Kristal Kalsium Oksalat, Jenis Batu Ginjal yang Paling Umum Terjadi

Kristal kalsium oksalat adalah tipe batu ginjal yang paling seringdialami
Kristal kalsium oksalat adalah tipe batu ginjal yang paling umum dialami

Ada beberapa jenis batu ginjal berdasarkan senyawa penyusunnya. Jenis batu ginjal yang paling umum terjadi adalah kristal kalsium oksalat. Kalsium oksalat dapat terbentuk karena menumpuknya oksalat di ginjal maupun akibat urine yang terlalu sedikit.

Kristal kalsium oksalat, penyebab utama batu ginjal

Sesuai namanya, kristal kalsium oksalat adalah kristal kombinasi oksalat dengan kalsium yang menjadi penyebab utama batu ginjal. Oksalat sendiri merupakan senyawa alami yang ditemukan dalam beragam makanan.

Kristal kalsium oksalat tersebut dapat terbentuk karena oksalat yang menumpuk di ginjal. Penyebab lainnya yakni urine yang terlalu sedikit akibat kurang minum air putih. Urine berperan penting untuk mencegah agar oksalat tak berikatan dengan mineral lain.

Oksalat ditemukan dalam banyak makanan. Beberapa makanan tersebut, termasuk:

  • Bayam dan sayuran hijau lain
  • Rhubarb
  • Kacang almond
  • Kacang navy
  • Cokelat
  • Okra
  • Kentang goreng dan kentang yang dipanggang
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian
  • Produk kedelai
  • Teh
  • Stroberi dan rasberi
Sayur bayam mengandung oksalat
Bayam merupakan salah satu sayur yang tinggi dengan kandungan oksalat

Gejala batu ginjal akibat kristal kalsium oksalat

Batu ginjal biasanya tidak menimbulkan gejala kecuali jika sudah mulai melewati saluran kencing. Apabila kristal dan batu tersebut bergerak, rasa sakit yang muncul bisa sangat menyiksa.

Beberapa gejala jika urine mengandung kristal kalsium oksalat, yaitu:

  • Rasa sakit di samping perut maupun punggung yang bisa menjadi intens dan mungkin datang secara bergelombang (kadang sakit, kadang hilang)
  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Munculnya darah di urine yang bisa terlihat merah, merah muda, atau cokelat
  • Urine yang berwarna keruh
  • Urine yang berbau menyengat
  • Sering buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Demam dan menggigil jika tubuh juga mengalami infeksi

Penanganan dokter untuk menyingkirkan kristal kalsium oksalat

Kasus penumpukan kristal kalsium oksalat dapat ditangani dengan beragam cara dan hal tersebut bergantung pada ukuran batu yang terbentuk.

1. Pada batu yang kecil

Batu dan kristal kalsium oksalat yang kecil sebenarnya dapat luruh sendiri tanpa pengobatan, yang bisa hilang selama empat hingga enam minggu. Dokter akan meminta Anda untuk meminum banyak air putih untuk mempercepat tersingkirnya batu ginjal tersebut.

Pada beberapa kasus, dokter mungkin akan meresepkan alpha-blocker seperti doxazosin atau tamsulosin. Obat-obat ini membantu merilekskan saluran ureter untuk membantu batu keluar dari ginjal.

Selain alpha-blocker, dokter juga mungkin memberikan pereda nyeri, seperti ibuprofen dan acetaminophen. Namun, ibu hamil perlu berhati-hati dengan obat pereda nyeri dari golongan antiimflamasi non-steroid.

2. Pada batu yang besar

Apabia batu kristal kalsium oksalat sangat besar atau atau tidak bisa luruh sendiri, dokter akan membantu Anda dengan menawarkan tindakan medis berikut ini:

  • Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL), yang memberikan gelombang suara dari luar tubuh untuk memecah batu menjadi potongan-potongan kecil.
  • Ureteroskopi: dokter akan memasukkan tabung tipis dengan kamera diujungnya melalui kandung kemih dan masuk ke ginjal. Batu kemudian disingkirkan atau dipecah terlebih dahulu dengan laser.
  • Nefrolitotomi perkutan. Prosedur ini terjadi saat pasien tertidur dan di bawah pengaruh bius total. Dokter akan membuat sayatan kecil di punggung dan menyingkirkan batu menggunakan sejenis alat yang kecil.

Mencegah penumpukan kalsium oksalat untuk hindari batu ginjal

Batu ginjal, termasuk yang berupa kristal kalsium oksalat, merupakan penyakit yang bisa dicegah dan dihindari. Beberapa langkah pencegahan penumpukan kristal kalsium oksalat, yaitu:

1. Konsumsi air putih lebih banyak

Jumlah asupan air putih yang biasanya direkomendasikan yakni 2,5 liter per hari. Diskusikan dengan dokter untuk kebutuhan terbaik asupan air putih yang sesuai dengan kesehatan Anda yang mungkin bisa lebih tinggi.

Minum air putih
Mencukupkan kebutuhan air putih dapat mencegah batu ginjal

2. Batasi asupan garam

Tak hanya picu tekanan darah tinggi, asupan garam yang berlebihan dapat memicu penumpukan kalsium di urine. Penumpukan kalsium di urin dapat berikatan dengan oksalat dan membentuk kristal.

3. Bijak dalam mengonsumsi protein

Walau krusial untuk perkembangan dan fungsi tubuh, protein yang terlalu banyak dapat memicu pembentukan batu di ginjal. Usahakan agar protein dari makanan Anda memiliki porsi maksimal 30%.

4. Tingkatkan asupan kalsium

Walau kalsium oksalat merupakan jenis batu ginjal yang umum terjadi, banyak dari Anda yang mungkin berpikir untuk menghindari kalsium. Fakta yang berlaku malah sebaliknya, Anda tidak boleh menghindari kalsium.

Kalsium dari makanan sehat membantu mencegah kenaikan kadar oksalat saat diproses di sistem pencernaan. Untuk itu, pastikan Anda mengombinasikan sumber kalsium yang bervariasi, seperti susu dan keju.

5. Bijak dalam konsumsi makanan tinggi oksalat

Sayuran seperti bayam amatlah bernutrisi tinggi, sehingga tak bisa kita hindari. Apabila mengonsumsi makanan tinggi oksalat, Anda bisa mengombinasikannya dengan makanan tinggi kalsium, seperti susu. Hal ini membuat oksalat di sayuran akan terlebih dahulu berikatan dengan kalsium sebelum oksalat dibuang ke ginjal. Dengan begitu, penumpukan oksalat di ginjal pun dapat dihindari.

Catatan dari SehatQ

Kristal kalsium oksalat merupakan jenis batu ginjal yang paling sering terjadi. Kondisi ini dapat terjadi karena kurang minum air putih dan tingginya oksalat di dalam ginjal. Untungnya dengan gaya hidup sehat, penumpukan kalsium oksalat di sistem kemih dapat dicegah.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-stones
Diakses pada 15 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/kidney-health/how-to-prevent-kidney-stones
Diakses pada 15 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/calcium-oxalate-crystals
Diakses pada 15 Juni 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/what-is-a-low-oxalate-diet
Diakses pada 15 Juni 2020

Artikel Terkait