Kulit Bayi Mengelupas, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Normal jika kulit bayi mengelupas di minggu-minggu awal kelahirannya
Kulit bayi baru lahir umumnya mengalami pengelupasan

Memiliki bayi yang baru lahir tentu menjadi kebahagiaan bagi setiap orangtua. Berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi pada bayi pun tak luput dari perhatian. 

Akan tetapi, di minggu-minggu awal kelahiran si Kecil, orangtua kerap khawatir ketika kulit bayi mengelupas. Lantas, mengapa kulit bayi mengelupas?

Penyebab kulit bayi mengelupas

Sebetulnya, ada banyak perubahan yang terjadi dalam beberapa minggu pertama kehidupan bayi termasuk pada kulitnya. Perlu Anda ketahui bahwa kulit bayi baru lahir yang mengelupas merupakan hal yang normal. Kondisi tersebut terjadi akibat menghilangnya lapisan terluar kulit bayi yang melindungi kulitnya ketika berada dalam kandungan atau disebut dengan vernix.

Setelah bayi dilahirkan, lapisan vernix pun secara perlahan akan lepas hingga membuat kulit bayi tampak mengelupas dalam 1-3 minggu. Mengelupasnya kulit si Kecil bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja, seperti tangan, telapak kaki atau pergelangan kaki.

Akan tetapi, banyaknya pengelupasan kulit bervariasi bergantung pada waktu kelahiran bayi, apakah prematur, cukup bulan, atau terlambat. 

Kondisi ini umumnya akan hilang dengan sendirinya sehingga orangtua tak perlu cemas. Meski begitu, terdapat kemungkinan lain yang menjadi penyebab kulit bayi mengelupas, yaitu dermatitis atopik atau jenis eksim lainnya, psoriasis, dan ichthyosis.

Cara mengatasi kulit bayi mengelupas

Walau merupakan hal yang normal, Anda mungkin khawatir kulit bayi akan menjadi terlalu kering atau rusak. Namun, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kulit bayi yang mengelupas. Berikut cara yang harus dilakukan agar kulit bayi tetap terlindungi:

  • Jangan memandikan bayi terlalu lama

Mandi dengan waktu yang lama bisa membuat bayi kedinginan serta menghilangkan minyak alami dari kulitnya. Oleh sebab itu, mandikanlah si Kecil kurang lebih selama 5-10 menit. Pastikan juga Anda menggunakan air yang suam-suam kuku karena air yang terlalu panas bisa membuat kulit bayi semakin kering dan mengelupas. Jika Anda ingin memandikannya dengan sabun, maka wajib menggunakan sabun khusus bayi. Sebab sabun orang dewasa akan terlalu keras untuk kulit bayi yang baru lahir.

  • Mengoleskan pelembap pada kulit bayi

Ketika kulit si Kecil tampak kering dan mengelupas, Anda dapat mengoleskan pelembap hypoallergenic pada kulitnya. Oleskanlah sebanyak dua kali sehari, termasuk setelah mandi untuk membantu menjaga kelembapan dan melembutkan kulit bayi. Saat mengaplikasikan pelembap, jangan lupa untuk memijat bayi Anda dengan lembut untuk mempermudah proses pengelupasan kulit si Kecil..

  • Lindungi bayi dari udara dingin

Ketika berada di luar ruangan, pastikan kulit bayi Anda tidak terkena hawa dingin atau angin karena akan membuat kulitnya semakin kering dan mengelupas. Oleh sebab itu, jika ingin mengajaknya bepergian ke luar rumah, pakaikanlah kaos kaki dan sarung tangan agar kulitnya tertutup.

  • Hindari produk dengan bahan kimia keras

Karena kulit bayi sensitif, maka Anda harus menghindari produk dengan bahan kimia keras yang dapat mengiritasi kulit bayi. Jadi, tak perlu menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung parfum atau pewangi karena umumnya keras. Sebaliknya, gunakanlah produk yang memiliki kandungan yang dirancang khusus untuk bayi.

  • Menggunakan humidifier

Ketika udara di rumah Anda terlalu kering, maka mungkin saja kulit si Kecil menjadi semakin mengelupas. Oleh sebab itu, gunakanlah humidifier untuk meningkatkan kelembapan di rumah Anda. Bahkan humidifier juga dapat membantu meringankan kulit kering dan eksim.

  • Atur suhu ruangan

Udara yang terlalu dingin bisa menyebabkan kulit bayi kering dan cenderung membuatnya mengelupas. Oleh sebab itu, atur suhu pendingin ruangan Anda agar tidak terlalu dingin. 

  • Mandi oatmeal

Mungkin ini merupakan hal yang jarang dilakukan, namun penelitian menunjukkan bahwa colloidal oatmeal dapat mengurangi peradangan dan gatal-gatal. Hal ini dapat mencegah bayi menggaruk kulit yang mengelupas karena bisa membuatnya semakin memburuk.

  • Memakaikan pakaian yang lembut

Sebaiknya, kenakanlah bayi pakaian yang lembut, tidak sempit, atau terbuat dari katun agar kemungkinan mengiritasi atau menekan kulitnya lebih kecil. Selain itu, pakaian yang lembut juga bisa membuat bayi lebih nyaman.

Tenangkan bayi jika ia merasa tak nyaman dengan kulitnya yang mengelupas dengan menggendong atau mengajaknya berbicara. Pastikan pula bayi tetap terhidrasi dengan memberinya ASI atau susu formula secara rutin. 

Jika bayi terhidrasi dengan baik, maka kondisi kulitnya pun akan semakin baik. Hindari memberikan air putih jika usia bayi masih berada di bawah 6 bulan sebab pencernaannya belum berkembang dengan baik.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/newborn-skin-peeling#treatments
Diakses pada 01 April 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322499#home-remedies
Diakses pada 01 April 2020

Artikel Terkait