Jangan Sepelekan Khasiat Bumbu Dapur Lokal Bagi Kesehatan

(0)
31 Jul 2019|Anita Djie
Bumbu dapur seperti kunyit, cabai, dan jahe memiliki manfaat untuk kesehatan dari nutrisi yang terkandungKunyit, jahe, cabai tak hanya bermanfaat untuk menambah rasa sedap pada masakan, tetapi juga untuk kesehatan
Tidak nikmat rasanya apabila makanan yang dicicipi kurang berbumbu. Namun, siapa sangka kalau bumbu-bumbu dapur di rumah yang digunakan sebagai penambah cita rasa masakan dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan Anda.Tidak perlu merogoh dompet dengan dalam untuk mendapatkan manfaat dari bumbu-bumbu dapur ini untuk kesehatan. Beberapa bumbu dapur tersebut mudah ditemukan di mana saja serta sering digunakan dalam berbagai masakan dengan harga yang relatif murah.

Apa saja bumbu-bumbu dapur yang bermanfaat bagi kesehatan?

Tidak perlu menggunakan bumbu dapur mancanegara, karena bumbu dapur lokal juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah bumbu dapur yang siap untuk memberikan cita rasa yang menggoyang lidah dan membantu menjaga kesehatan Anda:

1. Lada hitam

Bumbu dapur lada hitam biasanya digunakan sebagai tambahan terakhir pada masakan. Meskipun demikian, jangan sepelekan lada hitam, karena bumbu dapur ini kaya akan antioksidan yang menangkal radikal bebas dan memiliki kandungan antiradang.Penambahan lada hitam pada masakan juga dipercaya dapat membantu penyerapan nutrisi-nutrisi yang penting, seperti selenium, kalsium, dan sebagainya.
pala tinggi akan antioksidan dan mengandung antiradang

2. Pala

Mirip dengan jahe, bumbu dapur khas Indonesia berupa pala mampu memberikan efek menghangatkan dan memiliki aroma khas yang kuat. Tidak hanya menghangatkan, ternyata pala juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.Serupa dengan lada hitam, pala juga tinggi akan antioksidan dan mengandung antiradang. Selain itu, pala juga ditemukan memiliki kandungan antimikroba yang dapat melawan beberapa jenis bakteri.Pala ditemukan mampu menanggulangi bakteri Streptococcus, Aggregatibacter actinomycetemcomitans, dan Porphyromonas gingivalis yang menjadi penyebab dari kerusakan gigi dan pembengkakan gusi.Pala juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli yang bisa menimbulkan berbagai penyakit yang mematikan.

3. Serai

Serai atau sereh sudah umum diketahui tidak hanya berguna sebagai bumbu dapur, tetapi juga dapat berfungsi sebagai aromaterapi yang menenangkan. Selain aromanya yang harum dan menenangkan, serai mengandung antioksidan dan mampu menghambat pertumbuhan beberapa bakteri serta jamur. Serai memiliki khasiat untuk melancarkan menstruasi, meringankan rasa sakit dan bengkak, menurunkan demam, serta menjaga kadar gula darah dan kolesterol.
Kapulaga berkhasiat untuk menanggulangi peradangan dan membantu mengatasi ketidaknyaman pada perut

4. Kapulaga

Bumbu dapur kapulaga biasanya dapat ditemukan pada masakan seperti kari dan gulai dengan aroma yang cukup menyengat. Kapulaga berkhasiat untuk menanggulangi peradangan dan membantu mengatasi ketidaknyaman pada perut.Selain itu, kapulaga juga tinggi akan mineral-mineral, seperti zinc, magnesium, dan sebagainya yang baik bagi tubuh.

5. Kunyit 

Bumbu dapur kunyit tidak hanya digunakan sebagai penambah cita rasa, tetapi juga sebagai pewarna alami warna kuning. Sama dengan bumbu dapur lainnya, kunyit juga kaya akan antioksidan.Tidak hanya kaya antioksidan, kandungan curcumin dalam kunyit terbukti memiliki antiradang yang bahkan memiliki efektivitas yang sama dengan obat antiradang. Kandungan antiradang dalam kunyit terbukti mampu meringankan gejala arthritis.
Capsaicin dalam cabai mampu meningkatkan metabolisme dan membantu menjaga kesehatan pembuluh darah

6. Cabai

Orang Indonesia terkadang tidak bisa dipisahkan dengan sambal atau cabai yang memberikan rasa panas dan pedas pada masakan. Capsaicin dalam cabai merupakan senyawa dalam cabai yang membuat cabai terasa pedas.Senyawa ini pula yang mampu meningkatkan metabolisme dan membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Anda bisa mengonsumsi cabai dalam bentuk bubuk, dikeringkan, ataupun saat masih segar.

7. Jahe

Jahe selalu ampuh menjadi salah satu tanaman obat tradisional yang digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan ataupun masuk angin. Namun, tidak hanya itu, jahe dapat dijadikan obat antimual dan meringankan rasa sakit.Penggunaan jahe sebagai obat antimual tidak hanya bisa digunakan untuk mengatasi mual secara umum, tetapi juga bisa untuk mengobati mual semasa kehamilan, mual karena mabuk perjalanan, ataupun mual sehabis kemoterapi. 
Zat cinnamaldehyde dalam kayu manis berguna bagi kesehatan tubuh

8. Kayu manis

Saat memanggang kue, kayu manis adalah salah satu komponen yang dapat menambah aroma serta cita rasa dari kue yang diolah. Namun, jangan salah, rasa manis dari bumbu dapur ini dapat membantu untuk menurunkan kadar gula darah!Zat cinnamaldehyde yang terdapat dalam kayu manis berperan sebagai antimikroba dan antioksidan yang berguna bagi kesehatan tubuh. Perlu diketahui bahwa penggunaan kayu manis sebaiknya hanya 0,5 atau dua sendok teh saja per harinya.

9. Bawang putih

Bawang putih mungkin merupakan salah satu bumbu dapur yang selalu ada di berbagai masakan sehari-hari. Bawang putih juga sudah umum dikenal sebagai salah satu bumbu dapur yang memiliki manfaat kesehatan.Kandungan allicin dalam bawang putih adalah penyebab dari khasiat bawang putih bagi kesehatan. Bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol, serta mengatasi pilek.Tidak perlu repot-repot membeli suplemen, cukup dengan mencampurkan bumbu-bumbu dapur di atas, Anda sudah bisa mendapatkan berbagai manfaat untuk kesehatan Anda. 

Manjakan lidah dengan bumbu dapur yang menyehatkan

Saat menggunakan bumbu dapur, Anda tidak perlu selalu memakai bumbu dapur yang segar, Anda bisa menggunakan bumbu-bumbu dapur di atas dalam bentuk yang sudah dikeringkan.Sebaiknya hindari memasak dengan metode menggoreng dan memanggang karena metode memasak tersebut dapat menurunkan kadar antioksidan dalam bumbu dapur yang digunakan. Memasaklah dengan metode rebus dan menyemur yang dapat meningkatkan kandungan antioksidan dalam bumbu dapur.Meskipun demikian, Anda perlu berkonsultasi ke dokter jika Anda memutuskan untuk menggunakan bumbu-bumbu dapur di atas sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi penyakit yang dimiliki.
makanan sehatmenjaga kesehatanhidup sehat
Academics Journal. https://academicjournals.org/journal/AJBR/article-abstract/8D4DEA111465
Diakses pada 31 Juli 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/nutmeg-benefits
Diakses pada 31 Juli 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/10-healthy-herbs-and-spices#section1
Diakses pada 31 Juli 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/black-pepper-benefits
Diakses pada 31 Juli 2019
John Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/5-spices-with-healthy-benefits
Diakses pada 09 Agustus 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3434417/
Diakses pada 31 Juli 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22407780
Diakses pada 31 Juli 2019
WebMD. https://www.webmd.com/healthy-aging/over-50-nutrition-17/spices-and-herbs-health-benefits
Diakses pada 31 Juli 2019
WebMD.https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-719/lemongrass
Diakses pada 31 Juli 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait