Dua Sisi Konyaku, Makanan Diet Atau Berisiko Sebabkan Tersedak?


Konnyaku atau konjac adalah rempah yang tumbuh di sebagian negara Asia. Batangnya digunakan sebagai sumber serat larut air dengan tekstur mirip dengan gelatin. Makanan ini kerap dipilih sebagai alternatif pangan untuk menurunkan berat badan.

0,0
16 Aug 2021|Azelia Trifiana
Konyaku jellyKonyaku jelly
Konnyaku atau konjac adalah rempah yang tumbuh di sebagian negara Asia. Batangnya digunakan sebagai sumber serat larut air dengan tekstur mirip dengan gelatin. Itulah mengapa, konnyaku jelly atau konnyaku rice kerap dipilih sebagai alternatif pangan bagi yang ingin menurunkan berat badan.Menariknya, konnyaku juga sejak lama digunakan sebagai bagian dari pengobatan tradisional China. Sementara negara-negara Barat biasanya konjac digemari karena membantu mengendalikan kadar kolesterol.

Manfaat konnyaku

Setelah mengenal apa itu konyaku, tentu Anda ingin tahu apa saja manfaatnya sebelum mengonsumsinya. Berikut ini beberapa yang sudah terbukti lewat penelitian:

1. Mencegah konstipasi

Kandungan serat dalam konnyaku membantu melancarkan pembuangan setelah makanan tuntas dicerna. Sebuah studi dari Chung Shan Medical University, Taiwan, menemukan bahwa konnyaku dapat mencegah konstipasi.Dalam studi itu, diketahui bahwa menambahkan glukomanan dapat menambah jumlah bakteri probiotik di feses. Glukomanan adalah zat ekstrak dari akar tanaman konjac. Bahkan, fungsi pergerakan usus bisa meningkat hingga 30%.

2. Menurunkan berat badan

Mengonsumsi serat akan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Jika ini rutin dilakukan, tentu risiko mengonsumsi terlalu banyak kalori bisa dihindari. Utamanya dari makan camilan tidak sehat di sela waktu makan.Tekstur konnyaku ketika masuk ke sistem pencernaan pun berbentuk seperti gel yang menambah rasa kenyang. Ini juga yang ditangkap oleh tim peneliti dari University of Tromsø, menambahkan suplemen serat glukomanan ke dalam diet 1.200 kalori lebih efektif mengurangi berat badan.

3. Mengendalikan kolesterol

Sebuah ulasan sistematik pada tahun 2008 menemukan bahwa konjac dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, berat badan dan gula darah puasa juga turut menurun. Artinya, ekstrak konjac bisa jadi terapi bagi pasien diabetes dan yang bermasalah dengan kolesterol.Menariknya, studi pada tahun 2017 ini menemukan bahwa konnyaku dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Bahkan, direkomendasikan untuk dikonsumsi demi mengurangi risiko penyakit jantung. Bentuknya beragam, mulai dari konnyaku jelly hingga konnyaku rice.

4. Menjaga kesehatan kulit

Bagi yang ingin mengatasi jerawat, studi dari American Journal of Dermatology and Venereology bisa jadi rekomendasi. Sebab dalam studi itu, konnyaku dapat mengurangi jerawat serta menjaga kesehatan kulit. Bahkan, juga dapat menekan respons alergi serta mempercepat proses penyembuhan luka.

Cara mengonsumsi konnyaku

Dua jenis makanan olahan konjac yang paling populer adalah konnyaku jelly dan konnyaku rice. Konnyaku jelly memiliki rasa mirip seperti jelly pada umumnya. Hanya saja, kandungan kalori dan gulanya sama sekali tidak ada. Ada orang yang mengonsumsi satu konnyaku jelly sebelum makan agar porsi makan terkendali.Selain itu, rekomendasi mengonsumsi konnyaku jelly bagi yang sedang diet adalah ketika merasa lapar. Rasa manisnya berasal dari ekstrak peach alami. Bonusnya lagi, konnyaku jelly mengandung vitamin C dan kolagen.Sementara untuk konnyaku rice, biasanya dijadikan pilihan sumber serat. Bedanya dengan nasi putih adalah teksturnya cenderung kenyal dengan sedikit aroma ikan. Sebanyak 40% dari konnyaku rice adalah serat larut air sehingga menimbulkan rasa kenyang lebih lama.Di sisi lain, konjac adalah bahan pangan yang dilarang di beberapa negara, terutama bagi anak-anak. Ada yang larangannya bersifat sementara dan dikeluarkan setelah ada kasus kematian akibat anak-anak tersedak konnyaku jelly.Lebih detail lagi, konnyaku jelly yang memiliki lebar kurang dari 45 milimeter dilarang di Australia. Begitu pula dengan di Inggris. Tekstur konjac yang licin dikhawatirkan menimbulkan tersedak bahkan kematian.Namun, apakah larangan ini sudah dicabut atau masih berlaku perlu ditelusuri lebih lanjut lagi.

Catatan dari SehatQ

Bagi yang ingin mencoba makanan tinggi serat dan menimbulkan sensasi kenyang lebih lama, konnyaku bisa jadi pilihan. Dua jenis yang paling populer adalah olahannya menjadi konnyaku jelly dan konnyaku rice.Hanya saja, ada beberapa negara yang sempat melarang konsumsi konjac karena risiko tersedak pada anak-anak. Bahkan, kekhawatiran ini juga dipicu kasus kematian anak-anak.Sementara bagi orang dewasa yang ingin memasukkan konjac sebagai bagian dari makanan sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter.Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait aman tidaknya konsumsi konjac sehari-hari, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmakanan dietpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/konjac
Diakses pada 2 Agustus 2021
The American Journal of Clinical Nutrition. https://academic.oup.com/ajcn/article/105/5/1239/4569867
Diakses pada 2 Agustus 2021
Medical Science Monitor. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15614200/
Diakses pada 2 Agustus 2021
The American Journal of Clinical Nutrition. https://academic.oup.com/ajcn/article/88/4/1167/4650004
Diakses pada 2 Agustus 2021
Journal of the American College of Nutrition. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/07315724.2008.10719681
Diakses pada 2 Agustus 2021
The Japan Times. https://www.japantimes.co.jp/life/2017/03/17/food/mysteries-konnyaku-health-food-aid-choking-hazard/
Diakses pada 2 Agustus 202
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait