Kisah Inspiratif Pemain Muda Manchester United yang Selamat dari Kanker Testis

Setelah melewati pengobatan intensif untuk obati kanker testis, Max Taylor kembali ke lapangan dan perkuat Manchester United.(Sumber: Instagram @maxtaylor00)
Kanker testis yang diidap Max Taylor berhasil didagnosis sedini mungkin, sehingga bisa disembuhkan. (Sumber: Instagram @maxtaylor00)

Kabar membahagiakan datang dari klub besar Liga Inggris, Manchester United. Pesepakbola muda bernama Max Taylor, baru saja berhasil mengalahkan kanker testis yang diidapnya, sehingga bisa membela tim utama Setan Merah lagi, di ajang Europa League, pada Kamis (28/11) mendatang.

Ini merupakan pertama kalinya pesepakbola kelahiran 10 Januari 2000 itu, dipanggil untuk membela tim utama Manchester United. Kisah inspiratifnya, tentu bisa memberikan semangat kepada penderita kanker lainnya, yang saat ini sedang melawan sel kanker jahat, di dalam tubuh.

Cuti semusim karena pengobatan kanker testis

Max Taylor, yang sebelumnya memiliki nama Max Dunne, didiagnosis kanker testis pada Februari 2019. Setelah itu, ia langsung menjalani kemoterapi, untuk membunuh sel-sel kanker di dalam tubuhnya.

Pesepakbola yang berperan sebagai bek ini sudah membela Manchester United sejak 2014 silam. Saat dalam proses pengobatan kanker testis, ia selalu memberikan kabar terkini tentang kanker testis yang ia alami.

Pada musim 2017-2018, Max Taylor mencatatkan karier yang sangat gemilang bersama Manchester United. Namun, ia harus cuti selama satu musim, untuk menjalani kemoterapi. Selama fase itu, dukungan penuh dari klub, terus mengalir. Sampai akhirnya, ia bisa kembali latihan bersama klubnya, pada September lalu.

Max Taylor tidak menyangka, bahwa dirinya bisa kembali bermain sepak bola, walau sempat terkena kanker testis. Apa yang bisa menyebabkannya selamat dari kanker testis itu?

Gejala dan Perawatan kanker testis

Kanker yang dialami oleh Max Taylor, muncul di dalam testisnya, yang terletak pada skrotum (kantong kulit longgar di bawah penis) dan menghasilkan hormon seks pria serta sperma. Dibandingkan jenis kanker yang lain, kanker testis sangatlah umum pada pria. Bahkan, remaja laki-laki berusia 15 tahun saja, bisa mengidapnya.

Kabar baiknya adalah, kanker testis dapat disembuhkan, bahkan ketika kanker sudah menyebar luas di luar testis. Akan tetapi, jenis perawatannya akan berbeda, tergantung dari jenis dan stadiumnya.

Sebelum mengetahui pengobatan kanker testis, ada baiknya Anda memahami beberapa gejala kanker testis yang bisa dirasakan penderitanya, seperti berikut ini.

  • Benjolan yang tidak terasa sakit dan pembengkakan pada testis
  • Perubahan pada testis yang terasa oleh penderitanya
  • Nyeri di perut bagian bawah atau pangkal paha
  • Terjadi penumpukan cairan di skrotum
  • Rasa sakit atau tidak nyaman pada testis dan skrotum
  • Nyeri perut bagian bawah atau selangkangan

Ada beberapa prosedur medis untuk mengatasi kanker testis. Tergantung dari stadium berapa kanker testis itu, beberapa opsi berupa operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi, bisa dilakukan.

1. Operasi

Operasi bedah, untuk mengangkat satu atau kedua testis penderitanya, serta kelenjar getah bening di sekitarnya bisa dilakukan untuk mengatasi kanker testis.

2. Terapi radiasi

Terapi ini menggunakan kekuatan sinar berenergi tinggi, untuk membunuh sel kanker. Terapi radiasi dapat dilakukan secara internal ataupun eksternal.

Radiasi eksternal menggunakan mesin yang bisa mengarahkan sinar radiasi, dan langsung ditujukan pada area kanker. Sementara itu, radiasi internal melibatkan penggunaan benih radioaktif atau kabel yang ditempatkan di area yang terdampak kanker. Bentuk pengobatan kanker testis ini, seringkali berhasil untuk membunuh seminoma (tumor sel germinal di testis).

3. Kemoterapi

Pengobatan kanker testis yang satu ini, menggunakan obat-obatan, untuk membunuh sel kanker, dalam testis penderitanya. Selain itu, kemoterapi juga bisa membunuh sel kanker, yang telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ketika digunakan secara oral atau disuntikkan ke pembuluh darah, kemoterapi bisa berjalan melewati aliran darah, untuk membunuh sel kanker.

Dalam kasus Max Taylor, ia dikabarkan menggunakan kemoterapi, untuk mengalahkan sel kanker testisnya.

Angka harapan hidup kanker testis

Seperti yang diberitakan, kanker testis yang dulu diderita oleh Max Taylor, berhasil didiagnosis dengan sangat cepat. Sehingga, ia bisa langsung menjalani proses pengobatan melalui kemoterapi.

Angka harapan hidup dari penderita kanker testis, sangatlah tinggi. Terlebih jika dokter mendiagnosis sedini mungkin.

Bagi pria yang sudah berhasil terdiagnosis kanker testis yang belum menyebar sampai ke luar testisnya, angka harapan hidupnya mencapai 99%.

Sementara itu, penderita kanker testis dengan kondisi kanker yang menyebar sampai ke kelenjar getah bening di belakang perut, memiliki angka harapan hidup hingga 96%. Namun, situasi ini sangat tergantung dari ukuran kelenjar getah bening. Kalau sel kankernya sudah menyebar sampai ke paru-paru atau organ lain, angka harapan hidup penderitanya sebesar 74%.

Penting untuk diingat, statistik dari angka harapan hidup bagi penderita kanker testis ini, adalah perkiraan yang berasal dari data tahunan jumlah pria dengan kanker testis, di Amerika Serikat.

Catatan dari SehatQ

Untuk mendapatkan informasi lebih jelas, berkonsultasilah dengan dokter mengenai gejala, penyebab, pencegahan, dan angka harapan hidup penderita kanker testis. Jangan berspekulasi mengenai kemungkinan adanya sel kanker yang berada di dalam tubuh Anda.

Segera kunjungi dokter, untuk mendapatkan rekomendasi pengobatan terbaik, demi kesehatan di masa depan.

The Guardian. https://www.theguardian.com/football/2019/nov/26/manchester-united-max-taylor-astana-cancer

Diakses pada 27 November 2019

 

Metro. https://metro.co.uk/2019/11/26/max-taylor-set-manchester-united-debut-nine-months-diagnosed-cancer-11222381/

Diakses pada 27 November 2019

 

Manchester Evening News. https://www.manchestereveningnews.co.uk/sport/football/football-news/man-utd-max-taylor-wiki-17319213

Diakses pada 27 November 2019

 

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/testicular-cancer-care/symptoms-causes/syc-20352986

Diakses pada 27 November 2019

 

Cancer. https://www.cancer.net/cancer-types/testicular-cancer/statistics

Diakses pada 27 November 2019

Artikel Terkait