10 Penyakit Kulit yang Jadi Penyebab Kulit Bersisik


Kulit bersisik adalah masalah kulit yang dapat mengganggu penampilan karena terkadang disertai rasa gatal dan tidak nyaman. Kondisi ini dapat disebabkan oleh faktor usia hingga penggunaan produk perawatan kulit. Pada sebagian orang, kulit kering bersisik bisa karena penyakit kulit tertentu.

0,0
Penyebab kulit kering bersisik salah satunya adalah eksimRasa gatal yang muncul akibat kulit kering bersisik tentu membuat Anda tidak nyaman
Kulit bersisik adalah salah satu masalah kulit yang dapat mengganggu penampilan karena terkadang disertai rasa gatal dan tidak nyaman. Bagaimana tidak? Kulit bersisik dapat terjadi ketika lapisan kulit paling luar terkelupas. Kulit menghasilkan sekitar 30.000 hingga 40.000 sel-sel kulit mati setiap harinya. Sel-sel kulit mati tersebut, kemudian dibuang dan digantikan oleh sel-sel kulit yang baru.Pada kulit yang sehat, proses pergantian sel-sel kulit mati seharusnya tidak terasa dan tidak terlihat. Sayangnya, pada sebagian orang, proses ini kerap tampak sebagai kulit bersisik. 

Apa penyebab kulit bersisik?

Penyebab kulit bersisik atau terkelupasnya lapisan kulit mati adalah akibat rusaknya lapisan luar kulit, yang mengandung campuran sel-sel kulit mati dan minyak alami untuk membantu menahan air. Jika lapisan tersebut rusak dan uap air keluar, maka proses regenerasi sel kulit menjadi terhenti atau tidak terjadi seharusnya sehingga kulit mengelupas dan bersisik.Selain itu, kulit kering bersisik dapat disebabkan oleh faktor usia, paparan sinar matahari, paparan produk mengandung bahan kimia keras, penggunaan obat jerawat, cuaca terlalu panas atau dingin, hingga kurang minum air putih. Sebagian orang juga mungkin mengidap kondisi kesehatan tertentu yang juga memicu kondisi kulit kering dan bersisik disertai gatal dan mengelupas, seperti:

1. Eksim (dermatitis atopik)

Kulit bersisik dan gatal bisa jadi gejala eksim
Eksim bisa muncul akibat reaksi alergi atau iritasi kulit
Salah satu penyebab kulit bersisik dapat dipicu oleh kondisi eksim atau dermatitis atopikBayi dan anak-anak biasanya mengalami eksim di bagian dagu dan pipi mereka, tetapi kulit bersisik dapat muncul di area tubuh mana saja.Kulit bersisik karena penyakit ini biasanya timbul di leher, dada, lipatan kulit, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan.Eksim tangan dapat menyebabkan kulit di telapak tangan dan jari-jari Anda menjadi kering, tebal, pecah-pecah, memerah, bengkak, dan gatal. Bahkan, kulit bisa terasa terbakar dan bahkan berdarah.Pada dasarnya, penyebab dermatitis atopik belum dapat diketahui secara pasti. Gejalanya bisa muncul akibat reaksi alergi atau iritasi kulit terhadap zat-zat tertentu, misalnya dari parfum, sabun mandi, produk perawatan kulit dan kosmetik, klorin, asap rokok, maupun bahan pakaian (wol). 

2. Psoriasis

Psoriasis, terutama tipe psoriasis plak, akan menimbulkan gejala berupa kemunculan area kemerahan pada kulit yang dipenuhi sisik. Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang terjadi akibat sel kulit baru tumbuh lebih cepat dari biasanya, tetapi sel kulit tua gagal terkelupas dengan benar. Sel-sel kulit baru dan tua ini menyebabkan bercak tebal, gatal, dan luka pada kulit sehingga menimbulkan ruam memerah, menebal, dan terkelupas.Biasanya, penyakit kulit kering dan bersisik ini timbul di tangan dan kaki, siku dan lutut, serta kulit kepala. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kuku Anda berlubang, hancur, atau rontok.Umumnya, psoriasis disebabkan oleh faktor keturunan dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, tidak ada pengobatan khusus yang bisa menyembuhkannya. Penanganan dari dokter biasanya hanya diberikan untuk mengurangi gejala dan keluhan yang dirasakan oleh penderita.

3. Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik adalah penyebab kulit bersisik
Dermatitis seboroik memunculkan serpihan putih berupa ketombe
Penyebab kulit bersisik mengelupas pada kulit kepala bisa karena kondisi dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik merupakan penyebab kulit kepala kering dan bersisik, sehingga memunculkan serpihan putih berupa ketombe.Jika Anda memiliki dermatitis seboroik, kulit kepala dan kulit di sekitarnya akan terasa berminyak dan terdapat sisik berkerak kuning atau putih.Anda bahkan dapat menemukan serpihannya di bagian alis Anda. Jenis ketombe ini juga dapat mempengaruhi kulit di belakang telinga dan sisi hidung Anda.

4. Ichthyosis vulgaris

Ichthyosis vulgaris adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh faktor keturunan dan kerap muncul sejak masa kanak-kanak. Penyakit ini memicu sel-sel kulit mati menumpuk di permukaan kulit berupa serpihan berwarna putih atau abu-abu, serta menimbulkan penampakan kulit kering bersisik yang sangat tebal. Beberapa jenis penyakit, seperti gagal ginjal, sejumlah kanker, dan penyakit HIV, dapat memicu kondisi ini.Jumlah penderita penyakit kulit bersisik putih ini cukup banyak, tetapi umumnya tidak parah. Oleh sebab itu, penderita biasanya tidak terganggu selama kelembapan kulit mereka tetap terjaga dengan baik. 

5. Actinic keratosis

Actinic keratosis jadi penyebab kulit bersisik
Actinic keratosis ditandai dengan adanya perubahan warna kulit
Penyakit kulit bersisik dan mengelupas yang muncul dan pergi bisa jadi merupakan kondisi actinic keratosisActinic keratosis akan muncul apabila terlalu banyak beraktivitas di bawah sinar matahari tanpa menggunakan perlindungan, seperti tabir surya atau pakaian lengan panjang dan topi, serta kerap menggelapkan warna kulit. Kondisi ini ditandai dengan adanya penebalan, pengelupasan, dan perubahan warna pada kulit. Terkadang area kulit juga terasa kasar, bahkan nyeri saat disentuh, padahal tampak normal dilihat kasat mata.Actinic keratosis disebut juga dengan kondisi prakanker. Jika dibiarkan terus-menerus tanpa pengobatan, penyakit kulit bersisik mengelupas ini dapat berubah menjadi kanker kulit karsinoma sel skuamosa

6. Lichen planus

Lichen planus juga menjadi penyebab kulit bersisik dan kering. Kondisi ini diawali dengan munculnya benjolan mengilap berwarna ungu kemerahan. Semakin banyak benjolan tumbuh, akan terbentuk gumpalan tebal kulit kasar dan bersisik. Umumnya, penyakit kulit ini akan menyerang area pergelangan tangan, kaki, tulang kering, punggung bawah, hingga alat kelamin. Terkadang, gejala lichen planus dapat membuat kulit melepuh dan terasa gatal. Orang lanjut usia kemungkinan besar berisiko mengalami lichen planus. Penyebabnya sendiri belum dapat diketahui dengan pasti. Kemungkinan besar, gangguan sistem kekebalan tubuh menjadi pemicunya.

7. Athlete’s foot 

Kulit bersisik dan gatal bisa jadi karena infeksi jamur
Infeksi jamur bisa menyebabkan kulit kering dan bersisik
Tahukah Anda kalau penyakit kulit kering bersisik bisa disebabkan oleh athlete’s foot atau tinea pedis? Athlete’s foot atau tinea pedis adalah infeksi jamur yang biasanya menyerang jari kaki. Infeksi jamur ini bisa membuat kulit kering dan bersisik, gatal, kemerahan, pecah-pecah, atau melepuh. Meski umumnya tidak berbahaya, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan demikian, kondisi ini tidak menyebar ke bagian tubuh lain, atau menular ke orang lain. 

8. Pityriasis rosea

Pityriasis rosea adalah penyebab kulit bersisik lainnya. Pityriasis rosea adalah bercak ruam berwarna merah mudah atau kecokelatan dengan bentuk bulat atau oval yang biasanya muncul pertama kali pada dada, perut, atau punggung. Setelah 1-2 minggu, sekelompok kulit kering bersisik akan muncul kemudian. Kondisi ini umum dialami oleh perempuan dengan rentang usia 10-35 tahun, tetapi jarang dialami oleh wanita hamil.Dokter mencurigai infeksi virus, seperti virus herpes, menyebabkan kulit kering bersisik. Pityriasis rosea juga kerap disertai dengan rasa lelah dan sakit kepala. Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter bila mencurigai kulit kering bersisik disebabkan oleh pityriasis rosea.  

9. Dermatomiositis

Dermatomiositis adalah penyakit langka yang menyebabkan peradangan pada otot dan kulit. Penyakit ini ditandai dengan ruam kulit bersisik berwarna ungu yang biasanya muncul pada bagian kelopak mata, hidung, pipi, siku, lutut, buku-buku jari, dada bagian atas, hingga punggung. Meski dapat dialami oleh siapa saja, perempuan kemungkinan besar berisiko mengalami penyebab kulit bersisik ini.

10. Dermatitis popok

Ruam popok menyebabkan kulit bersisik
Ruam pokok membuat kulit kemerahan dan iritasi pada kulit bayi
Tak hanya orang dewasa, penyebab kulit bersisik juga dapat dialami oleh bayi. Kulit merah, iritasi, atau bersisik pada pantat bayi Anda kemungkinan disebabkan oleh dermatitis popok, yang juga dikenal sebagai ruam popok.Kondisi umum ini biasanya terlihat pada bayi berusia 9 hingga 12 bulan. Ruam popok muncul di sekitar lipatan paha dan alat kelamin, yang umumnya merupakan tempat tertutup oleh popok.Ruam popok adalah jenis kulit kering bersisik yang disebabkan oleh alergi atau kulit yang teriritasi. Ruam popok tidak memerlukan perawatan ekstra, tetapi jika ruam popok bayi Anda tidak kunjung hilang, temui dokter untuk mencari tahu penyebab dan perawatan terbaiknya.

Siapa yang paling berisiko memiliki kulit kering bersisik?

Menurut American Academy of Dermatology Association, beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kulit kering bersisik, seperti:
  • Usia di atas 40 tahun atau lebih.
  • Orang berwarna kulit hitam, cokelat, dan putih.
  • Orang yang mengonsumsi obat-obatan.
  • Orang dengan pekerjaan yang sering membuat tubuh basah.
  • Orang yang sering terpapar temperatur rendah di lingkungannya.
  • Orang dengan defisiensi mineral dan vitamin.
  • Perokok.
  • Orang dengan penyakit kulit bawaan.
  • Kondisi gatal pada kulit.
  • Orang dengan penyakit diabetes, tiroid, atau penyakit ginjal.
  • Orang yang menjalani dialisis.
  • Orang yang menjalani pengobatan kanker.
  • Pengidap anoreksia.
  • Pengidap HIV.

Bagaimana cara mengatasi kulit kering dan bersisik?

Pada dasarnya, cara mengatasi kulit kering dan bersisik yang tepat harus disesuaikan dengan penyebabnya. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Namun, kondisi kulit kering bersisik yang tidak parah umumnya dapat diatasi sendiri dengan langkah-langkah berikut:

1. Oleskan pelembap

Oleskan pelembap pada area penyakit kulit kering dan bersisik
Gunakan pelembap untuk melembapkan kulit yang kering dan bersisik
Penyakit kulit kering bersisik yang tergolong ringan dapat diatasi dengan mengoleskan pelembap.Pelembap dapat membantu lapisan kulit terluar untuk menahan cairan sehingga mencegah kulit kering. Pilihlah krim atau lotion pelembap dengan kandungan alpha hydroxy acid dan beta hydroxy acid (AHA/BHA) yang bisa membantu pengelupasan dan pembuangan sel-sel kulit mati, serta menghindari penampakan kulit mengelupas dan bersisik. Anda juga bisa memilih pelembap dari bahan yang lebih alami. Misalnya, shea butter, minyak zaitun, atau minyak dari buah alpukat sebagai pelembap kulit. 

2. Pilih sabun mandi yang tepat

Penderita kulit bersisik dan gatal sebaiknya memilih sabun dengan kandungan bahan kimia yang ringan dan lembut. Tidak lupa juga, pilihan kandungan bahan-bahan pelembap agar tidak menyebabkan iritasi kulit, sekaligus membantu melapisi kulit dengan zat yang dapat mempertahankan kelembapan kulit. Sebagai contoh, Anda bisa memilih sabun yang mengandung bahan, seperti hyaluronic acid atau gliserinSelain itu, kurangi kebiasaan mandi dengan air panas karena dapat membuat kulit menjadi lebih kering. 

3. Lakukan eksfoliasi

Eksfoliasi atau scrub juga dapat menjadi cara mengatasi kulit kering dan bersisik. Eksfoliasi dapat membantu meluruhkan sel-sel kulit mati yang menumpuk dan menyebabkan kulit kering dan bersisik. Sama seperti sabun, pilihlah produk scrub dengan kandungan kimia yang ringan. Anda juga sebaiknya tidak menggosok kulit terlalu keras karena aktivitas ini justru bisa menyebabkan iritasi. Selain menghilangkan sel-sel kulit mati, proses eksfoliasi bisa pula membantu dalam memperbaiki aliran darah. Dengan ini, tekstur kulit akan tampak lebih halus dan lebih cerah. 

4. Minum air putih yang cukup

Minum air putih yang cukup agar kulit sehat
Minum 8 gelas air putih tiap hari agar kulit lembap
Memiliki kulit kering dan bersisik perlu diiringi dengan pemenuhan kebutuhan cairan tubuh dengan benar.Minum air putih yang cukup dapat membantu kulit Anda terhidrasi sehingga menjadi lebih lembap. Alangkah baiknya, Anda dapat minum sekitar 8 gelas air putih setiap harinya.

5. Pakai obat alergi

Jika kulit bersisik dan gatal disebabkan oleh reaksi alergi, Anda dapat menggunakan obat antihistamin tanpa resep dokter, seperti cetirizineJika rasa gatal yang timbul cukup parah, Anda dapat menggunakan diphenhydramine.

6. Gunakan krim antigatal

Anda juga dapat menggunakan krim tanpa resep dokter yang mengandung 1% hidrokortison untuk meredakan kulit mengelupas dan bersisik yang disertai gatal. 

7. Gunakan humidifier atau pelembap udara

Penggunaan humidifier atau pelembap udara dapat menjadi cara mengatasi penyebab kulit kering dan bersisik.Humidifier bekerja dengan cara membantu melembapkan udara di dalam ruangan. Penggunaannya dapat membuat kelembapan kulit terjaga sehingga terasa lebih lembap. 

Catatan dari SehatQ

Masalah kulit mengelupas dan bersisik dapat mengganggu penampilan karena membuat Anda merasa tidak nyaman. Maka dari itu, penting mengetahui penyebab kulit bersisik putih dan cara mengatasinya dengan tepat agar kondisi ini dapat segera tertangani. Tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat seusai penyebab kulit bersisik putih yang Anda alami. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Pastikan unduh aplikasinya melalui App Store dan Google Play.
psoriasisdermatitisdermatitis kontakeksimpenyakit kulitkulit keringmasalah kulit
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/scaly-skin#1
Diakses pada Februari 2019
Health. https://www.health.com/psoriasis/get-rid-scaly-skin-causes
Diakses pada Februari 2019
MD Health. https://www.md-health.com/Scaly-Skin.html
Diakses pada 28 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/scaling-skin
Diakses pada 28 Juli 2021
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/182730-remedies-for-dry-scaly-skin/
Diakses pada 28 Juli 2021
American Academy of Dermatology Association. https://www.aad.org/public/diseases/a-z/dry-skin-causes
Diakses pada 28 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait