logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Ketika Situasi Memicu Stres, Bagaimana Cara Beradaptasi yang Jitu?

open-summary

Perubahan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Untuk itu mengetahui cara beradaptasi menjadi kemampuan yang perlu dipelajari. Caranya bisa dimulai lewat melakukan positive self-talk hingga membuat rencana hidup yang baru.


close-summary

4.67

(6)

20 Feb 2021

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Stres akibat perubahan dapat membuat Anda merasa tertekan

Stres akibat perubahan dapat membuat Anda merasa tertekan

Table of Content

  • Cara beradaptasi di situasi pemicu stres
  • Catatan dari SehatQ

Hanya satu hal yang pasti dalam hidup ini, yaitu perubahan. Pada setiap perubahan, manusia perlu tahu cara beradaptasi. Utamanya, ketika situasi tidak sesuai ekspektasi dan rentan memicu stres. Di sinilah pentingnya positive self-talk dalam mengendalikan pikiran.

Advertisement

Bisa dibilang, kemampuan menyesuaikan diri dengan situasi adalah life skill yang krusial bagi setiap orang. Jika tidak, bisa saja stres mendominasi, menyebabkan kewalahan, dan berdampak negatif bagaikan efek domino.

Cara beradaptasi di situasi pemicu stres

Ada beberapa cara beradaptasi yang bisa membantu melegakan pikiran agar tidak kalah dengan pemicu stres. Beberapa teknik di bawah ini bisa dicoba, hanya saja apabila sudah terasa begitu kewalahan, pertolongan dari profesional bisa jadi lebih tepat sasaran.

Beberapa cara beradaptasi yang bisa dilakukan di antaranya:

1. Merespons dengan tepat

Tidak ada yang bisa mengendalikan apa yang terjadi atau apa yang dilakukan orang lain. Namun, Anda punya kuasa penuh dalam memberikan respons. Ketika berhadapan dengan situasi pemicu stres, tentukan sikap. Apakah ini menjadi sebuah tantangan atau ancaman?

Menurut penelitian, ketika melihat situasi sebagai tantangan, seorang individu bisa lebih memaksimalkan sumber daya yang dimilikinya. Sebaliknya apabila dianggap sebagai ancaman, tendensi merasa stres hingga burnout rentan terjadi.

Hal ini termasuk bagaimana mekanisme pertahanan saat berada di bawah situasi kurang mengenakkan. Perhatikan betul bagaimana pola pikir Anda. Fokuskan pada hal yang benar-benar krusial, jangan habiskan energi untuk hal sepele.

2. Positive self-talk

Coba biasakan diri melawan pemikiran negatif dengan positive self-talk. Gunakan bahasa dan pilihan kata optimistis di dalam kepala, serta fokus pada peluang-peluang yang mungkin ada.

Pelajari mana area spesifik tempat Anda bisa mengalihkan fokus dan mengubahnya sesuai kemampuan. Ini memang tidak mudah karena manusia punya tendensi fokus pada hal negatif ketimbang positif. Namun dengan sering berlatih, pasti akan jauh lebih mudah.

3. Ubah yang bisa diupayakan

Terkadang, ada aspek situasi yang bisa diubah meski hanya sedikit. Bukan berarti Anda harus mengubah seluruhnya layaknya superhero. Contohnya ketika berusaha menyukai pekerjaan, ketika mengundurkan diri bukan pilihan karena tuntutan finansial, sebenarnya ada yang bisa Anda lakukan.

Mulai dari menjalin relasi baik dengan rekan kerja, bersikap baik kepada orang lain, hingga sebisa mungkin membantu orang lain dan bukan berkompetisi.

Hal sederhana ini bisa membawa perubahan tanpa disadari. Lambat laun, perubahan ini akan mengalahkan pemicu stres di sekitar Anda.

4. Kurangi toleransi

Tanpa disadari, toleransi terhadap hal kecil yang salah bisa memicu stres meski ringan. Sedikit demi sedikit, perlahan menjadi bukit. Ini risiko yang menunggu pada akhirnya.

Oleh sebab itu, cobalah mengurangi toleransi pada hal yang salah agar pikiran bebas dari stres. Apabila harus toleransi, fokuskan pada hal-hal yang memang berada di luar kendali Anda.

5. Buat rencana hidup yang baru

Memang tak semudah kata-kata, namun cara beradaptasi di tengah situasi yang kurang mengenakkan adalah dengan membuat rencana hidup yang baru. Jadilah fleksibel. Merencanakan masa depan dapat mengurangi stres di masa kini.

Namun ingat, buat perencanaan sesuai dengan kapasitas dan prioritas diri. Siapa tahu, ini bisa menjadi sumber inspirasi. Meski demikian, tetap ingatkan diri bahwa mewujudkannya tak mungkin rampung dalam sekejap.

6. Cari cara bertahan

Setiap orang punya mekanisme bertahan masing-masing ketika menghadapi situasi yang memicu stres. Ada beberapa aktivitas yang dapat membantu mengacuhkan penyebab stres, mulai dari merawat diri sendiri, berolahraga, meditasi, dan banyak lagi.

Bahkan, cara beradaptasi dengan bersikap positif akan membuat hidup menjadi jauh lebih baik. Bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga bagi sekitar. Anda akan terkejut dengan bagaimana sikap positif membuat lingkungan tak segan memberikan dukungan ketika diperlukan.

7. Hindari konflik

Apabila ada hal yang paling dihindari saat berada di situasi pemicu stres, konflik berada di urutan teratas. Jangan menambah stres dengan terlibat dalam konflik dengan orang lain. Bukannya menyelesaikan masalah, ini sama saja dengan memperkeruhnya. Sudah calit, jangan palit.

Sebisa mungkin hindari bahkan hapuskan konflik dengan siapapun. Anda berada di situasi yang sangat tidak stabil. Hal yang Anda perlukan adalah ketangguhan. Jangan habiskan energi sia-sia dengan terlibat konflik dengan orang lain.

Beberapa cara di atas bisa dicoba sebagai cara beradaptasi saat situasi sedang tidak berpihak pada Anda. Namun, tetap yang terpenting adalah mengenali batasan diri.

Baca Juga

  • Kenali Cara Penggunaan Batu Apung untuk Mandi
  • Makanan untuk Penderita Stroke yang Boleh dan Tidak Dikonsumsi
  • Enzim Protease, Si Pemecah Protein yang Sangat Penting untuk Tubuh

Catatan dari SehatQ

Apabila sudah terasa begitu berat dan stres berlangsung kronis, jangan ragu meminta bantuan dari profesional.

Untuk berdiskusi lebih lanjut kapan seseorang perlu bantuan profesional berkaitan dengan stres, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

gangguan mentalkesehatan mentalpola hidup sehat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved