Kerap Susah Tidur? Coba Khasiat dari Akar Valerian


Akar valerian dikenal berkhasiat untuk merangsang dan memperbaiki kualitas tidur. Khasiat akar valerian tersebut tak lepas dari peran senyawa dan kandungannya yang berinteraksi dengan senyawa otak.

(0)
30 Nov 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Akar valerian dikenal berkhasiat untuk memperbaiki kualitas tidurValerian atau Valeriana officinalis adalah tanaman herbal yang berasal dari benua Eropa dan Asia
Setiap orang tentu mengidamkan tidur yang nyenyak dan berkualitas. Namun sayangnya, banyak orang mengalami susah tidur sehingga berefek pada aktivitasnya sehari-hari. Beberapa herbal di muka bumi pun diyakini berpengaruh terhadap perbaikan kualitas tidur, seperti akar valerian. Pernahkah Anda mendengar akar valerian?

Mengenal apa itu akar valerian

Valerian atau Valeriana officinalis adalah tanaman herbal yang berasal dari benua Eropa dan Asia. Tanaman ini disebutkan juga tumbuh di daratan China, Amerika bagian utara, dan beberapa negara lain. Valerian merupakan tanaman yang telah dikenal oleh masyarakat dunia sejak dahulu kala. Bagian bunga dari tanaman valerian dimanfaatkan dan diolah menjadi parfum. Sementara itu, bagian akar valerian digunakan dalam pengobatan tradisional sejak 2000 tahun silam dan sangat terkenal untuk memperbaiki kualitas tidur.Akar valerian memiliki karakteristik berupa bau tanah yang sangat kuat. Bau tersebut diberikan oleh kandungan minyak dan senyawa lain yang memberikan efek menenangkan saat Anda menghirupnya. Ekstrak akar valerian tersedia dalam suplemen berbentuk kapsul maupun cairan. Akar tersebut juga diolah masyarakat menjadi teh karena diyakini memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Sebagai trivia, nama “valerian” dari tanaman ini diambil dari kata kerja dalam bahasa Latin valere. Valere memiliki arti “untuk menjadi kuat” atau “untuk menjadi sehat”.

Manfaat akar valerian untuk kualitas tidur

Salah satu manfaat akar valerian yang sangat dikenal masyarakat adalah memperbaiki kualitas tidur. Beberapa riset sudah melaporkan bahwa mengonsumsi akar valerian dapat mempercepat durasi untuk bisa tertidur, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki durasi jam tidur.Sebuah riset yang dimuat dalam jurnal Pharmacology, Biochemistry, and Behavior membuktikan manfaat akar valerian tersebut. Dalam studi yang melibatkan 27 responden ini, 24 responden melaporkan perbaikan kualitas tidur setelah mengonsumsi 400 miligram akar valerian. Bahkan, 12 responden melaporkan bahwa tidur mereka menjadi sempurna.Akar valerian juga berpotensi membantu kita untuk meraih fase tidur nyenyak (deep sleep), fase yang tentunya menjadi idaman setiap orang. Sebuah studi dalam jurnal Pharmacopsychiatry menyebutkan bahwa mengonsumsi dosis tunggal suplemen valerian pada orang dewasa yang insomnia membantu responden untuk bisa tidur nyenyak 36% lebih cepat. Durasi tidur nyenyak tersebut juga meningkat selama 14 hari penggunaan valerian.

Bagaimana cara kerja akar valerian untuk memperbaiki kualitas tidur?

Akar valerian mengandung beragam senyawa yang berpotensi untuk merilekskan pikiran dan mendorong perbaikan kualitas tidur. Kandungan tersebut termasuk asam valerenat, asam isovalerat, dan berbagai zat antioksidan.Kandungan dalam valerian disebutkan dapat berinteraksi dengan senyawa otak yang disebut asam gamma-aminobutirat (GABA). GABA berperan dalam regulasi impuls saraf di dalam otak dan sistem saraf. Level GABA yang rendah dikaitkan dengan stres akut dan kronis – sehingga berujung pada tidur yang berkualitas rendah dan kecemasan.Kandungan dalam akar valerian, yaitu asam valerenat, dilaporkan dapat menghambat pemecahan GABA di dalam otak. Aktivitas asam valeranat tersebut dapat memberikan sensasi ketenangan dan mirip dengan cara kerja obat anticemas.Akar valerian juga mengandung zat antioksidan hesperidin dan linarin. Keduanya dilaporkan dapat memberikan efek menenangkan serta merangsang agar Anda bisa tertidur. Kandungan dalam akar valerian juga dapat menghambat aktivitas berlebihan di amygdala, bagian otak yang mengolah ketakutan dan respons emosional terhadap stres.

Efek samping akar valerian, adakah?

Akar valerian dilaporkan aman bagi sebagian besar orang. Tanaman ini tidak memicu perubahan negatif terhadap DNA, tidak mengganggu terapi pada pasien kanker, dan diyakini tidak memicu gangguan fisik dan mental jika digunakan dengan bijak.  Tak sampai di situ saja. Valerian juga disebutkan tidak menimbulkan masalah ketergantungan serta tidak memicu gejala henti obat jika penggunaannya disetop.Namun, kasus efek samping tetap terjadi pada beberapa orang. Valerian dapat menimbulkan sakit kepala, sakit perut, dan pusing. Pada kasus yang jarang terjadi, valerian malah menimbulkan insomnia. Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mencoba akar valerian atau suplemennya – terutama bagi ibu hamil, anak di bawah tiga tahun, dan orang dengan masalah medis seperti gangguan hati. Dokter dapat memberikan saran terkait dosis aman akar valerian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Catatan dari SehatQ

Akar valerian sudah dikenal berkhasiat untuk memperbaiki kualitas tidur. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter jika ingin mengonsumsi akar valerian dan suplemennya. Bila masih memiliki pertanyaan terkait akar valerian, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi masalah tidur terpercaya.
suplemengangguan tidurherbalobat tidur
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/valerian-root
Diakses pada 17 November 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10761819
Diakses pada 17 November 2020
NCBI. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/2678162
Diakses pada 17 November 2020
Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-870/valerian
Diakses pada 17 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait