Ketahui Efek Samping Kunyit Sebelum Mulai Mengonsumsinya

(0)
03 Sep 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Efek samping kunyit meliputi masalah pencernaan hingga kulitKunyit memiliki beberapa efek samping yang perlu diwaspadai
Kunyit banyak dikenal sebagai tanaman herbal. Tanaman ini memiliki sekitar 300 kandungan berbagai senyawa alami. Bahan aktif dominan pada kunyit adalah senyawa kurkumin yang dianggap memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Maka tidak mengherankan jika kunyit banyak dikonsumsi sebagai jamu dan suplemen kesehatan.Meski demikian, ada efek samping kunyit bagi kesehatan yang tidak boleh diremehkan. Efek samping ini dapat dirasakan pada saat kunyit dikonsumsi secara oral ataupun diaplikasikan topikal pada kulit.

Efek samping kunyit bagi kesehatan

Secara umum, penggunaan kunyit dan senyawa kurkumin dapat ditoleransi dengan baik tanpa efek samping yang berat. Namun, beberapa efek samping bisa terjadi jika tubuh Anda tidak bisa menoleransi senyawa kurkumin di dalamnya atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

1. Gangguan pencernaan

Kebanyakan efek samping kunyit yang berhasil diamati dalam beberapa studi klinis umumnya berkaitan dengan gangguan pencernaan atau gastrointestinal. Bentuk-bentuk gangguan tersebut dapat berupa:
  • Sembelit
  • Mual
  • Muntah
  • Kembung
  • Diare
  • Sakit perut
  • Dispepsia
  • GERD
  • Tinja berwarna kuning.
Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki penyakit yang berhubungan dengan pencernaan, sebaiknya Anda berhati-hati sebelum menggunakan kunyit.

2. Gangguan hati dan empedu

Kunyit dan senyawa kurkumin memiliki kemampuan untuk meningkatkan sekresi empedu. Hal ini bisa merugikan kesehatan bagi Anda yang memiliki gangguan empedu, seperti:
  • Penyumbatan saluran empedu
  • Penyakit hati (liver)
  • Batu empedu
  • Kolangitis (radang saluran empedu),
  • Jenis penyakit hati dan empedu lainnya.

3. Risiko gangguan kardiovaskuler

Terdapat beberapa laporan kasus efek samping kunyit yang berkaitan dengan gangguan pembuluh darah dan jantung. Berikut adalah beberapa di antaranya:
  • Blok atrioventikular

Sebuah laporan mengungkapkan bahwa seorang pasien mengalami blok atrioventikular yang dikaitkan dengan produk kunyit. Selama satu bulan, pasien tersebut telah mengonsumsi produk berisi kandungan multibahan berdosis tinggi (1500-2250 mg) dua kali sehari, di mana di dalamnya terdapat kandungan kunyit.Irama jantung kembali normal setelah menghentikan konsumsi produk selama tiga hari.  Namun, kondisi efek samping tersebut kembali dirasakan setelah pasien mencoba mengonsumsi produk yang sama sekali lagi.Setelah menghentikan konsumsi produk sama sekali, kondisi tersebut tidak terjadi lagi dalam 6 bulan berikutnya. Namun, karena produk yang dikonsumsi terdiri dari campuran berbagai bahan, maka tidak dapat dipastikan bahwa efek samping kunyit atau bahan lainnya yang merupakan penyebab terjadinya blok atrioventikular.
  • Gangguan pembekuan darah

Kunyit memiliki efek antiplatelet, yakni dapat mengencerkan darah dan menghambat faktor pembekuan darah. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak mengonsumsi kunyit setidaknya 2 minggu sebelum menjalani prosedur bedah selektif atau saat mengonsumsi obat antiplatelet.

4. Alergi kulit

Efek samping kunyit berupa noda kuning yang membekas di kulit setelah pemakaian bukanlah hal yang mengkhawatirkan. Namun bukan hanya itu, kunyit juga dapat menyebabkan reaksi alergi kulit, seperti:Segera kunjungi dokter apabila kulit Anda mengalami iritasi, kemerahan, dan membengkak saat menggunakan kunyit.Tidak hanya konsumsi secara langsung atau dalam bentuk topikal (oles), konsumsi kunyit dalam bentuk suplemen juga perlu diperhatikan. Sebelum mengonsumsi suplemen mengandung kunyit, sebaiknya perhatikan dosis yang dianjurkan.Pilih suplemen dari produsen terkemuka dengan keamanan yang terjamin. Selain itu, kunyit juga dapat memiliki reaksi pada kandungan obat medis dalam kelompok:
  • obat antiplatelet atau antikoagulan
  • obat antidiabetes
  • obat antikanker dan kemoterapi
  • obat imunosuppresan
Studi lain juga menunjukkan bahwa kunyit dapat memengaruhi metabolisme beberapa enzim. Namun temuan tersebut masih terbatas pada hasil penelitian terhadap hewan uji.Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan penggunaan kunyit apabila Anda memiliki riwayat penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan supaya efek samping kunyit dapat dihindari.
herbaltanaman obat
Livescience. https://www.livescience.com/41760-turmeric-supplement-facts.html#:~:text=Turmeric%20contains%20more%20than%20300,touted%20health%20effects%20is%20curcumin.
Diakses 22 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/turmeric-for-skin
Diakses 22 Agustus 2020
Specialist Pharmacy Service United Kingdom. https://www.sps.nhs.uk/articles/turmeric-potential-adverse-effects-and-interactions/#:~:text=Turmeric%20and%20curcumin%20seem%20to,yellow%20stool%20and%20stomach%20ache.
Diakses 22 Agustus 2020
Specialist Pharmacy Service United Kingdom. https://www.sps.nhs.uk/wp-content/uploads/2018/12/UKMI_QA_Turmeric-AEandDI.docx
Diakses 22 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait