Kram Perut saat Hamil Muda: Penyebab, Ciri-ciri, dan Tips Mengatasinya

09 Mei 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari
Kram perut saat hamil muda bisa menjadi indikasi masalah serius seperti keguguran
Kram perut merupakan kondisi yang umum terjadi di awal masa kehamilan

Kram perut merupakan kondisi yang umum terjadi di awal masa kehamilan. Meski umumnya normal, beberapa kondisi kram perut bisa menjadi indikasi masalah serius, misalnya keguguran. Lalu, bagaimana cara membedakan kram perut normal dan abnormal? Berikut beberapa hal terkait kram perut saat hamil muda yang perlu Anda ketahui.

Penyebab Kram Perut saat Hamil Muda

Sebelum membahas mengenai normal tidaknya kram perut yang dialami, alangkah baiknya jika Anda mengetahui lebih dulu faktor-faktor penyebabnya. Beberapa di antaranya adalah:

  • Perubahan ukuran rahim. Pembesaran ukuran rahim ketika hamil dapat menyebabkan peregangan pada dinding perut serta perubahan posisi usus. Kondisi inilah yang akhirnya memicu beberapa masalah, seperti kram perut, perasaan cepat kenyang, bahkan mual.

  • Peningkatan progesteron. Produksi hormon progesteron akan meningkat ketika hamil. Peningkatan hormon ini dapat mengakibatkan penurunan kinerja sistem pencernaan. Hal ini mengakibatkan beberapa jenis makanan terlalu lambat dicerna. Lambatnya proses pencernaan ini yang akhirnya menyebabkan sembelit hingga memicu terjadinya kram perut.

  • Peregangan ligamen. Memasuki trimester kedua, ukuran janin dan rahim akan semakin besar dan berat. Kondisi ini akan membuat ligamen bekerja keras untuk menopang beban tersebut. Hal ini akhirnya memicu terjadinya kram perut. Kondisi ini bisa jadi semakin parah jika Anda mengangkat beban berat atau mengubah posisi tidur secara tiba-tiba.

Ciri-ciri Kram Perut saat Hamil Muda yang Normal

Nyeri perut saat hamil muda yang normal akan terasa seperti kram biasa. Di beberapa kasus, kram perut juga digambarkan seperti sakit maag atau nyeri pada periode awal kehamilan. Kondisi ini termasuk normal asal tidak berlangsung secara terus-menerus. Adakah upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek nyeri perut saat hamil muda?

Tips Mengurangi Efek Kram Perut saat Hamil Muda

Nyeri perut saat hamil muda umumnya akan menghilang dengan sendirinya. Jika Anda merasa kurang nyaman dengan kondisi tersebut, beberapa upaya berikut dapat dilakukan untuk meminimalisir efeknya:

  • Minum tablet parasetamol sesuai dosis yang dianjurkan.
  • Lakukan olahraga ringan, seperti berjalan-jalan atau berenang.
  • Bersantai dengan mandi air hangat.
  • Minum air hangat kemudian beristirahat.
  • Gosok atau pijat bagian punggung bawah Anda secara perlahan.

Kondisi Kram Perut saat Hamil Muda yang Perlu Diwaspadai

Meski normal, Anda tetap harus waspada dan mencermati setiap gejala yang terjadi. Segera hubungi tenaga medis jika kram perut saat hamil muda disertai dengan gejala-gejala lain, seperti:

  • Keluarnya flek atau perdarahan pada vagina.
  • Rasa sakit ketika berkemih.
  • Muntah, demam, hingga menggigil.
  • Kram terus berlanjut, semakin parah, dan tidak tertahankan.

Beberapa gejala tersebut bisa jadi indikasi terjadinya keguguran atau kehamilan ektopik. Tetapi untuk memastikannya, perlu pemeriksaan lebih lanjut. Jadi, konsultasikan lebih lanjut kepada tenaga medis untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Referensi

Bounty. http://www.bounty.com/pregnancy-and-birth/pregnancy/pregnancy-other-conditions/cramping-in-early-pregnancy 
Jognn. https://www.jognn.org/article/S0884-2175(15)33319-0/fulltext

Diakses pada September 2018

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top