Kolik Abdomen Bukan Nyeri Perut Biasa, Ketahui Penyebab dan Penanganannya

(0)
25 May 2020|Adhenda Madarina
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kolik abdomen bukan hanya sekedar sakit perut biasa karena ada beberapa kondisi yang menyebabkannyaSeorang wanita sedang mengalami sakit perut
Pernahkah Anda tiba-tiba mengalami sakit perut yang intens dan rasanya seperti melilit?Kondisi tersebut bisa jadi tanda Anda mengalami kolik abdomen. Kolik abdomen adalah rasa nyeri yang bersumber dari organ yang terdapat dalam abdomen (perut). Penyakit ini juga biasa dikenal dengan kram perut.Kolik abdomen bisa bersifat intermiten atau episodik, artinya bisa datang dan pergi. Masalah ini juga dapat datang menyerang selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Beberapa kondisi menyebabkan nyeri akut, yang semakin lama semakin memburuk.

Penyebab kolik abdomen

Berikut adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan kolik abdomen.

1. Batu empedu

Batu empedu biasanya terbentuk di kantong empedu atau saluran empedu. Ketika batu empedu menghalangi saluran di kantong empedu, rasa sakit yang hebat bisa muncul pada perut Anda karena adanya peradangan kandung empedu atau kolesistitis.Kolik abdomen yang disebabkan oleh batu empedu sering kali disertai dengan muntah, demam, berkeringat, serta mata dan kulit akan berubah warna menjadi kekuningan.  Sakit yang dirasakan dapat meningkat dari waktu ke waktu, tetapi umumnya tidak berlangsung lebih dari beberapa jam.Untuk penyebab yang satu ini, mungkin perlu segera diobati atau operasi laparoskopi untuk melarutkan atau menghilangkan batu empedu tersebut. Bahkan terkadang seluruh kantong empedu perlu diangkat.

2. Batu ginjal

Kolik abdomen dapat disebabkan oleh adanya penyumbatan di saluran kantong kemih. Nyeri yang datangnya tiba-tiba dan kadang-kadang intens ini sering dikaitkan dengan batu ginjal atau batu kemih.Batu ginjal biasanya terbentuk di mana saja antara ginjal dan uretra. Rasa nyeri sering kali muncul pada sisi tubuh di mana batu-batu itu berada.Selain itu, penyumbatan pada saluran kemih ini dapat ditandai dengan beberapa gejala, seperti buang air kecil yang menyakitkan, urine berdarah, mual, bahkan muntah.

3. Peradangan usus

Penyebab kolik abdomen yang satu ini merupakan nyeri seperti kram yang berasal dari usus halus atau besar. Gangguan pada usus ini disebabkan oleh peradangan, infeksi, atau penyumbatan yang membuat makanan dan cairan tidak dapat melewati ususSelain nyeri pada perut, biasanya penderita juga akan mengalami muntah, tidak mampu untuk buang air kecil maupun besar, dan kehilangan selera makan karena makanan tidak dapat dicerna dengan baik oleh usus.

4. Menstruasi

Kolik abdomen atau kram perut bisa disebabkan oleh menstruasi. Rasa nyeri tersebut tidak hanya terjadi pada area perut tetapi juga akan menyebar ke punggung dan kaki. Beberapa orang mungkin juga akan mengalami diare atau mual.Nyeri yang Anda rasakan dapat terjadi selama atau tepat sebelum menstruasi, dan biasanya bersifat hilang-timbul, terkadang bisa menjadi lebih baik dan lebih buruk dalam sepanjang hari. Bantalan pemanas, obat penghilang rasa sakit, dan peregangan ringan dapat membantu meredakan rasa nyeri ini.

5. Gas dalam perut yang berlebih

Gas banyak ditemui pada makanan yang mengandung karbohidrat, seperti gandum, produk susu, dan sayuran, terutama brokoli, kol, dan bawang merah.Gas yang terjebak di saluran pencernaan Anda dihasilkan dari makanan yang dicerna oleh tubuh. Gas tersebut sering kali dapat menyebabkan rasa sakit di perut bagian atas atau usus bagian bawah. Rasa sakit ini biasanya hilang dengan sendirinya setelah Anda buang air besar.Meskipun gas tidak menyebabkan masalah yang cukup serius dalam jangka panjang, rasa sakitnya dapat menjadi hebat dan bahkan memburuk. Penderita kondisi ini harus segera mengunjungi dokter, supaya dapat membantu mendiagnosis masalah apa pun yang mendasarinya.

6. Kista ovarium

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang ditemukan di ovarium dan biasanya terbentuk dengan sendirinya selama ovulasi. Jika kista ovarium sudah cukup besar, maka dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat di perut bagian bawah, terkonsentrasi pada sisi tubuh di mana kista berada.Rasa sakit tersebut tak jarang disertai dengan kembung, bengkak, dan tekanan di daerah tersebut juga dapat terjadi. Kista ovarium kadang dapat hilang dengan sendirinya, tetapi ada kemungkinan perlu diangkat melalui pembedahan atau operasi.

7. Terdapat luka pada lambung

Kolik abdomen juga bisa disebabkan oleh tukak atau luka pada lambung. Orang-orang dengan masalah ini biasanya mengalami sensasi terbakar pada perut. Bahkan bisa menjalar ke dada dan ke mulut atau tenggorokan. Gejala biasanya semakin memburuk setelah makan makanan yang pedas atau asam.Rasa sakit ini sifatnya hilang timbul. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena obat-obatan antasida dapat membantu meredakan rasa sakitnya. Dokter juga dapat meresepkan obat untuk mengobati rasa sakit.

Cara mengatasi kolik abdomen

Air putih bisa atasi sakit perut
Banyak minum air dapat redakan kolik abdomen
Jika kolik abdomen atau kram perut mengganggu Anda, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk segera meredakannya atau mengobatinya di rumah.
  • Makan setidaknya tiga kali sehari dengan tambahan camilan kecil. Usahakan untuk tidak melewatkan makan.
  • Batasi makanan dan minuman dengan kafein, contohnya cokelat, kopi, teh, dan minuman ringan.
  • Minumlah banyak air putih setiap hari.
  • Hindari makan makanan yang mengandung gas, seperti sayuran kol, brokoli, bawang merah, atau kacang-kacangan.
  • Berolahraga secara rutin.
Jika nyeri kolik abdomen tidak kunjung membaik, Anda disarankan untuk mengunjungi dan berkonsultasi ke dokter supaya mendapat diagnosis dan pengobatan yang tepat.
batu ginjalbatu empedusakit perut
Canr.msu.edu. https://www.canr.msu.edu/news/a_breastfeeding_mothers_diet_for_an_infant_with_colic
Diakses pada 11 Mei 2020.
Healthline. https://www.healthline.com/health/sharp-stomach-pain-that-comes-and-goes#causes-and-treatment
Diakses pada 10 Mei 2020.
Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/abdominal-pain/basics/causes/sym-20050728
Diakses pada 10 Mei 2020.
Medicalnewstoday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325078#causes
Diakses pada 10 Mei 2020.
Verywellhealth. https://www.verywellhealth.com/abdominal-pain-when-to-see-a-doctor-1745398
Diakses pada 10 Mei 2020.
Webmd. https://www.webmd.com/heartburn-gerd/gas-causes-treatments#1
Diakses pada 10 Mei 2020.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait