Kenali 4 Komponen Darah Serta Fungsinya pada Tubuh Anda

(0)
21 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Komponen darah pada tubuhDarah memiliki 4 komponen yaitu sel darah merah, putih, platelet dan plasma
Sebagai salah satu komponen terpenting di tubuh, darah dapat memberikan berbagai manfaat mulai dari mensuplai oksigen ke jaringan hingga membantu mengeluarkan zat-zat berbahaya. Meski sekilas hanya terlihat seperti cairan berwarna merah, komponen darah manusia ternyata cukup beragam dari segi jumlah dan bentuk.Masing-masing komponen darah ini bisa mengalami gangguan, baik yang ringan hingga yang berat bahkan sampai membahayakan nyawa, seperti kanker darah. Karena perannya yang begitu penting untuk kehidupan, tidak ada salahnya jika Anda mengenal lebih jauh seputar sel-sel yang terdapat di dalam darah.

4 komponen darah beserta fungsinya

Selain sel darah merah, ada tiga komponen darah lain yang terkandung di dalam cairan berwarna merah ini, yaitu sel darah putih, platelet, dan plasma. Keempat komponen ini memiliki peran serta fungsinya masing-masing. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai komponen darah yang dapat Anda ketahui.

1. Sel darah merah

Gambar sel darah merah atau eritrosit
Gambar sel darah merah atau eritrosit
Sel darah merah atau yang bisa juga disebut dengan eritrosit merupakan komponen yang memberikan warna khas pada darah.Komponen darah ini mengandung hemoglobin yang berfungsi untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh dan mengambil kembali sisa karbondioksida untuk dibawa ke paru-paru. Dalam dua hingga tiga tetes darah, diperkirakan terkandung satu miliar sel darah merah.Sel darah juga berguna untuk membantu perawatan anemia tanpa meningkatkan volume darah secara drastis. Transfusi sel darah merah juga dapat digunakan untuk mengganti kondisi yang menyebabkan seseorang kehilangan banyak darah, seperti kecelakaan, operasi, atau melahirkan.

2. Sel darah putih

Gambar sel darah putih di antara sel darah merah
Kumpulan sel darah putih di antara sel darah merah
Sel darah putih atau leukosit berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi. Jumlah komponen darah ini jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan sel darah merah, yaitu sekitar satu persen dari total darah Anda. Sel darah putih pun kembali terbagi menjadi dua komponen darah utama, yaitu neutrofil dan limfosit.Selain kedua komponen darah utama tersebut, sel darah putih juga terdiri dari monosit, eusinofil, dan basofil. Tidak seperti sel darah merah, sel darah putih tidak dapat ditransfusikan kepada orang lain. Sebab, masa hidup sel ini sangat sebentar sehingga tidak akan dapat digunakan setelah 24 jam.

3. Platelet

Gambar platelet darah dan sel darah merah
Platelet darah (warna putih) di antara sel darah merah
Platelet atau trombosit merupakan komponen darah yang berperan dalam proses pembekuan darah. Saat seseorang mengalami perdarahan, komponen darah ini akan menumpuk untuk menghentikan terjadinya perdarahan setelah cedera atau kecelakaan. Platelet juga dapat digunakan untuk merawat kasus kerusakan sumsum tulang, leukimia, maupun transplantasi organ dan kemoterapi.

4. Plasma

Gambar kantung berisi plasma darah
Kantung berisi plasma darah
Plasma adalah komponen darah dengan konsistensi cair. Plasmalah yang membantu1 sel darah merah serta platelet mengalir ke seluruh tubuh. Cairan plasma berwarna kuning dan dapat bertahan hingga satu tahun jika disimpan dalam keadaan beku, sebelum didonasikan.Plasma darah memiliki fungsi penting untuk tubuh, yaitu:
  • Membantu mengontrol tekanan darah serta volumenya
  • Mensuplai protein untuk pembekuan darah dan sistem kekebalan tubuh
  • Membawa mineral seperti sodium dan kalium ke otot untuk menjaga keseimbangan kadar asam di tubuh yang penting untuk berjalannya fungsi sel.

Di mana komponen darah diproduksi?

Komponen darah diproduksi di sumsum tulang. Proses produksi serta pengembangan darah yang terjadi disebut juga dengan hematopoesis. Selain sumsum tulang, organ-organ lain seperti kelenjar getah bening, limpa, dan hati, membantu mengatur peredaran sel darah.Selain itu, organ-organ tersebut juga membantu produksi dan fungsi sel darah berjalan dengan baik. Tidak hanya itu, saat sel darah perlu dihancurkan, organ-organ tersebut juga dapat berperan di dalamnya. Saat awal terbentuk di sumsum tulang, sel darah masih berbentuk sel stem.Seiring berjalannya waktu, sel stem tersebut kemudian akan mematangkan diri dan berubah menjadi
komponen darah yang kita kenal, yaitu sel darah merah, sel darah putih dan platelet.
Melihat begitu pentingnya peran dan fungsi plasma darah dan sel-sel darah lainnya, tentu Anda perlu menjaga kesehatannya sebaik mungkin. Jalani pola hidup sehat, dengan mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga secara teratur.
sel darah putihdarahsel darah merah
NHS Blood and Transplant. https://www.blood.co.uk/why-give-blood/how-blood-is-used/
Diakses pada 8 Mei 2019
American Red Cross. https://www.redcrossblood.org/donate-blood/how-to-donate/types-of-
blood-donations/blood-components.html
Diakses pada 8 Mei 2019
American Society of Haematology. https://www.hematology.org/Patients/Basics/
Diakses pada 8 Mei 2019
Health Science Authority.
https://www.hsa.gov.sg/content/hsa/en/Blood_Services/Blood_Donation/Why_Should_I_Don
ate/Blood_Components_and_Their_Uses.html
Diakses pada 8 Mei 2019
University of Rochester Medical Center.
https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=
P02316
Diakses pada 8 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait