Kerap Dialami Anak-Anak dan Pria, Apa Penyebab Seseorang Ngelindur?

(0)
20 Jun 2020|Azelia Trifiana
Ngelindur adalah saat dimana seseorang berbicara dalam tidurnyaNgelindur dapat terjadi pada orang dewasa dan anak-anak
Ngelindur atau mengigau saat tidur termasuk salah satu masalah tidur yang dikenal dengan nama somniloquy atau sleep talking. Orang yang mengalaminya tidak akan sadar bahwa ia meracau saat tidur, pun tak mengingatnya ketika terbangun keesokan hari.Apa yang diucapkan saat ngelindur bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Ada yang mengucapkan kalimat lengkap dan bisa dimengerti, ada yang meracau tak jelas, bahkan ada yang berbicara dalam bahasa yang tidak pernah diucapkan sebelumnya.

Tahapan mengigau dalam tidur

Klasifikasi masalah tidur sleep talking seseorang dibagi menurut tahapan dan seberapa parah kondisinya. Untuk tahapannya, kategorisasinya adalah:
  • Tahap 1 dan 2

Pada tahap ini, orang yang ngelindur atau mengigau tidak sedang dalam tahapan tidur deep sleep sehingga apa yang diucapkan lebih mudah dimengerti. Bahkan, orang yang ngelindur di tahap ini bisa menanggapi apa yang ditanyakan orang lain atau melangsungkan percakapan yang masuk akal.
  • Tahap 3 dan 4

Orang yang ngelindur pada tahap ini sudah memasuki deep sleep sehingga apa yang diracaukan susah dimengerti. Biasanya, suara mengigaunya terdengar seperti kalimat tak beraturan atau sekadar suara saat bermimpi.Sementara berdasarkan seberapa parah kondisinya, ini kategorisasi orang mengigau:
  • Ringan

Pada tahap ini, orang yang ngelindur hanya melakukannya kurang dari satu kali selama satu bulan
  • Sedang

Sementara pada tahap sedang atau moderate, ngelindur bisa terjadi sekali setiap minggunya, namun tidak setiap malam. Biasanya, mengigaunya tidak mengganggu orang yang tidur bersamanya.
  • Parah

Pada tahap yang lebih parah, mengigau bisa terjadi setiap malam dan rentan mengganggu orang yang tidur di ruangan yang samaSiapapun bisa ngelindur, namun lebih banyak ditemukan pada anak-anak dan laki-laki. Ada faktor genetik yang juga berperan dalam masalah tidur mengigau ini. Jadi, apabila orangtua atau saudara kandung punya kebiasaan ngelindur, ada kemungkinan Anda mengalaminya.

Penyebab mengigau dalam tidur

Pada saat-saat tertentu, ada kemungkinan seseorang lebih sering ngelindur dibandingkan dengan sebelumnya. Contohnya adalah ketika:
  • Mengalami sakit atau demam
  • Mengonsumsi alkohol
  • Kelelahan
  • Stres berlebih
  • Mengalami masalah mental seperti depresi
  • Kurang tidur
  • Menderita sleep apnea
  • Kerap mengalami mimpi buruk
Meskipun termasuk dalam masalah tidur, sebenarnya ngelindur bukan termasuk masalah serius. Namun ada kalanya orang yang terbiasa ngelindur perlu memeriksakan diri ke dokter. Utamanya, jika ngelindur terjadi dengan frekuensi cukup ekstrem dan dapat mengganggu kualitas tidur.Pada situasi yang lebih langka, mengigau saat tidur juga bisa diikuti masalah lain seperti kejang hingga masalah mental berkelanjutan. Bagi orang yang sudah mulai mengalami ngelindur sejak usia 25 tahun, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter. Pada usia lebih lanjut, biasanya ngelindur berkaitan dengan masalah medis tertentu.

Cara mengatasi mengigau dalam tidur

Tidak ada satu cara pasti untuk mengatasi masalah ngelindur atau mengigau saat tidur. Namun beberapa perubahan gaya hidup disebut bisa membantu mengendalikan kebiasaan ngelindur, seperti:
  • Menghindari minum alkohol
  • Menghindari makan berat jelang waktu tidur
  • Menyusun jadwal tidur teratur
  • Melakukan ritual jelang waktu tidur seperti meditasi
  • Memastikan tak ada cahaya saat tidur
  • Mengelola stres
  • Ngelindur bisa terjadi untuk sementara atau kronis. Pada beberapa orang, ada juga yang tak pernah mengalami ngelindur lagi selama beberapa tahun namun kembali terulang pada periode tertentu.
Cara lain adalah dengan membuat catatan pola tidur untuk tahu apa yang memicu seseorang ngelindur. Setidaknya, catat pola tidur ini selama dua pekan, kapan mulai tertidur dan terbangun. Kemudian, kaitkan dengan apa yang dikonsumsi hari itu seperti kopi, minuman bersoda, alkohol, ataupun obat-obatan tertentu.Ngelindur bisa terjadi untuk sementara atau kronis. Pada beberapa orang, ada juga yang tak pernah mengalami ngelindur lagi selama beberapa tahun namun kembali terulang pada periode tertentu.Apabila mengigau benar-benar mengganggu pasangan yang tidur bersama, bisa pertimbangkan untuk tidur terpisah sementara atau memakai ear plugs. Berkonsultasi dengan ahli di bidang ini juga bisa membantu mengurangi kebiasaan ngelindur sehingga bisa tidur cukup di malam hari.Hal ini penting karena semakin berkualitas dan tercukupi tidur di malam hari, akan semakin baik pula produktivitas saat beraktivitas keesokan harinya. Kekurangan tidur bisa membuat seseorang sulit berkonsentrasi dan membahayakan saat harus menyetir atau mengoperasikan alat berat.
masalah tidurmasalah tidur anakhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/sleep-talking
Diakses 6 Juni 2020
Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/articles/sleep-talking#:~:text=Sleep%20talking%2C%20formally%20known%20as,rare%20and%20short%2Dlived%20occurrence.
Diakses 6 Juni 2020
WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/talking-in-your-sleep
Diakses 6 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait