Memiliki satu pasangan seksual merupakan salah satu cara menjaga kesehatan penis
Menjaga kesehatan penis akan menghindarkan Anda dari beragam gangguan kesehatan.

Membicarakan kesehatan penis tidak hanya melulu soal ereksi, ejakulasi dini, maupun fungsinya sebagai alat reproduksi. Lebih dari itu, kesehatan penis Anda bisa memengaruhi aspek lain dalam hidup. Misalnya, tingkat stres, kepercayaan diri, hingga keharmonisan rumah tangga.

Seperti apa penis yang dianggap sehat?

Setidaknya terdapat tiga poin yang menandakan bahwa penis Anda dalam keadaan sehat, yakni:

  • Kemampuan penis untuk mengeluarkan urin (buang air kecil) dengan nyaman dan khususnya tanpa rasa sakit.
  • Kemampuan penis untuk ereksi. Tidak hanya sesaat, tetapi mempertahankan kondisi ereksi untuk beberapa waktu.
  • Tingkat kesuburan yang normal.

Jika Anda tidak merasakan salah satu dari tiga kondisi di atas, segera konsultasikan dengan dokter kepercayaan Anda untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Begini Cara Menjaga Kesehatan Penis

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan penis. Berikut beberapa rekomendasi yang bisa Anda jalankan:

1. Menghindari seks bebas

Cara utama dalam menjaga kesehatan penis ialah dengan tidak melakukan seks bebas. Setialah terhadap pasangan Anda, yang sudah terbukti tidak memiliki penyakit kelamin apapun.

2. Tidak merokok

Di iklan rokok maupun pada bungkusnya, diungkapkan bahwa merokok bisa menyebabkan impotensi. Berdasarkan sebuah studi, merokok terbukti menyebabkan gangguan kesehatan penis, yakni disfungsi ereksi. Aktivitas ini juga bisa menyebabkan gangguan reproduksi, salah satunya membuat Anda mandul.

3. Olahraga teratur

Menurut sebuah penelitan yang diadakan pada 2015, olahraga ringan dan teratur bisa menurunkan potensi disfungsi ereksi. Jenis olahraga yang Anda pilih pun tidak perlu yang rumit.

Anda juga tidak perlu repot-repot pergi ke gym. Berjalan kaki dengan cepat sejauh beberapa kilometer per hari pun sudah dianggap cukup untuk menjaga kesehatan penis Anda sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya disfungsi ereksi.

4. Konsumsi makanan penuh nutrisi

Dalam studi tertentu, ditemukan bahwa pria yang gemar mengonsumsi makanan yang mengandung flavonoid bisa terhindari dari disfungsi ereksi di masa tuanya. Flavonoid merupakan kelompok senyawa fitokimia yang banyak ditemukan pada sayur maupun buah.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang mampu meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. Mulai dari bayam, alpukat, hingga makanan pedas yang mengandung capsaicin.

5. Menjaga kebersihan

Membersihkan area penis direkomendasikan untuk dilakukan setidaknya setiap kali Anda mandi. Saat itu, Anda juga bisa sekalian mengecek kondisi penis Anda dan mewaspadai tanda-tanda tertentu dari penyakit menular seksual. Mulai dari bintil atau kutil, luka melepuh, hingga keluarnya cairan dari kepala penis yang bukan merupakan urin atau air mani.

Kesehatan penis yang tak terjaga sebabkan banyak gangguan

Kondisi kebersihan penis yang buruk dapat memunculkan berbagai macam gangguan, misalnya penumpukan smegma. Smegma adalah cairan kental yang berminyak, berbau tidak sedap, dan bisa menyebabkan iritasi. Umumnya, smegma akan menumpuk di bawah kulup. 

Ketika smegma makin banyak, kulit bagian ujung penis akan mengalami peradangan. Kondisi ini ditandai dengan munculnya warna kemerahan dan bahkan bengkak pada ujung penis, yang juga dinamakan balanitis. Akibatnya, Anda akan merasa sakit ketika buang air kecil.

Sebagai pertolongan pertama di rumah, penderita balanitis harus membersihkan kepala penis secara rutin dengan air hangat. Jangan gunakan sabun, sampo, atau cairan lain yang bisa memicu iritasi. Jangan lupa juga untuk selalu menyeka penis setelah buang air kecil agar tidak lembap.

Untuk mengobati balanitis, dibutuhkan bantuan dari dokter. Dokter biasanya hanya akan meresepkan salep untuk dioleskan ke daerah yang mengalami peradangan. Namun jika gejala tidak membaik dalam kurun seminggu setelah pengobatan, Anda harus kembali memeriksakan kondisi kesehatan penis ke dokter.

Jangan sepelekan kondisi kesehatan penis Anda, terutama kebersihannya. Kondisi penis yang tidak higienis dapat mendatangkan beragam penyakit yang bahkan dapat memengaruhi kesuburan Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/penis-health
Diakses pada 7 Mei 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/balanitis/
Diakses pada 7 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed