5 Manfaat Bawang Dayak untuk Kesehatan yang Terbukti Oleh Penelitian


Sedikit berbeda dengan bawang merah biasa, bawang dayak jarang dipakai sebagai bumbu masak. Apa manfaat bawang dayak untuk kesehatan?

(0)
23 Oct 2019|Armita Rahardini
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bawang dayak berbentuk seperti bawang merahBawang dayang banyak digunakan sebagai obat tradisional
Bawang dayak, bawang sabrang, bawang hantu, adalah sebutan umum untuk umbi dengan nama latin Eleutherine palmifolia (L.)MerrManfaat bawang dayak yang sudah lama dipercaya oleh masyarakat lokal adalah sebagai obat tradisional untuk mengatasi sakit kulit, tekanan darah tinggi, kencing manis, hingga mencegah stroke.Namun, apakah khasiat bawang dayak tersebut sudah terbukti secara medis?

Manfaat bawang dayak menurut penelitian

Umbi ini sebetulnya berasal dari Amerika, tetapi banyak tumbuh di Kalimantan Tengah sehingga populer dengan nama bawang dayak.Apa sajakah khasiat bawang dayak sebagai obat herbal?

1. Antimikroba untuk kulit

Masyarakat lokal Kalimantan Tengah sering menggunakan bawang dayak sebagai obat bisulSebuah penelitian pun dilakukan untuk melihat aktivitas antimikroba dari umbi bawang dayak terhadap Staphylococcus  aureus dan Trichophyton rubrum. Keduanya merupakan mikroba kulit. Ekstrak etanol dalam bawang dayak dengan konsentrasi 1% ternyata memiliki potensi sama dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dengan tetrasiklin HCl konsentrasi 0,06%.Sementara itu, ekstrak etanol dengan konsentrasi 15% memiliki potensi yang serupa dengan ketokonazol 0,2 persen untuk menghambat Trichophyton rubrum.

2. Melawan penuaan dini

Satu penelitian in vitro menunjukkan adanya potensi antioksidan dalam umbi bawang dayak.Umbi ini mengandung flavonoid, fenolat, dan tanin, yang bisa mengikat radikal bebas perusak sel dan penyebab penuaan dini.Maka dari itu, para peneliti mencoba membuat sediaan krim antiaging dengan ekstrak etanol dari bawang dayak, dengan emulgator TEA emulgator dan asam stearat. Dari hasil percobaan ilmiah tersebut, ekstrak etanol bawang dayak ternyata dapat diformulasi menjadi krim antipenuaan dengan perbandingan konsentrasi 3% emulgator TEA dan 12% asam stearat.Krim antiaging yang mengandung khasiat bawang dayak juga memiliki potensi antioksidan tinggi. 

3. Penurun kadar kolesterol

Kadar kolesterol darah yang tinggi akan meningkatkan risiko penyakit jantung serta stroke. Sebuah penelitian untuk menguji klaim khasiat bawang dayak sebagai penurun kolesterol pun dilakukan.Percobaan baru diterapkan pada tikus jantan putih di laboratorium. Meski perlu penelitian lebih lanjut untuk menjadikan bawang dayak sebagai obat penurun kolesterol pada manusia, setidaknya sudah ada hasil menjanjikan pada tikus putih tersebut.Tikus yang diberi ekstrak umbi bawang dayak dengan dosis 200 mg per kilogram berat badan, mengalami penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL, sementara tidak terjadi penurunan kolesterol HDL.Menarik, bukan? 

4. Menurunkan gula darah diabetesi

Kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan fenolik dalam bawang dayak diduga berpotensi sebagai antidiabetes.Penelitian ini juga baru dilakukan di laboratorium terhadap tikus putih jantan yang mengalami obesitas dan mengidap diabetes tipe 2Hasil percobaan ilmiah menunjukkan bahwa pemberian ekstrak umbi bawang dayak dosis 500 mg per kilogram berat badan pada tikus, efektif dalam menurunkan kadar glukosa dalam darah tikus jantan pengidap diabetes.

5. Mengobati infeksi jamur di kulit

Sebuah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui khasiat bawang dayak dalam mengobati infeksi jamur seperti dermatofitosis yang disebabkan oleh jamur jenis Trichophyton mentagrophytesEkstrak umbi bawang dayak yang diuji ternyata memiliki aktivitas antijamur, yang mampu menghambat pertumbuhan Trichophyton mentagrophytes.

Catatan dari SehatQ

Bawang dayak sudah dijadikan sebagai obat tradisional secara turun-menurun oleh masyarakat. Oleh karena itu, beberapa penelitian di Indonesia mencoba membuktikan klaim tentang beragam khasiat bawang dayak.Hasil penelitian sampai saat ini cukup menegaskan potensi bawang dayak dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan.Meski demikian, hampir semuanya belum sampai pada tahap uji klinis terhadap manusia.Semua hasil penelitian yang ada saat ini masih butuh riset lebih lanjut dan lebih luas untuk memastikan manfaat bawang dayak sebagai obat herbal.Oleh sebab itu, Anda yang berniat menggunakan tanaman ini sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.Jangan asal percaya dengan klaim obat herbal dan langsung menggunakannya.Selalu cek apakah obat yang akan Anda konsumsi terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau tidak. Dengan begitu, efektivitas dan keamanannya akan lebih terjamin untuk kesehatan Anda.
diabetespenyakit jantunginfeksi jamurstroke
Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/320143667_KHASIAT_UMBI_BAWANG_DAYAK_Eleutherine_palmifolia_L_Merr_SEBAGAI_HERBAL_ANTIMIKROBA_KULIT
Diakses pada 23 Oktober 2019
Formulasi Krim Antioksidan Ekstrak Etanol Bawang Hutan (Eleutherine palmifolia L. Merr) Nela Sharon, Syariful Anam , Yuliet, Online Jurnal of Natural Science,Vol 2 (3) :111-122 ISSN: 2338-0950 Desember 2013 DOI: http://dx.doi.org/10.2012/
Diakses pada 23 Oktober 2019
AL-KAUNIYAH; Journal of Biology, 11(1), 2018, 33-40. http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/kauniyah
Diakses pada 23 Oktober 2019
Dewi, N. P., Allia, R., & Sabang, S. M. (2016). Uji Efektivitas Antidiabetes Eleutherine Bulbosa (MILL.) URB. terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus Obesitas. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 3(2), 51-63. https://doi.org/10.25026/mpc.v3i2.88
Diakses pada 23 Oktober 2019
Woris Christoper, Diana Natalia, Sari Rahmayanti Jurnal Kesehatan Andalas Vol.6 No 3 (2017) DOI: https://doi.org/10.25077/jka.v6.i3.p685-689.2017
Diakses pada 23 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait