Waspadai Keputihan Seperti Keju Hancur, Ini Penjelasannya


Keputihan seperti keju hancur, terlebih yang disertai rasa gatal dan perih teramat-sangat, merupakan gejala infeksi ragi. Hentikan pemakaian sabun kewanitaan jika mengalami kondisi tersebut.

(0)
22 Jan 2021|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Keputihan seperti keju hancur dapat menimbulkan rasa tidak nyamanKeputihan seperti keju hancur adalah gejala infeksi ragi
Keputihan adalah salah satu keluhan yang paling banyak dialami oleh wanita seputar kesehatan vagina. Meski kadang membuat tidak nyaman, mayoritas keputihan yang dialami wanita ialah hal normal, kecuali jika keputihan seperti keju hancur atau menggumpal dan disertai gejala lainnya.Setiap wanita mengalami bentuk keputihan normal yang beragam. Ada yang berwarna putih dan keluar sebelum atau setelah menstruasi, tapi adajuga yang bening dan berair serta agak banyak setelah beraktivitas berat. Kadang kala keputihan juga bisa seperti lendir bening yang menandakan Anda sedang dalam masa subur.Sebaliknya, keputihan bisa dikatakan tidak normal bila konsistensinya di luar ketiga hal di atas. Keputihan abnormal biasanya berwarna kuning keruh atau kehijauan, menggumpal, bahkan disertai dengan bau tidak sedap dan rasa gatal di vagina.

Apa artinya bila keputihan seperti keju hancur?

Pil KB berpotensi mengganggu keseimbangan ragi pada vagina
Keputihan seperti keju hancur merupakan gejala infeksi ragi, apalagi bila disertai dengan gejala lain seperti rasa gatal dan perih yang berlebihan. Ragi sendiri sebetulnya merupakan mikroorganisme alamiah yang memang terdapat pada vagina. Hanya saja, pertumbuhannya bisa tidak terkendali sehingga mengakibatkan keputihan bermasalah.Hal-hal yang dapat merusak keseimbangan ragi pada vagina antara lain:
  • Penggunaan antibiotik terlalu lama yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan flora vagina secara almiah
  • Kehamilan
  • Diabetes yang tidak terkontrol
  • Sistem imun yang menurun
  • Konsumsi pil KB atau terapi hormon yang mengakibatkan naiknya level hormon estrogen
Infeksi ragi mayoritas terjadi karena perkembangan jamur Candida albicans, meski bisa juga muncul akibat infeksi jamur jenis lainnya. Yang jelas, infeksi ini bukan hanya akan mengakibatkan keputihan seperti keju hancur, melainkan juga berbagai gejala seperti:
  • Rasa terbakar pada vagina dan vulva (bagian terluar dari alat kelamin wanita)
  • Kulit vagina atau vulva yang kemerahan hingga bengkak
  • Rasa sakit ketika Anda buang air kecil
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Keputihan seperti keju hancur dan menggumpal tanpa bau
Menurut catatan Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control atau CDC), sekitar 75% wanita di dunia pernah menderita infeksi ragi paling tidak satu kali dalam hidupnya. Beberapa di antaranya bahkan bisa kambuh beberapa kali. Infeksi ini dapat menyerang semua kelompok umur, jadi pastikan Anda selalu waspada.Jika Anda merasa mengalami gejala-gejala di atas, periksakan diri ke dokter sebelum mengoleskan obat apapun ke vagina, mengingat ini adalah area yang sangat sensitif. Keputihan seperti keju hancur yang disertai tanda lain bisa jadi merupakan masalah kesehatan tertentu sehingga dokter akan memberi obat sesuai diagnosis.

Apa bahayanya keputihan seperti keju hancur?

Waspadai kemungkinan persalinan prematur
Infeksi ragi yang mengakibatkan munculnya keputihan seperti keju hancur biasanya hanya mengakibatkan ketidaknyamanan pada penderitanya. Infeksi ini tidak menimbulkan komplikasi serius, kecuali pada ibu hamil dan orang dengan sistem imun yang tidak sempurna.Sebuah penelitian menyatakan infeksi ragi pada ibu hamil kemungkinan dapat mengakibatkan kelahiran prematur (belum cukup bulan), robeknya membran (kantung kehamilan) secara prematur, dan lain-lain. Kesimpulan dari penelitian ini memang belum bisa dijadikan fakta medis, tapi cukup untuk membuat dokter kandungan atau bidan siaga jika ada ibu hamil yang mengeluhkan gejala infeksi ragi di atas.Sekalipun Anda tidak sedang hamil, mengabaikan keputihan seperti keju hancur yang disertai gejala lainnya bukanlah tindakan yang bijaksana. Pasalnya, infeksi ragi yang tidak diobati dengan benar kemungkinan besar akan membuat Anda lebih rentan terkena hal yang sama di kemudian hari.Anda tentu tidak mau mengalami hal ini, apalagi jika infeksi tersebut sampai mengganggu hubungan seksual dengan pasangan, bukan?

Bagaimana cara mencegah terjadinya keputihan seperti keju hancur?

Anda dapat menurunkan risiko mengalami infeksi ragi dengan melakukan hal-hal kecil, seperti:
  • Tidak menggunakan sabun kewanitaan
  • Memakai celana dalam yang terbuat dari katun serta tidak terlalu ketat
  • Memastikan pakaian dan celana dalam tetap kering agar vagina tidak lembap
  • Mengonsumsi segelas yogurt setiap hari
  • Membasuh kelamin dari depan ke belakang
Jika Anda sering mengalami infeksi ragi berulang, ikuti anjuran dokter. Selalu sediakan obat oles atau minum yang diresepkan oleh dokter sambil melakukan langkah-langkah pencegahan di atas.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kesehatan vagina, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
infeksi bakterivagina gatalvaginitiskeputihan
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/finding-the-next-einstein/201311/9-ways-make-yourself-smarter
Diakses pada 21 Januari 2021
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/brain-exercises-to-strengthen-your-mind-2795039
Diakses pada 21 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait