Khasiat Akar Purwaceng, Tanaman Langka yang Tingkatkan Vitalitas Pria


Purwaceng kerap digunakan sebagai obat kuat tradisional, terutama bagian akarnya. Benarkah akar purwaceng dapat meningkatkan vitalitas pria? Selain itu, adakah manfaat lain dari tanaman ini?

(0)
25 Jun 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tanaman purwaceng, terutama akar purwaceng, dianggap dapat meningkatkan vitalitas priaTanaman purwaceng yang tumbuh subur di dataran tinggi
Bagi masyarakat yang tinggal di dataran tinggi, tanaman purwaceng bukanlah tumbuhan yang asing. Pada masyarakat di dataran tinggi Dieng, misalnya, purwaceng alias purwoceng ini dipercaya memiliki khasiat untuk menambah vitalitas pria. Benarkah demikian?Purwaceng (Pimpinella pruatjan Molk.) adalah tanaman semak yang tumbuh menutupi tanah dengan tinggi hanya sekitar 25 cm. Tanaman ini bisa dikenali lewat daunnya yang berbentuk jantung (heart) dengan tepi bergerigi, berujung tumpul, dan pangkal bertoreh.Tanaman semak ini juga memiliki buah yang berbentuk lonjong kecil berwarna hijau, dan biji berbentuk lonjong kecil berwarna coklat. Namun, yang paling dicari dari tanaman ini adalah bagian akarnya yang merupakan akar tunggang berwarna putih kotor.

Benarkah purwaceng dapat meningkatkan vitalitas pria?

Khasiat purwaceng atau purwoceng sebagai tanaman afrodisiak memang sudah menggema hingga seluruh penjuru Indonesia. Bahkan, khasiat ini mengundang banyak studi untuk meneliti kebenaran dari klaim purwaceng yang mendapat label sebagai Viagra tradisional atau Viagra Indonesia ini.Menurut buku Mitos Seputar Masalah Seksual dan Kesehatan Reproduksi, purwaceng memang diklaim dapat meningkatkan gairah seks. Tanaman ini juga bisa meningkatkan hormon testosteron dan meningkatkan jumlah spermatozoid sehingga bisa dijadikan sebagai obat kuat herbal.Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan Institut Pertanian Bogor juga membenarkan pernyataan ini. Pasalnya, akar purwaceng pada dasarnya memiliki sifat diuretika dan kerap digunakan sebagai afrosidiak yang dapat meningkatkan atau menambah stamina.Hal tersebut disebabkan oleh kandungan senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan lain-lain di dalam akar purwaceng itu sendiri. Senyawa-senyawa tersebut yang berkhasiat sebagai penguat tubuh serta memperlancar peredaran darah, termasuk ke area penis.Penelitian lain juga menyatakan efek peningkatan vitalitas pria ini juga disebabkan adanya kandungan stigmasterol di dalam akar purwaceng. Stigmasterol adalah komponen aktif pada tanaman yang juga banyak terdapat pada yeast dan fungi.Meskipun demikian, efek ini tidak bisa didapat hanya dengan sekali mengonsumsi atau mengoleskan minyak yang mengandung akar purwaceng. Cairan yang mengandung purwaceng harus diminum teratur selama 7-15 hari sebelum Anda merasakan khasiatnya secara nyata.

Manfaat purwaceng lainnya

Meski terkenal akan khasiat akarnya sebagai obat kuat, bukan berarti purwaceng hanya bisa dinikmati oleh pria. Pasalnya, tanaman yang tumbuh subur di Dieng (Jawa Tengah), Gunung Pangrango (Jawa Barat), dan Pegunungan Lyang serta Gunung Tengger (Jawa Timur) ini juga memiliki manfaat lain karena kandungan saponin, alkaloida, dan turunan sterol.Beberapa manfaat tanaman purwaceng untuk kesehatan manusia, antara lain:
  • Menghangatkan tubuh, saraf, dan otot
  • Menghilangkan masuk angin dan pegal linu
  • Melancarkan buang air kecil
  • Menghilangkan rasa sakit (analgesik)
  • Meredakan demam
  • Membasmi cacing di dalam tubuh
  • Menghilangkan bakteri merugikan di dalam tubuh
  • Melawan sel-sel kanker.
Agar Anda mendapatkan manfaat di atas, pastikan purwaceng yang Anda konsumsi adalah purwaceng asli. Purwaceng yang asli memiliki rasa khas, yaitu pedas, yang dihasilkan oleh akar dan bijinya.Meskipun demikian, manfaat purwaceng di atas masih perlu diteliti lebih lanjut, terutama ada atau tidaknya efek samping bagi kesehatan manusia secara menyeluruh. Oleh karena itu, Anda tetap disarankan untuk mengutamakan pergi ke dokter jika memiliki keluhan-keluhan seperti di atas.Anda juga sebaiknya tidak mengonsumsi purwaceng secara berlebihan karena tanaman tersebut kini berstatus sebagai tumbuhan langka. Menurut Konvensi Perdangan Internasional Tumbuhan dan Satwa Liar (CITES), eksploitasi dalam pemanfaatan tanaman purwaceng secara berlebihan tanpa dibarengi dengan usaha budidaya membuat purwaceng kini sulit ditemui di alam liar.
tanaman obat
Repository UMP. http://repository.ump.ac.id/5773/3/Tri%20Ayu%20Septiani_BAB%20II.pdf
Diakses pada 11 Juni 2020
Repository IPB. https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/36472/5/A10swa.pdf
Diakses pada 11 Juni 2020
Biofarmaka IPB. http://biofarmaka.ipb.ac.id/biofarmaka/2015/Artikel%20Nanotech%20Herbal%20-%20Purwaceng.pdf
Diakses pada 11 Juni 2020
Jurnal UGM. https://jurnal.ugm.ac.id/jtbb/article/view/38849/23413
Diakses pada 11 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait