Kulit Melepuh Dapat Terjadi Karena Beragam Penyebab Berikut

(0)
26 Jul 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kulit melepuh adalah kondisi terbentuknya kantong kulit berisi cairanKulit melepuh ditandai dengan adanya kantong berisi cairan
Kulit melepuh adalah kondisi munculnya kantong berisi cairan di antara lapisan terluar kulit atau epidermis. Cairan pada kulit yang melepuh dapat berupa serum, plasma, darah, maupun nanah.Kulit yang mengalami lepuhan bisa berjumlah satu benjolan atau lebih, serta mungkin menimbulkan rasa gatal serta nyeri tergantung penyebabnya. Kondisi ini biasanya akan sembuh sendiri dalam seminggu.Namun bila kulit melepuh terasa sangat nyeri atau tak kunjung sembuh, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Apa saja penyebab kulit melepuh?

Kulit yang melepuh dapat disebabkan oleh berbagai hal. Berikut beberapa di antaranya:
  • Temperatur esktrem

Suhu yang terlalu panas mungkin menjadi penyebab kulit melepuh yang paling sering. Contohnya, saat kulit mengalami luka bakar akibat terpanggang sinar matahari atau tersiram air panas.Namun paparan suhu terlalu dingin juga dapat menyebabkan kulit mengalami lepuhan. Misalnya, ketika Anda terlalu lama berada di udara dingin atau memegang benda dingin seperti es batu.Pada kasus-kasus ini, kulit melepuh muncul sebagai bagian dari mekanisme pertahanan tubuh untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat perubahan suhu yang tiba-tiba pada kulit.
  • Gesekan

Gesekan berulang pada kulit bisa menyebabkan kulit mengalami lepuhan. Kulit melepuh akibat gesekan biasanya muncul di area tangan atau kaki.Kulit melepuh pada bagian-bagian tubuh tersebut mungkin terjadi akibat gesekan antara kaki dan alas kaki saat berjalan, atau antara tangan sengan kayu saat bermain drum.
  • Paparan bahan kimia

Kulit melepuh akibat terpapar bahan kimia disebut dermatitis kontak. Beberapa bahan kimia yang umum menyebabkannya meliputi deterjen, kosmetik, nikel sulfat (yang biasa dipakai dalam proses pelapisan logam), dan sebagainya.Tidak hanya itu, kulit melepuh juga dapat saat ada zat kimia yang mengenai kulit ketika Anda tergigit serangga tertentu.
  • Pecahnya pembuluh darah di permukaan kulit

Pembuluh darah kapiler (pembuluh darah kecil) di epidermis bisa saja pecah akibat beberapa kondisi. Misalnya, cedera atau terpapar sinar matahari secara berlebihan. Jika ini terjadi, kulit melepuh berisi darah mungkin saja muncul.
  • Kondisi medis tertentu

Kulit melepuh juga bisa terjadi akibat sejumlah penyakit tertentu, seperti cacar air, herpes, ataupun eksim.Pada cacar air dan herpes, jumlah lepuhan biasanya banyak. Sedangkan pada eksim, kulit melepuh dapat disertai dengan gejala lain yang berupa kulit pecah-pecah dan mengelupas.Selain itu, kulit melepuh dapat terjadi pada penyakit autoimun. Contohnya, pemfigoid bulosa, dermatitis herpetiformis, dan epidermolisis bulosa akuisita.Apabila Anda tidak tahu kenapa kulit Anda melepuh, periksakan kondisi Anda ke dokter. Khususnya bila kulit yang melepuh terasa menyakitkan atau tidak kunjung hilang. Pasalnya, kondisi ini bisa saja berkembang menjadi luka borok hingga infeksi.

Cara mengobati kulit melepuh

Sebagian kulit melepuh tidak membutuhkan pengobatan khusus dan dapat sembuh dengan sendirinya. Tapi untuk meringankan gejala yang mungkin terjadi dan mempercepat proses penyembuhan, Anda bisa melakukan sejumlah langkah berikut:
  • Menempelkan kompres dingin pada kulit melepuh, selama sekitar 30 menit untuk meredakan rasa nyeri. Anda bisa memakai es batu yang dibungkus kain atau handuk.
  • Membersihkan kulit melepuh dan menutupnya dengan perban guna menghindari potensi infeksi.
  • Menghindari pemicu atau penyebab kulit melepuh, seperti gesekan alas kaki.
  • Jangan memecah bentolan kulit melepuh karena langkah ini bisa mengundang infeksi.
Jika cara-cara di atas tidak memberikan hasil efektif dalam beberapa hari, konsultasikanlah ke dokter. Penanganan medis terutama diperlukan apabila Anda mengalami salah satu dari kondisi di bawah ini:
  • Kulit melepuh yang mengalami infeksi, seperti bernanah, terasa sangat nyeri, membengkak, dan tampak memerah.
  • Mengalami demam
  • Muncul banyak lepuhan dan penyebabnya tidak diketahui
  • Memiliki gangguan kesehatan yang memengaruhi peredaran darah, seperti diabetes
Tergantung dari penyebab kulit melepuh, dokter mungkin akan memecah lepuhan kulit dengan jarum yang telah disterilisasi. Dokter juga dapat meresepkan obat antibiotik bila lepuhan mengalami infeksi.

Tips mencegah kulit melepuh

Untuk menghindari munculnya kulit melepuh, terutama akibat gesekan, berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan:
  • Gunakan alas kaki dengan ukuran yang sesuai
  • Pilih jenis alas kaki dari bahan yang nyaman dipakai
  • Kenakan kaus kaki saat berolahraga sebelum memakai sepatu
  • Gunakan sarung tangan saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gesekan, seperti bermain drum
  • Kenakan pakaian yang nyaman dan pas di badan (tidak terlalu ketat atau longgar) saat berolahraga
  • Oleskan bedak atau petroleum jelly ke area yang berpotensi mengalami gesekan berulang
Kulit melepuh adalah kondisi yang umum terjadi dan biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun kondisi ini tetap dapat mengganggu serta menimbulkan rasa nyeri.Oleh karena itu, ada baiknya Anda memeriksakan lepuhan ke dokter kulit bila tak kunjung sembuh. Ada juga dapat melakukan pencegahan sedari awal dengan selalu berhati-hati dalam beraktivitas.
penyakit kulit
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/everyday-care/injured-skin/burns/prevent-treat-blisters
Diakses pada 26 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/264783
Diakses pada 26 Juli 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/blisters.html
Diakses pada 26 Juli 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/blisters/
Diakses pada 26 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait