Keracunan Nikotin, Apa Penyebab dan Gejalanya?

(0)
25 Aug 2020|Azelia Trifiana
Anak keracunan nikotinKeracunan nikotin dapat terjadi pada anak
Keracunan nikotin terjadi saat seseorang terpapar nikotin di luar batas toleransi. Meski dulunya jarang, beberapa tahun ke belakang fenomena ini lebih sering terjadi. Pemicunya termasuk cara baru merokok seperti vaping dengan e-cigarettes dan lainnya.Secara alami, nikotin ada di produk olahan tembakau. Nikotin inilah yang membuat seseorang merasa ketagihan merokok. Keracunan nikotin lebih rentan terjadi apabila dikonsumsi dalam bentuk cair atau elektrik ketimbang produk tembakau tradisional seperti rokok dan cerutu.

Gejala keracunan nikotin

Tak hanya orang dewasa saja, anak-anak berusia di bawah 6 tahun juga rentan mengalami keracunan nikotin. Terlepas dari berapa banyak nikotin yang dikonsumsi, dampaknya menyerang jantung dan sistem saraf pusat.Beberapa gejala keracunan nikotin di antaranya:
  • Mual dan muntah
  • Tekanan darah meningkat
  • Detak jantung abnormal
  • Dehidrasi
  • Hilang nafsu makan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Cemas berlebih
  • Gangguan pendengaran dan daya penglihatan
Apabila anak-anak tanpa sengaja mengalami keracunan nikotin, segera cari pertolongan medis. Gejala awal yang dapat terdeteksi adalah mual dan muntah. Hal ini bisa terjadi karena anak-anak terkadang memasukkan substansi yang membuat mereka penasaran jika ada dalam jangkauannya.

Penyebab keracunan nikotin

Penyebab utama keracunan nikotin adalah produk nikotin cair dan tembakau yang tidak mengeluarkan asap. Terkadang, orang salah memahami bahwa produk yang tidak mengeluarkan asap seperti rokok ini lebih aman. Akibatnya, konsumsinya pun cenderung berlebihan.Seberapa besar dosis nikotin bisa menyebabkan keracunan bervariasi pada setiap orang. Contohnya pada orang dewasa dan anak-anak. Tubuh kecil anak-anak tidak bisa memberikan toleransi terhadap paparan nikotin seperti halnya orang dewasa.Bagi orang dewasa, risiko mengalami keracunan nikotin meningkat apabila mencoba merokok dengan cara baru seperti vaping. Menggunakan produk nikotin dengan bentuk berbeda secara bergantian juga meningkatkan risiko keracunan.Tak hanya keracunan akibat menghirup asap atau mengonsumsi nikotin cair, jenis keracunan nikotin juga bisa terjadi lewat kontak langsung dengan kulit. Ingat, paparan thirdhand smoke alias residu dari vaping pun bisa melekat ke permukaan pakaian, karpet, atau perabotan lainnya dalam jangka waktu lama.Anak-anak yang tanpa sengaja menyentuh hal di sekitarnya yang sudah terpapar residu vaping rentan mengalami keracunan nikotin. Selain itu, orang yang bekerja di pabrik tembakau juga bisa mengalami keracunan.

Cara mengatasi keracunan nikotin

Bergantung pada seberapa banyak dosis yang dikonsumsi dan seberapa parah kondisinya, ini akan menentukan bagaimana cara mengatasi keracunan nikotin. Umumnya, dokter akan memberikan arang aktif untuk membantu mengikat nikotin sehingga tidak terserap lebih jauh ke aliran darah.Pada beberapa kasus, seseorang juga memerlukan alat bantu pernapasan atau ventilator untuk melancarkan pernapasan. Ini diberikan apabila orang yang mengalami keracunan nikotin kesulitan bernapas.Pihak rumah sakit juga bisa memberikan jenis obat yang bekerja dengan cara sebaliknya untuk menjaga agar efek substansi beracun tidak semakin parah. Bila diperlukan, dokter akan memberikan perawatan lain untuk mencegah masalah lebih jauh akibat keracunan nikotin.

Apa yang dilakukan saat melihat orang keracunan nikotin?

Apabila melihat orang mengalami keracunan nikotin, pastikan tidak memaksa mereka untuk memuntahkan substansi yang telah masuk ke tubuh. Jangan pula memberikan makanan atau cairan apapun kepada orang yang keracunan.Jika orang yang keracunan masih sadar, minta mereka duduk sembari menunggu datangnya bantuan medis. Jika tidak sadarkan diri, baringkan ke salah satu sisi untuk mencegah tersedak apabila mereka sewaktu-waktu muntah.Ketika tim medis telah tiba, komunikasikan gejala yang terlihat dan apa yang baru dikonsumsi oleh orang yang keracunan.Kasus keracunan nikotin yang parah bisa menyebabkan gagal jantung hingga kematian. Risiko ini paling besar ada pada anak kecil. Pastikan menyimpan substansi apapun yang mengandung nikotin jauh dari jangkauan anak-anak. Jika ada anggota rumah yang merokok pun, pastikan selalu membersihkan area sekitar dan pakaiannya dari residu thirdhand smoke.
penyakitkeracunanhidup sehatbahaya asap rokok
Healthline. https://www.healthline.com/health/nicotine-poisoning
Diakses pada 8 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/smoking-cessation/nicotine-poisoning-can-you-overdose
Diakses pada 8 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319627
Diakses pada 8 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait