Kulit Terbakar Matahari Bikin Perih, Ini 7 Cara Mengatasinya


Kulit terbakar matahari atau sunburn bisa terjadi akibat paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebih, misalnya dari cahaya matahari. Kondisi ini membuat kulit kemerahan, bengkak, dan terasa perih. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan berbagai cara mudah.

(0)
Mengatasi kulit terbakar matahari bisa dilakukan dengan mengoleskan krim pelembapMengoleskan krim pelembap bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi kulit terbakar matahari
Kulit terbakar matahari atau yang biasa dikenal dengan istilah sunburn merupakan kondisi yang disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet (UV) secara berlebihan. Akibatnya, kulit mengalami kerusakan. Mulai dari kemerahan, bengkak, dan terasa perih.Harap diingat bahwa pada beberapa kasus, paparan sinar matahari yang terlalu kuat dan berulang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker kulit. 

Kenali gejala kulit terbakar matahari

Bagian tubuh yang rentan terbakar matahari meliputi area yang kerap terbuka. Contohnya, kulit kepala, daun telinga, bibir, hingga mata.Area tubuh yang tertutup pun bisa saja terbakar matahari. Misalnya, saat Anda mengenakan pakaian yang tipis dan longgar sehingga memungkinkan sinar UV untuk masuk.Gejala kulit terbakar matahari bisa bervariasi pada setiap orang. Secara umum, beberapa tandanya dapat berupa:
  • Kulit berwarna kemerahan.
  • Kulit terasa hangat atau panas saat disentuh. 
  • Nyeri dan gatal. 
  • Pembengkakan.
  • Lepuhan kulit berisi cairan.
  • Sakit kepala, demam, mual, hingga pingsan. Gejala kulit terbakar matahari ini terjadi apabila sunburn cukup parah. 
Anda mungkin tidak akan melihat tanda kemerahan pada kulit dengan segera setelah luka bakar terjadi. Apa alasannya?Butuh beberapa jam untuk gejala kulit memerah tersebut mulai terasa. Puncak kemerahan kulit yang disertai nyeri akan terjadi dalam waktu 12 hingga 24 jam. Kondisi kulit terbakar matahari atau sunburn kemudian terus berkembang dalam waktu 24 hingga 72 jam, dan kerap diikuti dengan pengelupasan kulit dalam waktu 3 sampai 8 hari. Kulit mengelupas dan gatal-gatal tersebut bisa berlanjut selama beberapa minggu berikutnya. 

Cara mengatasi kulit terbakar matahari

Saat kulit terbakar matahari, sebaiknya tak perlu panik. Kuncinya, Anda harus mengobatinya sesegera mungkin. Berikut adalah beberapa cara mengatasi kulit terbakar matahari yang dapat Anda lakukan dengan mudah:

1. Tempelkan kompres dingin

Pada dasarnya, kulit terbakar matahari atau sunburn merupakan peradangan di kulit. Salah satu cara mengatasi kulit terbakar matahari dengan mudah adalah dengan mendinginkan area kulit yang terbakar matahari. Anda bisa mengompres kulit terbakar matahari dengan handuk yang sudah dibasahi air es. Atau Anda juga dapat menggunakan es batu yang telah dibungkus handuk atau kain. Namun ingatlah, jangan menempelkan es batu langsung ke kulit Anda. 
Cara mengatasi kulit terbakar matahari adalah dengan kompres dingin
Mendinginkan area kulit jadi cara mengatasi kulit terbakar matahari yang utama
Sebagai alternatif, Anda bisa mandi dengan air dingin. Tapi, hindari penggunaan produk sabun mengandung bahan kimia yang keras untuk mencegah iritasi kulit yang makin parah.Jika Anda berada di dekat kolam renang atau laut, segera dinginkan tubuh Anda dengan merendam tubuh selama beberapa detik. Lalu, Anda bisa menggunakan kain untuk menutupi tubuh Anda dari sinar matahari dan berlindung ke tempat yang lebih teduh.

2. Banyak minum air putih

Ketika mengalami kulit terbakar matahari, cairan dalam tubuh akan tertarik ke permukaan kulit dan akhirnya menguap. Kondisi ini bisa saja memicu kekurangan cairan atau dehidrasi.Anda bisa mengatasi sekaligus mencegah dehidrasi dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Misalnya, banyak minum air putihSelain air putih, Anda juga dapat mengganti elektrolit-elektrolit tubuh yang hilang dengan konsumsi jenis minuman lain, khususnya minuman olahraga (sport drink). 

3. Oleskan lidah buaya

Salah satu cara mengatasi kulit terbakar matahari adalah dengan mengoleskan lidah buaya
Oleskan lidah buaya ke area kulit yang terbakar matahari
Mengoleskan lidah buaya juga dapat menjadi pilihan cara mengatasi luka bakar akibat kulit terbakar matahari dengan segera. Cara terbaik adalah dengan mengoleskan gel lidah buaya segar langsung dari tanamannya ke area kulit terbakar matahari. Namun, bila tanaman aloe vera tidak tersedia, Anda bisa mengoleskan produk gel yang terbuat dari lidah buaya murni. Pastikan kandungan lidah buayanya setinggi mungkin, ya. 

4. Gunakan krim pelembap

Untuk mencegah kulit mengelupas akibat kulit terbakar matahari, Anda bisa mengoleskan pelembap secara rutin pada area kulit terbakar matahari. Akan tetapi, hindari mengatasi kulit terbakar matahari dengan produk yang mengandung bahan aktif tertentu, seperti benzocaine. Pasalnya, bahan aktif ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan reaksi alergi. 

5. Oleskan krim hidrokortison

Mengoleskan krim hidrokortison pada kulit terbakar matahari juga bisa dilakukan
Oleskan krim hidrokortison pada kulit untuk mengurangi nyeri
Jika ada area kulit yang terasa nyeri, Anda bisa mengoleskan krim hidrokortison pada kulit terbakar matahari. Krim ini dapat Anda beli menggunakan resep dokter di apotek-apotek terdekat.

6. Jangan pecahkan gelembung kulit yang melepuh

Jika kulit terbakar matahari atau sunburn menimbulkan luka melepuh, jangan pernah memencet atau memecahkan lepuhan. Hal ini malah dapat memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi. Apabila lepuhan tak sengaja pecah, Anda cukup membersihkan area luka dengan air bersih dan sabun berbahan ringan. Setelah itu, keringkan luka perlahan-lahan.Sesudah luka kering, Anda bisa mengoleskan salep antibiotik pada luka dan menutupnya dengan perban. Pastikan Anda memakai perban antilengket agar mudah dibuka nantinya. Apabila Anda mengalami ruam di area luka bakar setelah menggunakan obat antibiotik oles tersebut, mungkin saja krim ini tidak cocok untuk kulit Anda. Karena itu, Anda sebaiknya berhenti menggunakannya dan segera berkonsultasi ke dokter. 

7. Konsumsi OAINS

Minum obat pereda nyeri juga bisa jadi cara mengatasi kulit terbakar matahari
Minum OAINS dapat meredakan nyeri setelah kulit terbakar matahari
OAINS atau obat antiinflamasi nonsteroid adalah obat yang dapat mengurangi radang, pembengkakan, dan rasa nyeri. Ibuprofen dan naproxen termasuk contohnya. Obat pereda nyeri tersebut akan lebih efektif bila diminum tak lama setelah kulit terbakar matahari atau sunburn terjadi.Mengonsumsi OAINS dapat membantu mengatasi rasa tidak nyaman dan peradangan akibat kulit terbakar matahari. 

8. Oleskan pelembap pada kulit yang mengelupas

Dalam waktu beberapa hari, kulit pada area luka bakar akibat kulit terbakar matahari akan mulai mengelupas agar jaringan kulit yang rusak bisa tersingkir. Ketika pengelupasan kulit mulai terjadi, Anda sebaiknya tetap mengoleskan pelembap pada bekas kulit terbakar matahari.Apabila kulit terbakar matahari yang Anda alami disertai gejala lain berupa demam tinggi, pembengkakan, rasa sakit yang teramat sangat, sakit kepala, mual, dan kulit mengeluarkan nanah, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter kulitDokter akan membantu Anda dalam menentukan pengobatan kulit terbakar matahari yang sesuai dengan tingkat keparahannya. Semoga cepat sembuh!
peradanganmasalah kulitlidah buaya
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/176441.php
Diakses pada 22 Oktober 2019
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/injured-skin/treat-sunburn
Diakses pada 22 Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/sunburn#cool-water
Diakses pada 22 Oktober 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sunburn/symptoms-causes/syc-20355922
Diakses pada 22 Oktober 2019
Skin Cancer Foundation. https://www.skincancer.org/risk-factors/sunburn/
Diakses pada 22 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait