Khasiat Minyak Bulus, Benarkah Bikin Payudara Lebih Besar?

Khasiat minyak bulus belum teruji secara ilmiah sehingga Anda sebaiknya lebih bijak sebelum menggunakannya
Biasanya minyak bulus digunakan sebagai minyak pijat untuk memperbesar payudara

Sudah bukan rahasia lagi bahwa khasiat minyak bulus dikenal bukan hanya sekadar urusan minyak untuk memijat saja, tapi juga dapat membesarkan payudara dan organ reproduksi pria yaitu penis. Sayangnya, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan khasiat minyak bulus yang satu ini.

Sebelum membahas lebih jauh lagi tentang khasiat minyak bulus, pertama perlu dipahami bahwa minyak ini merupakan ekstrak dari hewan bulus. Disebut Amyda cartilaginea dalam bahasa Latin, bulus adalah jenis kura-kura berpunggung lunak dari suku Trionychidae.

Berbeda dengan kura-kura dengan tempurung keras, bulus memiliki punggung lunak yang terdiri dari tulang rawan. Bagian tulang rawan ini dilapisi kulit tebal dan juga licin.

Bulus banyak ditemukan di negara-negara Asia Tenggara. Di Indonesia, bulus banyak ditemukan di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Lombok, hingga Sulawesi. Mengingat popularitas minyak bulus cukup tinggi, ada satu fakta yang cukup menyedihkan: World Conversation Union menyatakan populasi bulus rentan punah.

Khasiat minyak bulus: mitos dan fakta

Tidak mudah mendapatkan minyak bulus. Prosesnya cukup panjang dan rumit. Sejak dulu, warga pedalaman telah banyak menggunakan minyak bulus dan mengolahnya dengan cara konvensional. 

Bayangkan saja: untuk mendapatkan minyak bulus, ekstrak minyak bulus harus dijemur selama satu bulan demi mendapatkan kualitas terbaik. Ada juga yang memasaknya hingga bagian minyaknya terpisah dan bisa diambil. 

Terlepas dari kontroversi seputar khasiat minyak bulus, penelitian juga mengakui bahwa minyak yang satu ini mengandung banyak manfaat. Kandungan utama minyak bulus adalah vitamin K, A, dan juga E. 

Kandungan vitamin di dalamnya membuat khasiat minyak bulus sangat erat kaitannya dengan urusan kulit. Beberapa di antaranya adalah:

  • Mengobati luka

Mengoleskan minyak bulus pada luka dipercaya dapat menyamarkan luka bahkan mengembalikan kondisi kulit seperti sediakala. Khasiat minyak bulus juga dipercaya dapat menyamarkan selulit atau stretchmarks.

  • Mengatasi jerawat

Bagi yang mengalami masalah dengan jerawat, bisa menjajal khasiat minyak bulus untuk menghilangkan jerawat. Mengoleskan minyak bulus dipercaya dapat menjaga kelembaban wajah dan jika dilakukan secara rutin, dapat menyamarkan jerawat.

  • Mengencangkan kulit

Kandungan vitamin E yang tinggi dalam minyak bulus membuatnya dapat mengencangkan kulit. Tak hanya kencang, kulit juga menjadi semakin bernutrisi jika rutin diolesi minyak bulus.

  • Mengobati eksim

Masalah kulit seperti eksim dan gatal-gatal bisa menjadi sangat mengganggu. Khasiat minyak bulus berikutnya diyakini dapat mengobati eksim berkat kandungan vitamin di dalamnya. Bagi yang menderita eksim, bisa dicoba mengobati dengan minyak bulus. Tapi, jangan lupa memastikan tidak ada reaksi alergi ya!

Khasiat minyak bulus lainnya yang masih menuai perdebatan – namun tidak sedikit juga yang memercayainya – adalah membesarkan penis dan payudara. Namun hingga kini, belum ada satupun penelitian ilmiah yang bisa jadi validasi untuk khasiat tersebut.

Bisa jadi memang rutin memijat payudara dengan minyak apapun – tidak hanya minyak bulus – bisa mengencangkan payudara karena melancarkan aliran darah ke jaringan di payudara. Bahkan minyak zaitun terbukti dapat mengencangkan dan membuat kulit semakin elastis.

Namun untuk khasiat minyak bulus spesifik untuk memperbesar payudara atau penis, lagi-lagi hal ini belum terbukti secara ilmiah. Belum ada uji klinis yang mendukung khasiat minyak bulus satu ini.

Tes alergi sebelum menggunakan minyak bulus

Satu hal yang juga tak kalah penting adalah sebelum menggunakan minyak bulus, pastikan tidak ada reaksi alergi pada kulit Anda. Untuk itu, Anda bisa mencoba dengan mengaplikasikan sedikit minyak bulus pada bagian kulit tertentu. 

Jika ada reaksi alergi, bisa saja yang terjadi justru berlawanan dengan yang diharapkan seperti ruam, gatal, kemerahan, atau bahkan masalah kulit lainnya. Bukannya mengatasi masalah kulit, yang terjadi justru menambah masalah. 

Pertimbangkan pula bahwa supply berbanding lurus dengan demand. Semakin tinggi permintaan akan minyak bulus, kemungkinan perburuan bulus untuk diambil minyaknya juga turut melejit.

Padahal tanpa kondisi itu saja, populasi bulus sudah berada di tingkat rentan punah. Alternatifnya, ada banyak pilihan minyak lain yang diolah dari tumbuhan dan telah terbukti secara ilmiah.

Catatan dari SehatQ

Minyak bulus diambil dari hewan bulus, sejenis kura-kura dengan punggung lunak. Minyak ini mengandung vitamin K, A, dan E yang bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat atau bekas luka.

Namun, penggunaan minyak bulus untuk memperbesar payudara maupun penis belum terbukti secara ilmiah. Sebenarnya, rutin memijat payudara dengan minyak apapun, tidak harus dengan minyak bulus, bisa melancarkan aliran darah sekaligus mengencangkan payudara.

Academia. https://www.academia.edu/31435797/Mengenal_Bulus_Dan_Cara_Mendapatkan_Minyak_Bulus_Asli_Jemur
Diakses 2 Oktober 2019

Animal Diversity. https://animaldiversity.org/accounts/Amyda_cartilaginea/
Diakses 2 Oktober 2019

Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/281221857_Asiatic_Soft-shell_Turtle_Amyda_cartilaginea_in_Indonesia_A_Review_of_its_Natural_History_and_Harvest
Diakses 2 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed