Keramas Berapa Kali Seminggu yang Dianjurkan agar Rambut Sehat?


Untuk mendapatkan rambut sehat, sebaiknya mencuci rambut dengan keramas. Lantas, sebaiknya keramas berapa kali seminggu yang direkomendasikan?

0,0
13 Oct 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Tergantung kondisi rambut, biasanya keramas hanya dilakukan ketika rambut kotor, bau, atau lepek. Ditambah lagi, iklim Indonesia yang tropis membuat rambut mudah berkeringat dan lembap yang mengharuskan untuk keramas. Lantas sebaiknya keramas berapa kali seminggu untuk mendapatkan rambut sehat?

Berapa kali keramas yang baik?

Frekuensi keramas tergantung jenis rambut yang Anda miliki, gaya hidup, dan faktor lainnya. Anda menggunakan produk perawatan rambut yang berbeda untuk jenis rambut yang berbeda. Secara umum frekuensi keramas dalam seminggu bisa dijelaskan sebagai berikut:
  • Rambut berminyak: Sebaiknya keramas setiap hari untuk mencegah penumpukan minyak dan kotoran.
  • Rambut kering/rusak: Setiap 5-7 hari sekali untuk merangsang adanya minyak alami rambut.
  • Rambut halus/tipis: Keramas setiap hari untuk memberikan kelembapan yang cukup bagi rambut.
  • Rambut bergelombang/keriting: Setiap 4-5 hari sekali, tergantung kepadatan rambut
  • Rambut yang dikeriting: Seminggu sekali untuk pertumbuhan rambut yang optimal.
Perlu diketahui bahwa seiring bertambahnya usia, kulit kepala Anda menghasilkan lebih sedikit minyak, jadi Anda mungkin tidak perlu keramas terlalu sering.

Beberapa faktor yang memengaruhi jumlah keramas

Berikut ini beberapa faktor yang sebaiknya Anda pertimbangkan untuk menentukan jumlah keramas dalam seminggu. 
  •  Minyak alami rambut
 Minyak adalah penyebab terbesar rambut kotor. Minyak di kulit kepala bisa membuat rambut lemas, lepek, menggumpal, mudah tertempel kotoran, dan menyebabkan gatal. Jumlah minyak yang dihasilkan rambut bergantung pada usia, genetika, jenis kelamin, dan lingkungan Anda. Anak-anak dan orang tua tidak menghasilkan sebum sebanyak remaja atau orang dewasa di usia 20-an dan 30-an. 
  • Keringat
 Keringat juga menjadi hal yang dapat merusak rambut Anda. Keringat menjadi faktor terbesar kenapa Anda harus keramas. Rambut akan terasa kotor, lepek, berminyak, dan berketombe karena keringat. Keramas sangat direkomendasikan setelah berolahraga, atau sesudah mengenakan topi maupun helm dalam waktu yang lama. 
  • Produk perawatan rambut
 Produk perawatan rambut yang menumpuk dapat menyebabkan iritasi dan kerusakan. Jika Anda menggunakan produk perawatan rambut yang terlalu sering atau berat, sebaiknya mencuci rambut lebih sering. 

Efek samping jika tidak keramas dalam waktu lama

Berikut efek samping jika Anda tidak keramas dalam jangka waktu tertentu adalah: 
  • Pertumbuhan rambut akan terhambat
 Beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut yaitu:
  • Genetik
  • Nutrisi
  • Stres
  • Kondisi kesehatan secara umum
  • Perawatan rambut
Merawat rambut dengan tepat, seperti keramas dapat memperbaiki pertumbuhan rambut. Selain itu, menggunakan handuk lembut serta tidak mengeringkan rambut menggunakan hairdryer juga merupakan bentuk perawatan rambut agar sehat. Jika Anda jarang keramas, kotoran dan sel mati kulit kepala mungkin akan menghambat tumbuhnya rambut.  
  • Menimbulkan bau tidak sedap
 Saat Anda jarang keramas, minyak dapat menumpuk pada kulit kepala. Hal ini dapat menyebabkan bau pada rambut. Perawatan rambut yang Anda pakai, seperti hair gel, hair oil, dry conditioner, dan sebagainya juga akan menumpuk dan menimbulkan bau, meskipun produk itu sendiri memiliki wangi yang harum. 
  • Rambut bisa tumbuh ke dalam
 Jika terdapat penumpukan produk atau minyak di kulit kepala, kemungkinan rambut akan tumbuh ke dalam karena terhalang. Rambut tumbuh ke dalam seringnya terasa menyakitkan. Untuk mengobati rambut tumbuh ke dalam, Anda bisa melakukan hal berikut:
  • Oleskan kompres hangat ke area tersebut kulit kepala setidaknya tiga kali sehari
  • Gunakan scrub lembut setelah kompres
  • Keramas setiap hari dengan sampo antiseptik yang menenangkan
  •  Lembapkan kulit kepala
  • Jangan tutupi kepala Anda
 
  • Munculnya ketombe
 Penumpukan minyak karena tidak mencuci rambut dapat menyebabkan ketombe. Sebagian besar ketombe dapat diobati dengan sampo ketombe yang dijual bebas. Oleh karena itu, keramas rutin akan membantu menghilangkannya. 
  • Kulit kepala gatal
 Selain jarang keramas, kulit kepala gatal bisa disebabkan beberapa alasan, yaitu:
  • Ketombe
  • Reaksi terhadap produk perawatan rambut
  • Penumpukan produk perawatan rambut
  • Kutu
  • Psoriasis
Setiap orang memiliki jenis rambut dan kondisi kulit kepala yang berbeda-beda. Frekuensi keramas tergantung produk perawatan rambut yang Anda pakai, aktivitas Anda, dan pilihan pribadi. Bagi yang memiliki rambut berminyak, mencuci rambut lebih sering akan membantu menghilangkan minyak pada rambut.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang keramas dan kondisi kesehatan rambut, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan rambut
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait