Jangan Sepelekan Khasiat Bumbu Dapur Lokal Bagi Kesehatan

Bumbu dapur seperti kunyit, cabai, dan jahe memiliki manfaat untuk kesehatan dari nutrisi yang terkandung
Kunyit, jahe, cabai tak hanya bermanfaat untuk menambah rasa sedap pada masakan, tetapi juga untuk kesehatan

Tidak nikmat rasanya apabila makanan yang dicicipi kurang berbumbu. Namun, siapa sangka kalau bumbu-bumbu dapur di rumah yang digunakan sebagai penambah cita rasa masakan dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan Anda.

Tidak perlu merogoh dompet dengan dalam untuk mendapatkan manfaat dari bumbu-bumbu dapur ini untuk kesehatan. Beberapa bumbu dapur tersebut mudah ditemukan di mana saja serta sering digunakan dalam berbagai masakan dengan harga yang relatif murah.

Apa saja bumbu-bumbu dapur yang bermanfaat bagi kesehatan?

Tidak perlu menggunakan bumbu dapur mancanegara, karena bumbu dapur lokal juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah bumbu dapur yang siap untuk memberikan cita rasa yang menggoyang lidah dan membantu menjaga kesehatan Anda:

1. Lada hitam

Bumbu dapur lada hitam biasanya digunakan sebagai tambahan terakhir pada masakan. Meskipun demikian, jangan sepelekan lada hitam, karena bumbu dapur ini kaya akan antioksidan yang menangkal radikal bebas dan memiliki kandungan antiradang.

Penambahan lada hitam pada masakan juga dipercaya dapat membantu penyerapan nutrisi-nutrisi yang penting, seperti selenium, kalsium, dan sebagainya.

2. Pala

Mirip dengan jahe, bumbu dapur khas Indonesia berupa pala mampu memberikan efek menghangatkan dan memiliki aroma khas yang kuat. Tidak hanya menghangatkan, ternyata pala juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Serupa dengan lada hitam, pala juga tinggi akan antioksidan dan mengandung antiradang. Selain itu, pala juga ditemukan memiliki kandungan antimikroba yang dapat melawan beberapa jenis bakteri.

Pala ditemukan mampu menanggulangi bakteri Streptococcus, Aggregatibacter actinomycetemcomitans, dan Porphyromonas gingivalis yang menjadi penyebab dari kerusakan gigi dan pembengkakan gusi.

Pala juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli yang bisa menimbulkan berbagai penyakit yang mematikan.

3. Serai

Serai atau sereh sudah umum diketahui tidak hanya berguna sebagai bumbu dapur, tetapi juga dapat berfungsi sebagai aromaterapi yang menenangkan. 

Selain aromanya yang harum dan menenangkan, serai mengandung antioksidan dan mampu menghambat pertumbuhan beberapa bakteri serta jamur. 

Serai memiliki khasiat untuk melancarkan menstruasi, meringankan rasa sakit dan bengkak, menurunkan demam, serta menjaga kadar gula darah dan kolesterol.

4. Kapulaga

Bumbu dapur kapulaga biasanya dapat ditemukan pada masakan seperti kari dan gulai dengan aroma yang cukup menyengat. Kapulaga berkhasiat untuk menanggulangi peradangan dan membantu mengatasi ketidaknyaman pada perut.

Selain itu, kapulaga juga tinggi akan mineral-mineral, seperti zinc, magnesium, dan sebagainya yang baik bagi tubuh.

5. Kunyit 

Bumbu dapur kunyit tidak hanya digunakan sebagai penambah cita rasa, tetapi juga sebagai pewarna alami warna kuning. Sama dengan bumbu dapur lainnya, kunyit juga kaya akan antioksidan.

Tidak hanya kaya antioksidan, kandungan curcumin dalam kunyit terbukti memiliki antiradang yang bahkan memiliki efektivitas yang sama dengan obat antiradang. Kandungan antiradang dalam kunyit terbukti mampu meringankan gejala arthritis.