Ketela Pohon, Umbi-umbian dengan Manfaat Berlimpah yang Mudah Diolah

(0)
21 Sep 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ketela pohon memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuhKetela pohon atau singkong punya banyak manfaat untuk kesehatan
Ketela pohon (Manihot esculenta) atau dikenal juga dengan sebutan singkong merupakan makanan pokok bagi sebagian orang. Singkong adalah sayuran dari umbi akar yang kaya akan nutrisi dan mengandung pati atau zat tepung.Setelah dimasak, ketela pohon memiliki tekstur mirip seperti kentang. Selain dikonsumsi secara langsung, umbi-umbian juga merupakan bahan dasar tepung singkong yang juga dikenal sebagai tepung tapioka atau tepung kanji. Tepung tapioka dapat diolah kembali menjadi berbagai jenis makanan.

Kandungan gizi ketela pohon

Sebagai umbi-umbian yang dinobatkan sebagai makanan pokok, ketela pohon memiliki kandungan gizi yang memadai. Secangkir (103 gram) singkong mentah mengandung sejumlah nutrisi berikut ini:
  • 39 gram karbohidrat
  • 165 kalori
  • 0,3 gram lemak
  • 14,4 miligram natrium
  • 1,9 gram serat
  • 1,8 gram gula
  • 1,4 gram protein.
Jika dibandingkan dengan gandum, ketela pohon memiliki kandungan serat 16 kali lebih banyak dan kadar gulanya lebih rendah.Oleh karena itu, umbi-umbian ini punya indeks glikemik lebih rendah dan lebih baik dalam mengontrol gula darah. Indeks glikemik adalah acuan untuk mengetahui seberapa cepat makanan dapat meningkatkan kadar gula darah setelah di konsumsi.Selain itu, ketela pohon juga tinggi kalium dan vitamin C. Makanan ini juga mengandung vitamin A, vitamin B (kecuali B12), zat besi, magnesium, selenium, dan kalsium.Walaupun kandungan gizi ketela pohon dapat turun saat dimasak, sebaiknya hindari mengonsumsi umbi-umbian ini dalam kondisi mentah. Pasalnya, ketela pohon mentah dapat menyebabkan keracunan karena kandungan bahan kimia berbahaya yang bernama glikosida sianogenik.Zat ini dapat menghasilkan sianida di dalam tubuh pada saat dikonsumsi. Selain itu, ketela pohon juga dapat menyerap zat berbahaya yang ada di sekitar tanah tempatnya tumbuh, seperti arsenik dan kadmium.Tidak hanya itu, ketela pohon memiliki zat anti nutrisi, yakni zat yang dapat mengganggu fungsi pencernaan atau penyerapan nutrisi lain. Zat anti nutrisi tersebut, di antaranya:
  • Saponin, yang mengganggu penyerapan beberapa vitamin dan mineral
  • Fitat, yang dapat mengganggu penyerapan magnesium, kalsium, zat besi, dan seng
  • Tanin, yang dapat mengurangi daya cerna protein dan mengganggu penyerapan zat besi, seng, tembaga, dan tiamin.

Manfaat ketela pohon

Selain mengenyangkan dan dapat diolah menjadi beragam jenis masakan, berikut ini adalah manfaat ketela pohon bagi kesehatan.

1. Menurunkan risiko berbagai penyakit berbahaya

Konsumsi ketela pohon secara rutin dapat membantu Anda mengontrol berbagai faktor penyebab risiko berbagai penyakit berbahaya, seperti:Indeks glikemik singkong juga lebih rendah jika dibandingkan dengan makanan pokok dari serealia, seperti beras atau gandum, sehingga makanan ini cocok untuk dikonsumsi secara rutin.

2. Mencegah malnutrisi

Ketela pohon termasuk tumbuhan yang mudah tumbuh dan memiliki ketahanan terhadap kekeringan dan hama.Saat tanaman lain mengalami kelangkaan, ketela pohon yang menyimpan cadangan makanan di dalam tanah, masih bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.

3. Mengurangi tekanan darah

Kandungan kalium yang tinggi pada singkong dapat memenuhi 16-21 persen dari rekomendasi harian orang dewasa.Kalium bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan membantu menyeimbangkan asupan natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah. Sehingga, konsumsi ketela pohon baik untuk mengontrol tekanan darah bagi penderita darah tinggi.

4. Mengontrol berat badan seimbang

Serat dan pati pada ketela pohon bermanfaat untuk menjaga kesehatan bakeri usus sehingga pencernaan dapat berfungsi dengan baik dan lancar.Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa serat umbi-umbian, termasuk ketela pohon, dapat meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi keinginan untuk konsumsi makanan asin, manis, serta tinggi lemak.

5. Mempercepat penyembuhan luka

Vitamin C pada ketela pohon dapat membantu produksi kolagen, yaitu komponen yang berperan dalam membangun dan menjaga kesehatan jaringan kulit. Dengan asupan vitamin C yang cukup, membuat tubuh mampu memperbaiki dirinya sendiri dan mempercepat penyembuhan luka.Mengingat konsumsi ketela pohon mentah dapat berbahaya, maka sebaiknya pastikan untuk memasak singkong dengan benar hingga matang. Pada umumnya, singkong aman dikonsumsi dalam keadaan matang dan dengan jumlah secukupnya.
makanan sehatserat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/cassava
Diakses 8 September 2020
Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/cassava-nutrition-facts-calories-carbs-and-health-benefits-4177847
Diakses 8 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait