Kondisi Mata Berdarah, Berbahayakah?

(0)
29 Jul 2020|Marco Anthony
3 kategori mata berdarah dari yang normal sampai berbahayaMata berdarah diakibatkan oleh pecahnya pembuluh di bagian putih mata
Pernahkah Anda suatu kali melihat ke cermin dan menemukan warna mata Anda lebih merah dari biasanya? Dan ketika Anda melihat lebih dekat, ada urat-urat merah atau bercak merah pada mata Anda? Jika iya, maka Anda pernah mengalami mata berdarah.Mata berdarah adalah kondisi di mana pembuluh darah di dalam mata pecah atau mengalami kerusakan sehingga menimbulkan warna merah di sekitar area mata.

Apakah mata berdarah berbahaya?

Kasus mata berdarah sangat umum terjadi. Mungkin Anda pun pernah mengalami hal ini beberapa kali dan tidak terlalu merasakan apa-apa. Memang kebanyakan kasus mata berdarah tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri.Namun, ada kalanya mata berdarah bisa menjadi gangguan serius. Kondisi ini dapat dibagi menjadi tiga jenis. Mengetahui jenisnya akan membantu Anda dan dokter melakukan penanganan yang tepat.

Jenis kondisi mata berdarah

Tiap jenis memiliki tingkat keparahan dan risiko kehilangan penglihatan yang berbeda-beda. Berikut jenisnya.

1. Pendarahan subconjuctival

Pendarahan subconjuctival atau subconjuctival hemorrage adalah jenis pendarahaan yang paling umum. Ciri paling khasnya adalah munculnya bercak merah pada bagian putih mata Anda.Bagian putih pada mata atau conjuctival, memiliki pembuluh darah yang halus dan tak terlihat. Ketika pembuluh-pembuluh halus ini rusak, maka darah akan keluar sehingga menyebabkan bercak merah pada mata Anda.Pendarahan subconjuctival tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari atau minggu sehingga tak perlu ke dokter. Di samping itu pendarahan ini tidak menyebabkan rasa sakit.

2. Hyphema

Hyphema adalah jenis mata berdarah yang cukup jarang terjadi. Hyphema terjadi ketika ada darah yang menumpuk di sekitar bulatan hitam mata Anda (iris dan pupil). Pendarahan tersebut bisa terjadi karena ada luka pada kornea.Berbeda dengan pendarahan subconjuctival, darah pada hyphema dapat menghalangi pengelihatan. Di samping itu mata berdarah ini disertai rasa nyeri. Ada kalanya hyphema berukuran kecil sehingga tak terlihat.Bila tidak ditangani, hyphema berpotensi menyebabkan kehilangan penghelihatan permanen.

3. Pendarahan di jaringan dalam

Berbeda dari kedua jenis mata berdarah di atas, pendarahan di jaringan dalam tidak terlihat dari luar. Ini karena pendarahan terjadi di bagian dalam atau belakang bola mata.Beberapa tempat yang mungkin terjadinya pendarahan dalam pada mata adalah pada bagian bawah retina, makula (bagian dari retina), dan pada cairan mata.Gejala pendarahan di jaringan dalam meliputi, pandangan kabur atau terlihat kemerahan, melihat bercak-bercak mengambang di pengelihatan Anda, melihat cahaya berkedip, mata terasa sensitif terhadap cahaya, mata bengkak hingga rasa menekan di bola mata.

Penyebab Mata Berdarah

Masing-masing pendarahan memiliki beberapa penyebab khusus.

Pendarahan subconjuctival

  • Bersin terlalu keras
  • Batuk terlalu keras
  • Mengangkat barang berat
  • Tekanan darah tinggi
  • Menggunakan lensa kontak
  • Alergi
  • Mengucek mata terlalu keras
  • Pukulan atau benturan dekat area mata

Hyphema

  • Infeksi mata (terutama virus herpes)
  • Penymbatan darah di mata
  • Kanker mata
  • Komplikasi paska operasi mata
  • Kelainan pembuluh darah di mata

Penyebab lainnya

  • Penggunaan obat seperti dabitragan, heparin, warfarin, rivaroxaban dapat menyebabkan munculnya pendarahan di mata.
  • Retina robek
  • Aneurisma
  • Penurunan fungsi makula akibat usia
  • Sindrom Terson
  • Retinopati diabetik

Kapan harus ke dokter?

Meskipun umumnya mata berdarah tidak berbahaya namun ada beberapa gejala yang Anda wajib perhatikan. Jika gejala tersebut muncul segeralah kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut gejalanya:
  • Nyeri
  • Perih
  • Mata sering berair
  • Bengkak di sekitar area mata
  • Ada perubahan pada penglihatan Anda
  • Sering melihat kilat cahaya atau partikel-partikel yang melayang di depan mata.

Catatan dari SehatQ

Jika Anda mengalami gejala mata berdarah segera kunjungi dokter agar tidak bertambah parah. Sebelum Anda bertemu dokter ada baiknya untuk tidak menggunakan lensa kontak atau melakukan aktivitas berat dan berada di luar ruangan bila mengalami gejala tersebut.
penyakitkesehatan matapenyakit mata
Healthline. https://www.healthline.com/health/eye-health/eye-bleeding
Diakses pada 15 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/subconjunctival-hemorrhage/symptoms-causes/syc-20353826
Diakses pada 15 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait