Keputihan Berwarna Hijau dan Menggumpal, Berbahayakah?


Keputihan berwarna hijau yang punya konsistensi menggumpal, bisa menandakan penyakit menular seksual seperti trikonomiasis ataupun infeksi bakteri. Jadi, cara menghilangkannya pun bisa berbeda tergantung dari penyebabnya.

(0)
15 Oct 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Anda harus waspada ketika mengalami keputihan berwarna hijauKeputihan berwarna hijau bisa menandakan penyakit seperti infeksi bakteri
Meski terkadang mengganggu, keputihan merupakan salah satu hal lumrah yang dialami oleh wanita. Namun, ada beberapa kondisi keputihan yang tidak normal dan harus Anda waspadai, terutama jika keputihan berwarna hijau dan menggumpal, plus disertai dengan bau amis.Keputihan dapat terjadi pada wanita manapun, termasuk wanita hamil, dan itu merupakan hal yang wajar. Hanya saja, keputihan normal memiliki karakteristik tertentu, misalnya tidak berbau tajam, berwarna putih atau bening, lengket, dan kenyal. Sehingga, jika keputihan yang keluar berwarna hijau, Anda perlu mewaspadai adanya gangguan di vagina.

Penyebab keputihan berwarna hijau

Keputihan berwarna hijau bisa menandakan infeksi bakteri dan jamur di vagina
Keputihan berwarna hijau bisa menandakan infeksi di vagina
Keputihan berwarna hijau bisa disebabkan oleh kondisi infeksi di vagina, baik itu yang disebabkan oleh bakteri maupun penyakit menular seksual. 

1. Infeksi bakteri vagina

Infeksi bakteri di vagina dikenal juga sebagai vaginosis bakterialis (VB). Saat Anda mengalami infeksi ini, vagina akan mengeluarkan cairan keputihan berwarna hijau yang disertai dengan bau amis dan rasa terbakar atau perih saat buang air kecil.Vaginosis bakteri bisa terjadi saat keseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat di vagina terganggu. Saat jumlah bakteri jahat tersebut melebihi bakteri baik, maka infeksi akan terjadi dan membuat Anda merasakan gejala-gejala yang mengganggu di vagina.Ketidakseimbangan ini bisa terjadi karena banyak hal, seperti:
  • Kebiasaan merokok
  • Sering bergonta-ganti pasangan
  • Melakukan seks anal atau oral tanpa proteksi kondom
  • Mencuci vagina dengan sabun yang bahannya tidak sesuai dengan kondisi dan kelembapan vagina
VB akan membuat Anda tidak nyaman, tapi masalah ini biasanya sembuh sendiri tanpa pengobatan apapun. Lain halnya jika Anda mengalami keputihan berwarna hijau ini ketika hamil atau tengah menjalani program hamil, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi kepada dokter untuk menyembuhkan infeksi bakteri vagina ini.

2. Penyakit menular seksual

Keputihan berwarna hijau yang menggumpal dan disertai bau amis, juga bisa disebabkan penyakit menular seksual yang disebut sebagai trikomoniasis. Seperti namanya, infeksi parasit ini sangat mudah menyebar melalui hubungan intim yang dilakukan tanpa 'pengaman' seperti kondom.Keputihan berwarna hijau dan menggumpal bukan satu-satunya tanda bahwa Anda mengidap penyakit yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis ini. Anda juga akan merasakan gejala lain, seperti:
  • Area vagina gatal
  • Muncul rasa perih seperti terbakar
  • Kulit di vagina dan sekitarnya terlihat kemerahan, bahkan kebas.
Tidak seperti vaginosis bakteri, infeksi trikomoniasis harus segera diobati. Trikomoniasis yang tidak mendapat pengobatan yang benar tidak akan hilang dalam hitungan bulan, bahkan tahun. Bagi ibu hamil, trikomoniasis dapat mengakibatkan bayi lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah.Baca Juga: Mengapa Seks Terasa Nikmat? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bagaimana cara mengobati keputihan berwarna hijau?

Cara mengobati keputihan berwarna hijau dengan antibiotoik
Antibiotik bisa mengobati keputihan berwarna hijau yang disebabkan oleh infeksi bakteri
Pengobatan keputihan berwarna hijau akan bergantung pada gejala yang Anda alami dan kondisi tubuh Anda (hamil atau tidak). Jika Anda tidak mengalami gejala berarti dan tidak sedang hamil, dokter biasanya tidak akan melakukan tindakan apa-apa karena keputihan Anda akan berangsur normal dengan sendirinya.Sebaliknya, jika keputihan berwarna hijau yang Anda rasakan diikuti dengan gejala lain, maka dokter akan memberikan perawatan berupa:

• Cara mengobati keputihan berwarna hijau akibat infeksi bakteri

Untuk keputihan yang keluar akibat infeksi bakteri, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik. Obat ini dapat berbentuk oral (diminum) atau krim maupun gel yang dioleskan ke vagina. Antibiotik untuk vaginosis bakterialis yang dianjurkan adalah clindamycin atau metronidazole. Yang paling penting, Anda harus mengikuti saran dokter tentang penggunaan antibiotik ini. Jika dokter meminta Anda meminum atau mengoleskan antibiotik selama 5-7 hari, maka jangan berhenti sebelum waktu yang ditentukan, agar Anda benar-benar sembuh dan tidak rentan terkena infeksi yang sama dalam waktu dekat.Antibiotik untuk mengatasi keputihan berwarna hijau ini aman untuk ibu hamil, termasuk obat oral berjenis metronidazole maupun tinidazole. Namun, Anda sebaiknya tidak meminum alkohol dalam kurun 24 jam setelah mengonsumsi obat ini.

• Cara mengobati keputihan berwarna hijau akibat penyakit menular seksual

Bagi Anda yang mengidap trikomoniasis, sebaiknya pasangan Anda juga memeriksakan diri dan mengonsumsi obat yang sama (bila terinfeksi bakteri yang sama). Anda juga direkomendasikan untuk menunggu hingga 7 hari setelah pengobatan sebelum kembali melakukan hubungan seksual.Orang yang pernah mengalami vaginosis bakteri atau trikomoniasis biasanya bisa mengalaminya kembali, bahkan hanya dalam kurun 3 bulan setelah dinyatakan sembuh. Untuk itu, Anda sebaiknya juga melakukan berbagai langkah pencegahan agar tidak terkena penyakit yang sama, seperti tidak bergonta-ganti pasangan dan melepas alat kontrasepsi spiral jika menggunakannya.Bila Anda kembali mengalami keputihan berwarna hijau yang mengindikasikan infeksi bakteri atau trikomoniasis, Anda harus kembali mengonsumsi antibiotik. Namun, kali ini dosisnya akan dinaikkan, begitu pula durasi penggunaan antibiotik itu akan semakin panjang.Sementara, untuk mencegah keputihan berwarna hijau pastikan Anda menjaga kebersihan vagina, dan menerapkan hubungan seks yang aman.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar keputihan berwarna hijau dan cara menyembuhkannya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
keputihanpenyakit menular seksualtrikomoniasiskesehatan vagina
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vaginal-discharge/
Diakses pada 14 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322232.php
Diakses pada 14 Oktober 2019
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/what-is-bacterial-vaginosis
Diakses pada 14 Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/vaginal-discharge
Diakses pada 14 Oktober 2019
CDC. https://www.cdc.gov/std/trichomonas/stdfact-trichomoniasis.htm
Diakses pada 14 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait