan perawatan bayi baru lahir berikut:
  • Bak mandi bayi
  • Lap mandi
  • Handuk lembut
  • Sampo bayi
  • Sabun khusus bayi
  • Gayung plastik kecil untuk membilas
Baca juga: Ikuti Cara Membersihkan Mulut Bayi Ini agar Kesehatan Gigi Si Kecil Terjaga

Cara mengurus bayi baru lahir ketika sakit

Humidifier tambah kelembapan sebagai perawatan bayi baru lahir
Cara merawat bayi baru lahir ketika sakit perlu perhatian khusus terlebih saat memberikan obat. Untuk memberikan pertolongan pertama, sebaiknya sediakan beberapa perlengkapan P3K berikut di rumah:
  • Termometer digital (rektal), termometer jenis ini lebih akurat untuk bayi berumur kurang dari 12 bulan
  • Humidifier untuk menambah kelembapan udara bagi bayi yang mengalami flu
  • Tetes saline hidung
  • Krim antiruam popok
  • Krim antibakteri
  • Perban berukuran kecil
  • Gunting kuku
  • Parasetamol bayi 
Bayi berusia di bawah 6 bulan tidak boleh mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas, termasuk ibuprofen, obat pilek, dan batuk. Berkonsultasilah dengan dokter ketika ingin memberikan obat untuk si Kecil supaya lebih aman.

Mempersiapkan makanan untuk bayi baru lahir

Beri ASI eksklusif sebagai perawatan bayi baru lahir
ASI eksklusif adalah asupan makanan terbaik untuk bayi. Manfaat ASI untuk bayi pun dipaparkan penelitian pada jurnal Pediatric Clinics of North America.Riset ini menemukan, bakteri baik pada ASI, seperti Lactobacilli, mampu melindungi bayi dari infeksi bakteri patogen. Nantinya, hal ini berguna untuk menghalang bakteri jahat pada saluran pencernaan sehingga menghambat peradangan.Biasanya, menyusui bayi dengan ASI eksklusif bisa dilakukan sebanyak 8-15 kali dalam sehari. Pemberian susu untuk bayi baru lahir pun umumnya setiap 2-3 jam sekali. Untuk itu, pastikan ibu baru memberikan ASI rutin sebagai perawatan bayi baru lahir. Hal ini mencegah bayi kelaparan hingga menangis. Sebab, saat bayi menangis, bayi akan kesulitan menelan susu. Hal ini dikarenakan lidahnya berada di posisi yang tidak seharusnya ketika bayi menangis.Meski ASI eksklusif merupakan makanan terbaik bayi, Anda tetap diperbolehkan memberikan susu formula kepada bayi sebagai alternatif jika tidak memungkinkan pemberian ASI. Apapun metode yang dipilih, pastikan mempersiapkan perlengkapan berikut:
  • Botol (kaca atau plastik bebas BPA) dengan tutup ketat
  • Sterilizer botol
  • Dot
  • Sikat botol atau dot
  • Bib atau celemek (antisipasi jika bayi gumoh/muntah)
  • Bantal menyusui
  • Pompa ASI
  • Tas penyimpanan susu
Sebagai catatan tambahan, apabila Anda memutuskan untuk memberikan susu formula kepada bayi, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter.Baca juga: Cara Menyusui Bayi yang Benar, Patut Dipelajari Setiap Ibu Baru!

Tips dekorasi kamar tidur bayi baru lahir

Perawatan bayi baru lahir dengan pastikan suhu ruangan
Cara mengasuh bayi baru lahir terakhir adalah mempersiapkan kamar yang ideal. Hindari menaruh barang seperti selimut, bantal, dan mainan yang dapat mengganggu kenyamanan bayi. Yang terpenting, pastikan suhu dan kondisi ruang tidur aman untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Catatan dari SehatQ

Perawatan bayi baru lahir harus dilakukan dengan hati-hati. Dalam hal ini, merawat bayi baru lahir tidak sekadar mengetahui cara memandikannya.Barang-barang pendukung perawatan bayi baru lahir pun harus dipersiapkan untuk mendukung cara mengurus bayi baru lahir yang baik dan benar. Sebab, bukan tidak mungkin, kesalahan persiapan barang untuk merawat bayi baru lahir justru dapat mengancam keselamatan nyawanya.Jika Anda ingin mengetahui kebutuhan terkait cara mengasuh bayi baru lahir yang sesuai, konsultasi lebih lanjut ke dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Apabila Anda ingin melengkapi keperluan perawatan bayi baru lahir, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran dengan harga menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
bayimerawat bayibayi baru lahir
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-prep-17/baby-products
Diakses pada Maret 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK304191/
Diakses pada Maret 2019
Pediatric Clinics of North America. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3508512/
Diakses pada 20 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait