Kopi Instan Sering Diseduh di Rumah, Apakah Sehat Dibanding Kopi Konvensional?


Kopi instan adalah kopi yang dibuat dari ekstrak kopi biasa yang dikeringkan. Kopi instan mengandung lebih sedikit kafein namun lebih tinggi zat akrilamida yang berbahaya.

(0)
17 Oct 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kopi instan adalah jenis kopi yang dibuat dari ekstrak kopi yang dikeringkanKopi instan memang populer karena cenderung lebih hemat waktu dan hemat tenaga
Kopi menjadi minuman yang sempurna untuk memulai hari. Beberapa orang akan mau “repot-repot” menyajikan kopi menggunakan mesin kopi. Sementara itu, beberapa orang lain lebih menyukai bubuk kopi instan dengan hanya menyiram air panas. Kopi instan memang populer karena cenderung lebih hemat waktu dan hemat tenaga. Namun, apakah kopi instan memiliki perbedaan dengan kopi biasa?

Sekilas mengenai kopi instan

Kopi instan adalah jenis kopi yang dibuat dari ekstrak kopi yang dikeringkan. Kopi tersebut dibuat dengan mengolah biji kopi biasa untuk menghasilkan produk yang lebih terkonsentrasi. Produk tersebut telah menjalani proses penghilangan air sehingga menghasilkan bubuk yang lebih kering yang nantinya bisa larut saat diseduh konsumen.  Bubuk kopi instan yang Anda beli bisa dengan mudah disajikan di rumah – tanpa harus menggunakan mesin kopi. Kopi instan juga cenderung lebih tahan lama dan menjadi  pilihan yang tepat bagi orang-orang super sibuk.Saat disajikan di tangan konsumen, kopi instan bisa diseduh dengan memasukkan satu-dua sendok teh bubuk kopi ke cangkir. Kemudian, Anda bisa menyiramnya dengan air panas dan kopi langsung bisa dinikmati untuk memulai hari.Kopi instan yang lebih sehat yakni berupa produk yang memang hanya berupa bubuk kopi. Jenis kopi instan yang lebih banyak kita temukan sudah memiliki tambahan gula dan zat aditif (biasanya dalam bentuk kopi sachet). Kopi yang menawarkan rasa-rasa tertentu juga perlu diwaspadai konsumsinya dalam jangka panjang.

Bagaimana kandungan kopi instan?

Kopi pada dasarnya merupakan sumber zat antioksidan yang mudah dikonsumsi. Seperti kopi biasa, kopi instan juga mengandung zat pengendali radikal bebas berlebih tersebut. Sebuah riset yang dimuat dalam jurnal Food Chemistry bahkan menyebutkan, kopi instan bisa mengandung zat antioksidan tertentu yang lebih tinggi dibandingkan jenis seduhan kopi lain. Selain zat-zat antioksidan, kopi instan juga mengandung nutrisi lain dalam jumlah kecil. Nutrisi tersebut termasuk kalium, magnesium, dan vitamin B3 atau niasin. Satu cangkir kopi instan tanpa gula pada dasarnya juga mengandung kalori yang sangat kecil.

Perbedaan kandungan kopi instan dengan kopi biasa

Kopi instan tanpa tambahan gula lebih aman dikonsumsi
Kopi instan mempermudah mereka yang ingin menikmati kopi tetapi tidak memiliki alat atau mesin
Kopi instan yang mudah disajikan memiliki perbedaan dengan kopi biasa, misalnya:

1. Kopi instan mengandung kafein lebih sedikit

Kafein merupakan kandungan khas kopi yang dapat berefek sebagai zat stimulan. Kafein yang terkandung dalam kopi instan cenderung lebih sedikit dibandingkan kopi biasa – walau perbedaan tersebut tidak terlalu besar.Satu cangkir kopi instan yang diseduh dari satu sendok teh bubuknya mengandung sekitar 30-90 miligram kafein. Sementara tu, satu cangkir kopi biasa mengandung sekitar 70-140 miligram kafein.Kopi instan dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi individu yang sensitif terhadap kafein. Terlalu banyak mengonsumsi kafein juga berisiko memicu kecemasan, gangguan pola tidur, rasa gelisah, sakit perut, tremor, hingga detak jantung cepat. 

2. Kopi instan mengandung akrilamida yang tinggi

Akrilamida adalah senyawa pada bahan pangan dan produk industri yang juga terkandung dalam kopi. Akrilamida berisiko memicu kerusakan pada sistem saraf dan meningkatkan risiko kanker. Kopi instan dilaporkan mengandung akrilamida dengan kadar yang lebih tinggi. Kandungan akrilamida dalam kopi instan tersebut bisa hingga dua kali lipat dibandingkan kopi yang baru disangrai. Namun beruntung, kadar akrilamida dari bahan pangan (termasuk kopi) cenderung lebih rendah dan dianggap belum cukup untuk menimbulkan bahaya bagi tubuh. Dengan demikian, kadar akrilamida dalam kopi instan tidak menjadi pertimbangan asal dikonsumsi dengan bijak.

Memilih kopi instan

Seperti yang disampaikan di atas, Anda harus berhati-hati dalam memilih produk kopi instan. Produk kopi sachet yang juga mudah diseduh cenderung tinggi gula dan zat aditif lainnya. Pilihlah bubuk kopi instan yang memang hanya berupa bubuk kopi tanpa tambahan bahan-bahan lain. Dengan membeli produk kopi instan yang hanya berupa bubuk kopi, Anda bisa memerhatikan bahan yang ingin dikonsumsi. Sedikit susu atau krim tentu tak masalah saat Anda menyeduh bubuk kopi instan.

Catatan dari SehatQ

Kopi instan dapat menjadi pilihan karena tetap tinggi zat antioksidan serta mengandung kafein yang lebih sedikit dibandingkan kopi biasa. Untuk mendapatkan informasi lain terkait nutrisi dan makanan sehat, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa diunduh di Appstore dan Playstore yang setia memberikan informasi hidup sehat terpercaya.
minuman tidak sehatkopikafeina
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/instant-coffee-good-or-bad
Diakses pada 4 Oktober 2020
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/478724-is-instant-coffee-bad-for-your-health
Diakses pada 5 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait