Kulit Bayi Mengelupas, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Kulit bayi mengelupas adalah kondisi normal yang biasa terjadi pada bayi baru lahir. Kenali apa penyebabnya dan cara tepat mengatasinya agar kulit tidak iritasi.

(0)
02 Apr 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Normal jika kulit bayi mengelupas di minggu-minggu awal kelahirannyabayi baru lahir sering mengalami kondisi kulit bayi mengelupas
Memiliki bayi yang baru lahir tentu menjadi kebahagiaan bagi setiap orangtua. Berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi pada bayi pun tak luput dari perhatian, termasuk ketika mengalami kondisi kulit bayi mengelupas. Di minggu-minggu awal kelahiran si Kecil, kulit bayi memang kerap mengelupas dan kering. Kulit bayi kering dan mengelupas ini adalah hal yang wajar terjadi dan biasanya akan hilang dengan seiring bertambahnya usia bayi.Namun, apa yang menyebabkan kondisi tersebut dan bagaimana cara tepat mengatasinya? Berikut ulasan selengkapnya.

Penyebab kulit bayi mengelupas

Sebetulnya, ada banyak perubahan yang terjadi dalam beberapa minggu pertama kehidupan bayi termasuk pada kulitnya. Perlu Anda ketahui bahwa kulit bayi baru lahir yang mengelupas merupakan hal yang normal. Kondisi tersebut terjadi akibat menghilangnya lapisan terluar kulit bayi yang melindungi kulitnya ketika berada dalam kandungan atau disebut dengan vernix.Setelah bayi dilahirkan, lapisan vernix pun secara perlahan akan lepas hingga membuat kulit bayi tampak mengelupas dalam 1-3 minggu. Mengelupasnya kulit si Kecil bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja, seperti tangan, telapak kaki atau pergelangan kaki.Akan tetapi, banyaknya pengelupasan kulit bervariasi bergantung pada waktu kelahiran, apakah bayi prematur, cukup bulan, atau terlambat. Kondisi ini umumnya akan hilang dengan sendirinya sehingga orangtua tak perlu cemas. Meski begitu, terdapat kemungkinan lain yang menjadi penyebab kulit bayi mengelupas, yaitu dermatitis atopik atau jenis eksim lainnya, penyakit kulit psoriasis, dan ichthyosis.

Cara mengatasi kulit bayi mengelupas

Walau merupakan hal yang normal, Anda mungkin khawatir jika melihat kulit punggung bayi kering dan mengelupas. Namun, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kondisi tersebut.Berikut cara yang harus dilakukan agar kulit bayi tetap sehat dan tidak kering mengelupas:

1. Jangan memandikan bayi terlalu lama

Mandi dengan waktu yang lama bisa membuat bayi kedinginan serta menghilangkan minyak alami dari kulitnya. Pastikan juga Anda menggunakan air yang suam-suam kuku karena air yang terlalu panas bisa membuat kulit bayi mengelupas dan merah serta semakin keringOleh sebab itu, mandikanlah si Kecil dengan suhu ruangan lebih dari 25 derajat Celcius dan suhu air 37 derajat Celcius selama tidak lebih dari 5 menit. Jika Anda ingin memandikannya dengan sabun, maka wajib menggunakan sabun khusus bayi. Sebab sabun orang dewasa akan terlalu keras untuk kulit bayi baru lahir.

2. Mengoleskan pelembap pada kulit bayi

Ketika kulit si Kecil tampak kering dan mengelupas, Anda dapat mengoleskan pelembap hypoallergenic pada kulitnya. Oleskanlah sebanyak dua kali sehari, termasuk setelah mandi untuk membantu menjaga kelembapan dan melembutkan kulit bayi. Saat mengaplikasikan pelembap, jangan lupa untuk memijat bayi Anda dengan lembut untuk mempermudah proses pengelupasan kulit si Kecil..

3. Lindungi bayi dari udara dingin

Ketika berada di luar ruangan, pastikan kulit bayi Anda tidak terkena hawa dingin atau angin karena akan membuat kulitnya semakin kering dan mengelupas. Oleh sebab itu, jika ingin mengajaknya bepergian ke luar rumah, pakaikanlah kaos kaki dan sarung tangan bayi agar kulitnya tertutup.

4. Hindari produk dengan bahan kimia keras

Karena kulit bayi sensitif, maka untuk mengatasi kulit bayi mengelupas Anda harus menghindari produk dengan bahan kimia keras yang dapat mengiritasi kulit. Jadi, tak perlu menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung parfum atau pewangi karena umumnya keras. Sebaliknya, gunakanlah produk yang memiliki kandungan yang dirancang khusus untuk bayi.

5. Menggunakan humidifier

Ketika udara di rumah Anda terlalu kering, maka mungkin saja kulit si Kecil menjadi semakin mengelupas. Oleh sebab itu, gunakanlah humidifier untuk meningkatkan kelembapan di rumah Anda. Bahkan humidifier juga dapat membantu meringankan kulit kering dan eksim pada bayi.

6. Atur suhu ruangan

Udara yang terlalu dingin bisa menyebabkan kulit bayi kering dan cenderung membuatnya mengelupas. Oleh sebab itu, atur suhu pendingin ruangan Anda agar tidak terlalu dingin. 

7. Mandi oatmeal

Mungkin ini merupakan hal yang jarang dilakukan, namun penelitian menunjukkan bahwa colloidal oatmeal dapat mengurangi peradangan dan gatal-gatal. Hal ini dapat mencegah bayi menggaruk kulit yang mengelupas karena bisa membuatnya semakin memburuk.

8. Memakaikan pakaian yang lembut

Sebaiknya, kenakanlah bayi pakaian yang lembut, tidak sempit, atau terbuat dari katun agar kemungkinan mengiritasi atau menekan kulitnya lebih kecil. Selain itu, pakaian yang lembut juga bisa membuat bayi lebih nyaman.

Pilihan produk yang aman untuk kulit bayi kering dan mengelupas

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), beberapa ketentuan produk perawatan bayi yang harus diperhatikan untuk mengatasi kulit bayi mengelupas agar tetap sehat adalah di antaranya:
  • Gunakan sabun mandi dengan pH netral kulit 5,5 yang tidak mengandung antiseptik, deodoran maupun SLS dan SLES.
  • Penggunaan sunscreen aman diberikan untuk bayi usia di atas 6 bulan dengan catatan produk yang digunakan adalah physical sunscreen dengan kandungan titanium oxide atau zick oxide.
  • Pilih bedak dari bahan mineral seperti talcum karena ringan dan lembut.
  • Hindari penggunaan parfum, baby cologne dan bahan kimia lainnya karena bisa membuat iritasi kulit.

Catatan dari SehatQ

Tenangkan si kecil jika ia merasa tak nyaman saat kulit bayi mengelupas dengan menggendong bayi atau mengajaknya berbicara. Pastikan pula bayi tetap terhidrasi dengan memberinya ASI atau susu formula secara rutin. Jika bayi terhidrasi dengan baik, maka kondisi kulitnya pun akan semakin baik. Hindari memberikan air putih jika usia bayi masih berada di bawah 6 bulan sebab pencernaannya belum berkembang dengan baik.Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter apabila kulit bayi terlihat semakin mengelupas dan pengelupasan meluas dalam beberapa minggu. Dokter anak nantinya akan memeriksa lebih lanjut apakah pengelupasan itu normal atau disebabkan oleh gangguan lain yang lebih parah.
bayi & menyusuimerawat bayibayi baru lahir
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/newborn-skin-peeling#treatments
Diakses pada 01 April 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322499#home-remedies
Diakses pada 01 April 2020
IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memilih-produk-kulit-untuk-si-kecil Diakses 19 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait