logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

7 Penyebab Kolik Abdomen dan Cara Mengatasinya

open-summary

Kolik abdomen adalah nyeri yang bersumber dari organ yang terdapat dalam abdomen (perut) dan bersifat hilang-timbul. Penyebabnya bisa karena penyumbatan batu empedu hingga batu ginjal.


close-summary

18 Jan 2023

| Yanita Nur Indah Sari

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Kolik abdomen lebih nyeri dari sakit perut biasa

Kolik abdomen lebih nyeri dari sakit perut biasa

Table of Content

  • Penyebab kolik abdomen
  • Cara mengatasi kolik abdomen
  • Perbedaan kolik abdomen dan nyeri perut hebat biasa

Pernah mengalami sakit perut yang intens seperti melilit? Bisa jadi kamu mengalami kolik abdomen. 

Advertisement

Kolik abdomen adalah rasa nyeri yang bersumber dari organ yang terdapat dalam abdomen (perut), seperti usus, kantong empedu, rektum, ginjal, dan ureter. Penyakit ini juga biasa dikenal sebagai kram perut.

Kolik perut bisa bersifat intermiten atau episodik, artinya bisa datang dan pergi. Namun, juga dapat menyerang selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Beberapa kondisi menyebabkan nyeri akut yang semakin memburuk.

Penyebab kolik abdomen

Berikut adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan kolik abdomen:

1. Batu empedu

Batu ginjal bisa menyebabkan kolik abdomen
Batu ginjal bisa menyebabkan kolik abdomen

Batu empedu atau kolelitiasis biasanya terbentuk di kantong empedu atau saluran empedu. Batu empedu yang menghalangi saluran di kantong empedu ini bisa menimbulkan rasa sakit perut hebat akibat peradangan atau yang bisa disebutkolesistitis.

Kolik abdomen yang disebabkan oleh batu empedu seringkali disertai dengan muntah, demam, berkeringat, serta mata dan kulit berubah warna menjadi kekuningan. Sakit yang dirasakan dapat meningkat dari waktu ke waktu, tetapi umumnya tidak berlangsung lebih dari beberapa jam.

2. Batu ginjal

Kolik abdomen dapat disebabkan oleh adanya penyumbatan di saluran kantong kemih. Nyeri yang datangnya tiba-tiba dan kadang-kadang intens ini sering dikaitkan dengan batu ginjal atau batu kemih.

Batu ginjal atau nefrolitiasis biasanya terbentuk di mana saja, antara ginjal dan uretra. Rasa nyeri sering kali muncul pada sisi tubuh tempat batu-batu itu berada.

Selain itu, penyumbatan pada saluran kemih ini dapat ditandai dengan beberapa gejala lain, seperti sakit saat buang air kecil, urine berdarah, mual, dan muntah.

3. Peradangan usus

Penyebab kolik abdomen yang satu ini merupakan nyeri seperti kram yang berasal dari usus halus atau besar. Gangguan pada usus ini disebabkan oleh peradangan, infeksi, atau penyumbatan yang membuat makanan dan cairan tidak dapat melewati usus.

Selain nyeri pada perut, biasanya penderita juga akan mengalami muntah, tidak mampu untuk buang air kecil maupun besar, dan kehilangan selera makan karena makanan tidak dapat dicerna dengan baik oleh usus.

4. Menstruasi

Menstruasi bisa memicu kolik abdomen
Menstruasi bisa memicu kolik abdomen

Kolik abdomen juga bisa dirasakan saat kamu menstruasi. Rasa nyeri tersebut tidak hanya terjadi pada area perut, tetapi juga akan menyebar ke punggung dan kaki. Beberapa orang mungkin juga akan mengalami diare atau mual.

Nyeri yang kamu rasakan dapat terjadi selama atau tepat sebelum menstruasi, biasanya bersifat hilang-timbul, terkadang bisa menjadi lebih baik dan lebih buruk seiring berjalannya hari. 

5. Gas dalam perut yang berlebih

Penyebab kolik abdomen selanjutnya adalah makanan yang banyak mengandung gas, seperti gandum, produk susu, dan sayuran, terutama brokoli, kol, dan bawang merah.

Gas tersebut biasanya akan memicu rasa sakit di perut bagian atas atau usus bagian bawah dan akan hilang dengan sendirinya setelah buang air besar.

Meskipun gas tidak menyebabkan masalah serius dalam jangka panjang, rasa sakit yang timbul bisa sangat mengganggu bahkan memburuk. 

6. Kista ovarium

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang ditemukan di ovarium dan biasanya terbentuk dengan sendirinya selama ovulasi. Jika kista ovarium sudah cukup besar, maka dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat di perut bagian bawah, terkonsentrasi pada sisi tubuh tempat kista berada.

Rasa sakit juga biasanya disertai dengan kembung, bengkak, dan tekanan di daerah tersebut. Kista ovarium kadang dapat hilang dengan sendirinya, tetapi ada kemungkinan perlu diangkat melalui pembedahan atau operasi.

7. Terdapat luka pada lambung

Kolik abdomen juga bisa disebabkan oleh tukak atau luka pada lambung. 

Orang yang mengalami tukak lambung biasanya merasakan sensasi terbakar pada perut. Bahkan bisa menjalar ke dada dan ke mulut atau tenggorokan. Gejala biasanya semakin memburuk setelah makan makanan yang pedas atau asam.

Rasa sakit akibat tukak lambung sifatnya hilang timbul. Namun, tidak perlu khawatir karena obat-obatan antasida dapat membantu meredakan rasa sakitnya. Dokter juga dapat meresepkan obat untuk mengobati rasa sakit.

Baca juga: Apa Itu Kolik pada Bayi? Ini Penyebab dan Penanganannya

Cara mengatasi kolik abdomen

Obat kolik abdomen
Obat kolik abdomen

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk segera meredakan atau mengobati gejala kolik abdomen di rumah:

  • Makan setidaknya tiga kali sehari dengan tambahan camilan kecil. Usahakan untuk tidak melewatkan waktu makan
  • Batasi makanan dan minuman dengan kafein, contohnya cokelat, kopi, teh, dan minuman ringan
  • Minumlah cukup air putih setiap hari 
  • Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung gas
  • Berolahraga secara rutin
  • Minum obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen
  • Kompres hangat di area perut yang sakit
  • Menggosok atau memijat dengan lembut area yang sakit 

Jika dengan cara sederhana di atas gejala kolik abdomen tak kunjung reda, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab dan pemberian obat kolik abdomen yang tepat. 

Dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa pengobatan kolik abdomen berikut ini:

  • Obat pereda nyeri atau obat anti-inflamasi (NSAID) untuk meringankan gejala
  • Operasi untuk mengangkat batu empedu atau kantong empedu untuk mengetahui adanya penyumbatan di usus
  • Obat untuk melarutkan batu empedu
  • Terapi gelombang kejut (ESWL) untuk memecah batu empedu menjadi pecahan kecil

Baca juga: 10 Obat Sakit Perut Melilit Sesuai Penyebabnya

Perbedaan kolik abdomen dan nyeri perut hebat biasa

Medical Editor dari SehatQ, dr. Karlina Lestari mengungkapkan bahwa nyeri akibat kolik abdomen biasanya datang tiba-tiba dan cukup parah. Kondisi Ini umumnya terjadi akibat gangguan yang lebih serius seperti batu empedu atau batu ginjal

“Sebenarnya, nyeri kolik abdomen juga merupakan bagian dari jenis nyeri perut (abdominal pain). Hanya saja, kolik abdomen datang dan pergi secara tiba-tiba, dan seringkali lebih parah,” ujar dr. Karlina. 

Lebih lanjut, nyeri akibat kolik abdomen biasanya memengaruhi organ berongga di area perut, seperti usus, rektum, kantong empedu, dan saluran kemih termasuk ginjal dan ureter. 

Rasa sakit ini terjadi akibat kontraksi otot di sekitar area penyumbatan, baik total maupun sebagian, di salah satu organ atau saluran tersebut.

Baca Juga

  • 11 Penyebab Perut Buncit yang Perlu Anda Waspadai dan Cara Mengatasinya
  • 8 Penyebab Perut Begah, Kenali Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya
  • 7 Penyebab Perut Buncit pada Lansia dan Cara Mengatasinya

Itulah beberapa fakta terkait kolik abdomen yang perlu kamu ketahui. Jika kamu mengalami episode sakit perut hebat tiba-tiba dan sering kali berulang, jangan ragu memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter. 

Dokter akan membantu mengidentifikasi penyebab dan memberikan saran pengobatan yang sesuai. Kamu juga bisa berkonsultasi melalui fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang! 

Advertisement

sakit perutperut

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved