Keputihan Berwarna Kuning Berbahayakah? Ini Penyebabnya

(0)
06 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Keputihan berwarna kuning bisa menandakan penyakitKeputihan berwarna kuning bisa pertanda penyakit
Keputihan yang keluar sebelum menstruasi dimulai adalah hal yang wajar terjadi. Namun, jika keluarnya cairan tersebut disertai dengan bau tidak sedap dan perubahan warna yang beda dari biasanya, Anda perlu mulai waspada. Sebab keputihan berwarna kuning bisa saja menandakan infeksi maupun kondisi medis lain.Saat keputihan yang keluar berwarna kuning, Anda juga perlu memperhatikan gejala lain yang dirasakan, misalnya gatal dan rasa nyeri, maupun riwayat hubungan seksual. Dengan begitu, saat Anda memeriksakannya ke dokter, diagnosis akan lebih mudah dibuat dan perawatan pun jadi bisa lebih cepat dijalankan.

Penyebab keputihan berwarna kuning

Keputihan berwarna kuning sebenarnya tidak selalu menandakan adanya gangguan medis. Jika keputihan yang keluar berwarna kuning pucat, tidak disertai bau dan gejala lainnya, kemungkinan besar tidak ada bahanya yang perluAnda khawatirkan. Namun, jika sebaliknya, maka ada beberapa gangguan yang memang perlu Anda waspadai.
Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan keputihan berwarna kuning, baik yang berbahaya maupun tidak.
Keputihan berwarna kuning bisa menandakan menstruasi segera tiba
Keputihan berwarna kuning bisa menandakan menstruasi segera tiba

1. Pertanda menstruasi sebentar lagi akan tiba

Jika keputihan berwarna kuning yang muncul konsistensinya encer dan tidak disertai bau, maka penyebab yang paling umum adalah menstruasi sebentar lagi akan tiba.Di masa ini, keputihan yang keluar juga dapat disertai dengan sedikit darah. Beberapa gejala lain seperti muncul jerawat, nyeri di payudara, dan kram perut juga mungkin muncul.

2. Tanda awal kehamilan

Keputihan berwarna kuning yang konsistensinya kental dan tanpa bau bisa menandakan masa awal kehamilan. Jika keputihan ini muncul setelah Anda telat datang bulan dan melakukan hubungan seksual, tidak ada salahnya kalau Anda melakukan menggunakan testpack untuk memastikan.Munculnya keputihan yang disebabkan oleh kehamilan juga biasanya akan disertai dengan mual, konstipasi, perut kram, badan terasa lemas, dan mood swings.

3. Infeksi jamur

Keputihan yang menandakan adanya infeksi jamur biasanya berwarna putih kekuningan, dan disertai dengan gejala-gejala seperti:
  • Gatal dan iritasi di vulva dan vagina
  • Vagina terlihat bengkak, merah, dan terasa nyeri
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Vagina terasa panas saat buang air kecil
  • Konsistensi keputihan yang keluar kental disertai dengan banyak gumpalan-gumpalan putih.
Keputihan berwarna kuning bisa tandakan adanya infeksi parasti di vagina
Parasit trikomoniasis bisa sebabkan keputihan berwarna kuning

4. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi parasit protozoa yang disebut Trichomonas vaginalis.Pada perempuan, infeksi ini akan memicu keluarnya keputihan berwarna kuning kehijauan yang berbau. Selain itu, gejala lain seperti vagina bengkak, nyeri saat buang air, dan perdarahan juga mungkin terjadi.

5. Chlamidia atau gonorrhea

Infeksi menular seksual seperti chlamidia atau gonorrhea juga bisa memicu timbulnya keputihan berwarna kuning yang konsistensinya sedikit kental seperti lendir dan berbau.Sama seperti penyakit menular seksual lainnya, kedua kondisi ini juga bisa menyebabkan nyeri di vagina, maupun saat buang air dan berhubungan seksual.

6. Pelvic inflammatory disease (PID)

Saat penyakit menular seksual seperti chlamidya dan gonnorhea tidak segera diatasi, maka infeksi bisa menyebar hingga ke rahim beserta bagian-bagiannya dan menyebabkan penyakit yang disebut sebagai pelvic inflammatory disease (PID).Jika tidak segera diobati, PID bisa menyebabkan kerusakan permanen di organ reproduksi wanita. Bahkan infeksi ini bisa menyebar hingga ke seluruh tubuh melalui darah.Keputihan berwarna kuning kehijauan yang berbau hanyalah salah satu dari beberapa gejala yang akan muncul. Gejala lainnya antara lain:
  • Nyeri di perut bagian bawah
  • Menstruasi tidak teratur
  • Demam
  • Mual
  • Nyeri saat berhubungan seksual dan buang air kecil
Keputihan berwarna kuning disebabkan oleh bakteri vagina
Vaginosis bakteri bisa picu keluarnya keputihan berwarna kuning

7. Vaginosis bakteri

Pada vaginosis bakteri, keputihan yang keluar akan terlihat berwarna kuning keabuan dan berbau amis. Menurut CDC, infeksi ini disebabkan oleh bakteri di vagina yang jumlahnya meningkat akibat perubahan kelembapan.
Kebiasaan merokok, membasuh vagina dengan cara yang salah, dan bergonta-ganti pasangan seksual bisa memicu terjadinya penyakit ini.

8. Servisitis

Servisitis adalah kondisi peradangan pada leher rahim atau serviks. Selain keputihan berwarna kuning yang berbau, penyakit ini juga dapat memicu timbulnya keputihan berwarna hijau atau coklat.Servisitis disebabkan oleh infeksi bakteri yang bisa muncul akibat tertular orang lain, alergi, maupun karena pertumbuhan bakteri berlebih.

9. Perubahan pola makan

Pada beberapa kasus, makanan yang dikonsumsi seperti vitamin dan beberapa jenis asupan tertentu juga bisa menyebabkan keputihan berwarna kuning. Namun, hal ini jarang terjadi.

Jika keputihan berwarna kuning, apa yang harus dilakukan?

Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila keputihan berwarna kuning yang keluar disertai bau, terlihat berbusa atau disertai gumpalan-gumpalan, dan gatal serta nyeri di vagina.Dokter akan menangani kondisi sesuai penyebab terjadinya. Pada infeksi bakteri, dokter biasanya akan memberikan antibiotik untuk bisa mengurangi jumlah bakteri, sementara pada infeksi jamur, dokter juga dapat memberikan obat antijamur. Selain itu, dokter juga akan memberikan obat untuk meredakan gejala lain yang dialami, seperti nyeri dan gatal.Namun, sebelum memutuskan langkah perawatan yang paling tepat, dokter akan memeriksa kondisi Anda secara keseluruhan terlebih dahulu. Jadi, cobalah catat gejala yang dirasakan dan waktu kemunculannya. Dokter juga mungkin akan menanyakan tentang riwayat hubungan seksual Anda.

Cara mencegah keputihan abnormal

Keputihan abnormal dapat dicegah dengan kebiasaan disiplin dan menjaga kebersihan pada diri. Berikut merupakan langkah untuk mencegahnya terjadi.
  • Jagalah vagina untuk tetap bersih dengan rutin mencucinya secara lembut dengan sabun dan air hangat.
  • Jangan gunakan sabun beraroma dan produk pembersih area kewanitaan. Selain itu, hindari juga penggunaan spray pada area wanita dan jangan mandi dengan bubble bath.
  • Setelah selesai di toilet, selalu usap dan bersihkan vagina dari depan ke belakang untuk menghindari bakteri masuk ke dalam vagina.
  • Gunakan pakaian dalam yang berbahan katun 100 persen dan hindari pakaian ketat.
Penyakit menular seksual secara umum dapat sembuh dengan baik jika diobati sejak awal kemunculannya. Sehingga, pastikan Anda tidak menunda perawatan dan langsung menuju ke fasilitas kesehatan terdekat saat gejala mulai muncul.
haidmenstruasivagina gatalkeputihankesehatan vagina
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321647
Diakses pada 9 Juni 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/yellow-discharge-before-period
Diakses pada 9 Juni 2020
Flo Health. https://flo.health/menstrual-cycle/health/vaginal-discharge/yellow-vaginal-discharge
Diakses pada 9 Juni 2020
WebMD. https://www.webmd.com/women/qa/what-are-some-tips-for-preventing-abnormal-vaginal-discharge
Diakses pada 25 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait