Keratin adalah Protein yang Dibutuhkan Rambut, Bagaimana Cara Memperolehnya?

(0)
08 Jun 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Keratin adalah protein yang ditemukan pada rambut, kulit, dan kuku.Keratin adalah protein yang dibutuhkan tidak hanya oleh rambut, tapi juga kuku dan kulit.
Keratin adalah protein yang dapat ditemukan pada rambut, kulit, dan kuku Anda. Bahkan, keratin juga ada di dalam organ dan kelenjar tubuh kita.Keratin adalah protein pelindung. Itulah sebabnya, keratin sangat rentan terhadap goresan, dibandingkan dengan sel tubuh lainnya.

Keratin adalah protein yang dibutuhkan rambut, kulit, dan kuku

Keratin adalah protein yang diproduksi tubuh oleh sel bernama keratinosit. Saat keratin terbentuk, tugas utamanya adalah melindungi rambut, kulit, dan kuku Anda dari kerusakan.Namun, produksi keratin di dalam tubuh tidak selamanya melimpah. Ada kalanya keratinosit tidak mampu memproduksi keratin dalam jumlah tinggi, yang akhirnya berdampak buruk pada kesehatan rambut, kulit, dan kuku.Namun tenang saja, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kadar keratin di dalam tubuh secara alami, di antaranya:
  • Mengonsumsi makanan berprotein tinggi

Keratin adalah protein yang membutuhkan asam amino untuk terus bereproduksi. Itulah sebabnya, mengonsumsi makanan yang kaya akan protein, bisa membantu keratinosit untuk memperbanyak produksi keratin di dalam tubuh.Makanan seperti ikan, daging, hingga yogurt mengandung kadar protein yang tinggi dan bisa Anda coba untuk meningkatkan keratin.
  • Mengonsumsi makanan berzat besi

Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi juga bisa membantu tubuh dalam memproduksi keratin. Sebab, saat kebutuhan zat besi tubuh sudah terpenuhi, maka sel darah merah akan lebih lancar dalam mendistribusikan oksigen ke folikel rambut.Daging ayam, udang, telur, hingga tahu adalah makanan berzat besi tinggi yang bisa Anda coba.
  • Mengonsumsi makanan sumber vitamin C

Bagaimana kadar keratin bisa meingkat, jika zat besi yang dikonsumsi tubuh tak terserap dengan baik? Itulah sebabnya, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C.Vitamin C adalah nutrisi yang membantu tubuh dalam menyerap zat besi, sehingga sel darah merah akan lebih mudah mengantarkan oksigen ke folikel rambut.Buah-buahan seperti jeruk, nanas, stroberi, hingga pepaya sangat mengandung vitamin C tinggi. Cobalah mengonsumsinya untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian Anda.
  • Mengonsumsi makanan sumber biotin

Makanan yang mengandung biotin akan mampu membantu tubuh dalam meningkatkan produksi keratin.
Biotin sangat dibutuhkan untuk metabolisme asam amino dan membuat keratin. Oleh karena itu, mengonsumsi protein dan biotin sangat dibutuhkan untuk menambah kadar keratin di dalam tubuh Anda.
Selain itu, biotin juga dikenal bisa menguatkan kuku dan rambut, sama seperti keratin.
  • Mengonsumsi makanan bervitamin A

Vitamin A sangatlah dibutuhkan dalam proses sintesis keratin. Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A akan mampu meningkatkan jumlah keratin dalam tubuh dan melancarkan proses produksinya.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D

Menurut studi dari Linus Pauling Institute Amerika Serikat, vitamin D memiliki peran penting dalam perkembangan keratinosit. Oleh karena itu, vitamin D sangat dibutuhkan tubuh untuk memperbanyak kadar keratin yang dibutuhkan.Itulah tadi beberapa cara meningkatkan kadar keratin di dalam tubuh secara alami. Selain mampu menambah jumlah keratin di dalam tubuh Anda, makanan-makanan di atas sangatlah dibutuhkan oleh tubuh Anda agar lebih sehat dan terhindar dari penyakit.

Risiko mengonsumsi suplemen keratin

Rambut
Keratin adalah protein yang dibutuhkan rambut
Suplemen keratin dianggap sebagai “jalan pintas” bagi mereka yang ingin memperbanyak kadar keratin di dalam tubuhnya.Suplemen keratin dapat ditemukan di apotek, dalam bentuk kapsul ataupun serbuk. Namun, penggunaan suplemen keratin memiliki risiko yang harus diwaspadai.Sebab, jika dikonsumsi dalam dosis tinggi tanpa panduan dokter, tubuh akan keracunan atau overdosis protein. Jangan coba-coba mengonsumsi suplemen keratin sebelum Anda berkonsultasi pada dokter.

Metode penggunaan keratin lainnya

Rambut
Keratin adalah protein penting 
Setelah mengenal cara memperbanyak kadar keratin dalam tubuh lewat bahan alami dan suplemen, kini saatnya Anda mengenal metode penggunaan keratin lainnya.Salah satu metode penggunaan keratin yang cukup populer adalah lewat produk kesehatan rambut seperti shampo, serum, hingga conditioner. Produk kecantikan yang mengandung keratin ini dipercaya bisa membuat rambut jadi lebih kuat. Selain itu, berbagai produk perawatan rambut ini juga dianggap mampu memperbaiki rambut yang rusak akibat paparan sinar matahari ataupun cat pewarna.Namun, pastikan Anda mencari produk kesehatan rambut dengan label “keratin hydro lysates” pada kemasannya. Sebab, para peneliti menemukan bahwa komponen di dalam keratin hydro lysates mampu memperkuat rambut.

Catatan dari SehatQ:

Keratin adalah protein yang sangat dibutuhkan oleh rambut, kulit, dan juga kuku agar kesehatannya terjaga. Untuk menjaga kadar keratin yang baik, Anda disarankan untuk mengonsumsi berbagai makanan yang mampu merangsang produksi keratin di dalam tubuh.Selain itu, ada “jalan pintas” seperti menggunakan suplemen atau produk kesehatan rambut yang mengandung keratin.Namun ingat, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi suplemen keratin, atau menggunakan produk kesehatan rambut yang mengandung keratin. Sebab, dengan panduan dokter, manfaat keratin dari suplemen dan produk kesehatan rambut ini akan jadi lebih optimal.
kesehatan kulitkesehatan rambuthidup sehatkukupola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/keratin#methods-and-uses
Diakses pada 20 Mei 2020
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/472667-how-to-increase-keratin/
Diakses pada 20 Mei 2020
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/270792-keratin-rich-foods/
Diakses pada 20 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait