logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Keputihan Berwarna Hijau Pertanda Apa?

open-summary

Penyebab keputihan berwarna adalah penyakit menular seksual seperti trikonomiasis ataupun infeksi bakteri. Cara mengobati keputihan berwarna hijau yang disebabkan oleh penyakit adalah dengan minum antibiotik seperti clindamycin dan mentronidazole. Kondisi ini juga bisa dicegah dengan rutin menjaga kebersihan vagina.


close-summary

3.02

(57)

21 Jun 2022

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Penyebab keputihan berwarna hijau adalah infeksi bakteri atau penyakit menular seksual seperti trikomoniasis

Penyebab keputihan berwarna hijau adalah penyakit seperti infeksi bakteri

Table of Content

  • Penyebab keputihan berwarna hijau
  • Bagaimana cara mengobati keputihan berwarna hijau?
  • Cara mencegah keputihan berwarna hijau

Meski terkadang mengganggu, keputihan merupakan salah satu hal lumrah yang dialami oleh wanita. Namun, ada beberapa kondisi keputihan yang tidak normal dan harus Anda waspadai, terutama jika keputihan berwarna hijau dan menggumpal, plus disertai dengan bau amis.

Advertisement

Keputihan dapat terjadi pada wanita manapun, termasuk wanita hamil, dan itu merupakan hal yang wajar. Hanya saja, keputihan normal memiliki karakteristik tertentu, misalnya tidak berbau tajam, berwarna putih atau bening, lengket, dan kenyal. Sehingga, jika keputihan yang keluar berwarna hijau, Anda perlu mewaspadai adanya gangguan di vagina.

Penyebab keputihan berwarna hijau

Keputihan berwarna hijau bisa menandakan infeksi bakteri dan jamur di vagina
Keputihan berwarna hijau bisa menandakan infeksi di vagina

Warna keputihan bisa menandakan kondisi kesehatan organ reproduksi Anda. Keputihan berwarna hijau sendiri bukanlah kondisi keputihan normal dan dapat muncul karena adanya infeksi di vagina, baik itu yang disebabkan oleh bakteri maupun penyakit menular seksual. 

1. Trikomoniasis

Keputihan berwarna hijau bisa disebabkan oleh penyakit menular seksual yang disebut sebagai trikomoniasis. Selain berwarna hijau, keputihan yang disebabkan oleh trikomoniasis teksturnya menggumpal dan disertai bau amis.

Trikomoniasis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis dan sangat mudah menyebar melalui hubungan intim yang dilakukan tanpa 'pengaman' seperti kondom.

Gejala trikomoniasis yang lain meliputi:

  • Area vagina gatal
  • Muncul rasa perih seperti terbakar
  • Kulit di vagina dan sekitarnya terlihat kemerahan, bahkan kebas.

Infeksi trikomoniasis harus segera diobati karena trikomoniasis yang tidak mendapat pengobatan yang benar tidak akan hilang dalam hitungan bulan, bahkan tahun. Bagi ibu hamil, trikomoniasis dapat mengakibatkan bayi lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah.

2. Vaginosis bakteri

Infeksi bakteri di vagina dikenal juga sebagai vaginosis bakterialis (VB). Saat Anda mengalami infeksi ini, vagina akan mengeluarkan cairan keputihan berwarna hijau yang disertai dengan bau amis dan rasa terbakar atau perih saat buang air kecil.

Vaginosis bakteri bisa terjadi saat keseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat di vagina terganggu. Saat jumlah bakteri jahat tersebut melebihi bakteri baik, maka infeksi akan terjadi dan membuat Anda merasakan gejala-gejala yang mengganggu di vagina.

Ketidakseimbangan ini bisa terjadi karena banyak hal, seperti:

  • Kebiasaan merokok
  • Sering bergonta-ganti pasangan
  • Melakukan seks anal atau oral tanpa proteksi kondom
  • Mencuci vagina dengan sabun yang bahannya tidak sesuai dengan kondisi dan kelembapan vagina

VB akan membuat Anda tidak nyaman, tapi masalah ini biasanya sembuh sendiri tanpa pengobatan apapun. Lain halnya jika Anda mengalami keputihan berwarna hijau ini ketika hamil atau tengah menjalani program hamil, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi kepada dokter untuk menyembuhkan infeksi bakteri vagina ini.

Baca Juga: Penyebab Keputihan Berwarna Hijau Saat Hamil

Bagaimana cara mengobati keputihan berwarna hijau?

Cara mengobati keputihan berwarna hijau dengan antibiotoik
Antibiotik bisa mengobati keputihan berwarna hijau yang disebabkan oleh infeksi bakteri

Pengobatan keputihan berwarna hijau akan bergantung pada gejala yang Anda alami dan kondisi tubuh Anda (hamil atau tidak). Jika Anda tidak mengalami gejala berarti dan tidak sedang hamil, dokter biasanya tidak akan melakukan tindakan apa-apa karena keputihan Anda akan berangsur normal dengan sendirinya.

Sebaliknya, jika keputihan berwarna hijau yang Anda rasakan diikuti dengan gejala lain, maka dokter akan memberikan perawatan berupa:

Cara mengobati keputihan berwarna hijau akibat infeksi bakteri

Untuk keputihan yang keluar akibat infeksi bakteri, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik. Obat ini dapat berbentuk oral (diminum) atau krim maupun gel yang dioleskan ke vagina. Antibiotik untuk vaginosis bakterialis yang dianjurkan adalah clindamycin atau metronidazole. 

Yang paling penting, Anda harus mengikuti saran dokter tentang penggunaan antibiotik ini. Jika dokter meminta Anda meminum atau mengoleskan antibiotik selama 5-7 hari, maka jangan berhenti sebelum waktu yang ditentukan, agar Anda benar-benar sembuh dan tidak rentan terkena infeksi yang sama dalam waktu dekat.

Antibiotik untuk mengatasi keputihan berwarna hijau ini aman untuk ibu hamil, termasuk obat oral berjenis metronidazole maupun tinidazole. Namun, Anda sebaiknya tidak meminum alkohol dalam kurun 24 jam setelah mengonsumsi obat ini.

Cara mengobati keputihan berwarna hijau akibat penyakit menular seksual

Bagi Anda yang mengidap trikomoniasis, sebaiknya pasangan Anda juga memeriksakan diri dan mengonsumsi obat yang sama (bila terinfeksi bakteri yang sama). Anda juga direkomendasikan untuk menunggu hingga 7 hari setelah pengobatan sebelum kembali melakukan hubungan seksual.

Orang yang pernah mengalami vaginosis bakteri atau trikomoniasis biasanya bisa mengalaminya kembali, bahkan hanya dalam kurun 3 bulan setelah dinyatakan sembuh. Untuk itu, Anda sebaiknya juga melakukan berbagai langkah pencegahan agar tidak terkena penyakit yang sama, seperti tidak bergonta-ganti pasangan dan melepas alat kontrasepsi spiral jika menggunakannya.

Bila Anda kembali mengalami keputihan berwarna hijau yang mengindikasikan infeksi bakteri atau trikomoniasis, Anda harus kembali mengonsumsi antibiotik. Namun, kali ini dosisnya akan dinaikkan, begitu pula durasi penggunaan antibiotik itu akan semakin panjang.

Baca Juga: Apa Penyebab Keputihan Berwarna Kuning?

Cara mencegah keputihan berwarna hijau

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah keputihan berwarna hijau:

  • Basuh vagina dengan benar setelah buang air, yaitu dari arah depan ke belakang dan jangan sebaliknya agar tidak ada kontaminasi bakteri yang masuk ke vagina
  • Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun agar bisa menyerap keringat
  • Tidak menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat
  • Tidak melakukan hubungan seks berisiko, seperti tanpa menggunakan kondom atau bergonta-ganti pasangan
  • Bersihkan vagina setiap hari dan selalu keringkan vagina setiap selesai dibasuh
  • Tidak menggunakan produk pembersih vagina yang mengandung pewangi atau bahan-bahan yang dapat mengiritasi vagina

Baca Juga

  • Jangan Lengah, Ini Tanda-tanda Kista Bartholin yang Harus Diwaspadai
  • Cara Memakai Kondom yang Benar Agar Tidak Hamil dan Tertular Penyakit Kelamin
  • Keputihan Warna Putih Susu Pertanda Apa? Tenang, Belum Tentu Penyakit!

Keputihan berawarna hijau bukanlah kondisi normal. Jika Anda mengalaminya, segera konsultasikan ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar keputihan berwarna hijau dan cara menyembuhkannya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

keputihanpenyakit menular seksualtrikomoniasiskesehatan vagina

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved