Khawatir Anak Gemuk Terbawa Hingga Dewasa? Ini 6 Cara Menanganinya


Penyebab anak gemuk sejak awal harus ditelusuri sehingga dapat diketahui langkah pencegahannya. Utamanya akibat kelebihan asupan kalori.

(0)
25 Jan 2021|Azelia Trifiana
Pola makan yang baik dapat mencegah anak gemuk berlebihanPola makan yang baik dapat mencegah anak gemuk berlebihan
Sekilas tampak menggemaskan, sebenarnya ada risiko yang menghantui anak gemuk berlebihan. Faktanya, 80% anak yang kelebihan berat badan akan terus berada dalam kondisi itu hingga tumbuh dewasa. Penyebab anak gemuk sejak awal harus ditelusuri sehingga dapat diketahui langkah pencegahannya.Ini penting karena apabila berat badan berlebih ini terus bertahan hingga mereka dewasa, risiko menderita penyakit pun lebih besar. Mulai dari diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga sleep apnea.

Asupan kalori yang ideal

anak makan sayur
Mengajari anak makan sayur
Tubuh gemuk bisa berarti ada ketidakseimbangan antara asupan kalori dengan pembakarannya menjadi energi. Pada anak-anak, energi digunakan untuk aktivitas normal mulai dari bernapas, bermain, atau berjalan.Sama seperti orang dewasa, kebutuhan kalori ini juga dipengaruhi beberapa hal seperti jenis kelamin, usia, dan aktivitas.Rekomendasi kalori untuk anak laki-laki yang aktif adalah sekitar:
  • 6-8 tahun: 1.600 kalori per hari
  • 9-10 tahun: 1.800 kalori per hari
  • 11-13 tahun: 2.200 kalori per hari
  • 14-17 hari: 2.400-2.800 kalori per hari
Sementara untuk anak perempuan, rekomendasinya adalah:
  • 7-9 tahun: 1600 kalori per hari
  • 10-11 tahun: 1.800 kalori per hari
  • 12-17 tahun: 2.000 kalori per hari
Meski demikian, angka di atas hanyalah estimasi rekomendasi kalori harian. Banyak faktor lain yang bisa menjadi pembeda seperti metabolisme tubuh dan aktivitas sehari-hari.

Penyebab anak gemuk

Penyebab anak gemuk adalah asupan kalori tidak sesuai dengan penggunaannya untuk energi. Kelebihan kalori ini akan diubah menjadi cadangan lemak yang menyebabkan gemuk.Begitu pula sebaliknya, ketika anak mengonsumsi lebih sedikit kalori dari yang diperlukan tubuhnya, cadangan lemak akan diubah menjadi energi.Tak kalah penting, orangtua juga berperan dalam menjaga kepercayaan diri anak agar tidak terganggu. Jangan pernah memberikan label anak “gemuk” atau terus menerus meneror mereka tentang kebiasaan makan atau berat badan.Selain itu, menerapkan diet terlalu ketat atau melarang keras anak mengonsumsi makanan saat mereka lapar pun juga tidak akan efektif. Sama seperti orang dewasa yang gagal diet, itu hanya akan membuat keinginan makan justru semakin menggebu-gebu.

Cara menjaga tubuh anak tetap ideal

Cara untuk menurunkan berat badan anak berlebih adalah dengan mengonsumsi kalori lebih sedikit. Selain itu, cara lain adalah dengan beraktivitas lebih banyak sehingga tubuh menggunakan kalori sebagai sumber energi.Manapun caranya, itu akan membuat lemak dibakar dan dikonversi menjadi energi. Hasilnya adalah berat badan bisa menurun.Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjaga berat badan anak tetap ideal?

1. Tahu berat badan ideal

Sebagai langkah pertama, pastikan sudah tahu berapa berat badan ideal anak sesuai dengan usia, aktivitas, metabolisme tubuh, dan juga gender mereka. Ada kurva pertumbuhan yang bisa memberikan panduan apakah anak sudah melewati batas atau sebaliknya belum mencapai target.

2. Mengubah pola makan

Kemudian, mulai dengan memberikan anak asupan makan dengan 500 kalori lebih rendah setiap harinya. Saat berbelanja bahan makanan, pilih yang rendah lemak dan rendah kalori. Hindari menyimpan terlalu banyak makanan kemasan atau yang diproses berlebihan.

3. Terus pantau berat badan anak

Selama melakukan penyesuaian, terus pantau berat badan anak. Apabila sudah tidak terlalu gemuk dan terbiasa melakukan makan sehat dan olahraga, tentukan target selanjutnya. Apakah diperlukan penurunan berat badan lebih jauh lagi atau tidak, bisa dikonsultasikan dengan ahli gizi.

4. Temukan motivasi

Akan jauh lebih mudah membiasakan anak dalam pola makan yang bisa menurunkan berat badan apabila ada motivasinya. Untuk itu, peran orangtua adalah dengan membuat mereka paham apa saja manfaat ketika berat badan sudah tidak berlebih. Contohnya tidak mudah merasa lelah dan lebih sehat.Tak hanya itu, orangtua juga perlu menyediakan pilihan makanan yang lebih sehat dan kalorinya sesuai. Semakin beragam pilihan makanan bergizi yang diberikan, tentu membuat proses adaptasi lebih menyenangkan.

5. Aktivitas fisik

Apabila mulanya anak enggan terlibat dalam aktivitas fisik yang membakar kalori, coba libatkan seluruh anggota keluarga. Jadikan ini kebiasaan rutin seperti setiap akhir pekan. Tak hanya membuat anak bersemangat, seluruh anggota keluarga pun bisa mendapat manfaatnya dengan merasa lebih bugar.

6. Meninggalkan kebiasaan buruk

Tanpa disadari, bisa jadi ada beberapa kebiasaan buruk anak yang menjadi penyebab anak gemuk. Contohnya seperti:
  • Membatasi menonton televisi atau bermain game berlebihan karena tidak membakar kalori
  • Batasi camilan tinggi lemak dan gula, ganti dengan yang rendah kalori seperti buah dan sayur
  • Pastikan memberi cukup cairan dalam bentuk air putih, bukan minuman soda, jus buah dalam kemasan, atau minuman lain dengan pemanis tambahan
Selain semua cara di atas, jangan lupakan yang paling penting bahwa berat badan tidak menyurutkan rasa sayang Anda kepadanya. Tetaplah sabar dalam menerapkan upaya menurunkan berat badan anak dan tetap beri dukungan setiap saat.Jika ingin tahu lebih banyak seputar cara aman mengubah pola makan yang salah, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingibu dan anakgaya parenting
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/weight-management-guide-2632244
Diakses pada 9 Januari 2021
JAND Online. https://jandonline.org/article/S0002-8223(10)01644-5/fulltext
Diakses pada 9 Januari 2021
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/raising-fit-kids/mood/features/talking-kids-about-weight
Diakses pada 9 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait