logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Kepala Pusing dan Mual Setelah Berhubungan Intim, Berbahayakah?

open-summary

Kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim umumnya muncul sebagai respon tubuh terhadap kondisi-kondisi seperti dehidrasi, lapar, maupun vertigo. Namun, Anda perlu waspada karena kondisi ini bisa jadi tanda adanya masalah kesehatan serius.


close-summary

3 Mar 2021

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim bisa menjadi gejala masalah kesehatan serius

Pusing dan mual setelah bercinta bisa disebabkan karena dehidrasi maupun lapar

Table of Content

  • Apa saja penyebab pusing dan mual setelah berhubungan intim?
  • Cara mengatasi kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim
  • Catatan dari SehatQ

Setelah bercinta, kebanyakan orang umumnya akan merasa lega karena stres di kepala ikut dilepaskan ketika orgasme. Namun, tak sedikit juga orang yang malah mengeluhkan kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim.

Advertisement

Meskipun cukup biasa terjadi, Anda perlu waspada apabila merasakan pusing dan mual usai bercinta. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut bisa saja muncul sebagai tanda atau gejala dari masalah kesehatan serius.

Apa saja penyebab pusing dan mual setelah berhubungan intim?

Ada beragam faktor yang bisa menjadi penyebab pusing dan mual setelah berhubungan intim. Kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim mungkin muncul sebagai sinyal tubuh atas kondisi tertentu. Namun, kondisi ini juga bisa diakibatkan oleh masalah kesehatan serius dalam diri Anda.

Sejumlah kondisi yang berpotensi menjadi penyebab pusing dan mual setelah berhubungan intim, antara lain:

1. Dehidrasi

Berhubungan seks dapat menyebabkan dehidrasi karena menguras banyak tenaga. Saat tubuh mengalami dehidrasi, Anda dan pasangan mungkin akan merasa pusing setelah bercinta. Tidak hanya pusing, sejumlah gejala dehidrasi lain seperti kelelahan dan tubuh terasa lemas juga bisa dirasakan.

2. Lapar

Saat lapar, kadar gula darah dalam tubuh akan mengalami penurunan. Kondisi tersebut dapat memicu kemunculan gejala seperti pusing, kepala kliyengan, hingga pingsan. Pusing setelah bercinta bisa terjadi jika rasa lapar yang sudah Anda rasakan sebelumnya teralihkan oleh seks untuk sementara.

3. Hiperventilasi

Gairah seksual saat berhubungan seks dapat menyebabkan Anda bernapas lebih dalam dan cepat dari biasanya. Napas berlebihan, atau lebih dikenal dengan istilah hiperventilasi, dapat menyebabkan penurunan jumlah karbon dioksida dalam darah.

Hasilnya, Anda dan pasangan bisa saja merasakan sakit kepala setelah selesai berhubungan badan. Selain pusing, kondisi ini juga bisa menyebabkan kemunculan gejala lain, di antaranya detak jantung cepat, sesak napas, kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki, kecemasan, hingga pingsan.

4. Vertigo

Vertigo dapat menjadi penyebab kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim. Selain itu, kondisi ini juga bisa membuat Anda dan pasangan kehilangan keseimbangan, bahkan muntah usai bercinta.

5. Tekanan darah tinggi

Seks dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Kondisi ini umumnya terjadi ketika Anda dan pasangan bercinta dalam waktu yang lama dan intens. Tekanan darah tinggi dapat memicu munculnya rasa pusing pada kepala usai berhubungan intim dan akan mereda saat detak jantung Anda kembali normal.

6. Stroke

Stroke merupakan kondisi yang terjadi ketika aliran darah terhambat karena adanya sumbatan atau kebocoran pada pembuluh darah. Kondisi ini bisa saja menyerang Anda setelah atau pada saat berhubungan seks.

Ketika terserang stroke, beberapa gejala mungkin akan Anda rasakan. Selain sakit kepala saat orgasme, Anda juga bisa mengalami gejala-gejala seperti mati rasa pada satu sisi tubuh, cadel, linglung, hingga penurunan kesadaran.

7. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi tumbuhnya jaringan dinding rahim di luar rahim. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri, kram, dan perdarahan saat bercinta. Selain itu, beberapa orang yang menderita endometriosis mengaku turut merasakan mual serta ketidaknyamanan pada perut setelah berhubungan seks.

8. Reaksi alergi

Meski jarang terjadi, mual setelah berhubungan intim bisa saja terjadi karena alergi terhadap air mani pasangan Anda atau beberapa komponen di dalamnya. Sebagai contoh, jika Anda alergi terhadap kacang, reaksi alergi bisa saja muncul jika pasangan sempat mengonsumsi kacang sebelum berhubungan seks.

Selain mual, beberapa gejala lain yang mungkin Anda alami, meliputi:

  • Gatal di dalam atau sekitar area genital
  • Sesak napas ringan hingga berat
  • Pembengkakan alat kelamin

Cara mengatasi kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim

Cara mengatasi kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim harus disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya. Apabila rasa pusing dan mual tidak muncul sebagai gejala masalah kesehatan serius, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan:

  • Hindari berdiri terlalu cepat setelah selesai bercinta
  • Bercinta dengan posisi yang tidak membuat Anda dan pusing dan mual
  • Atur waktu istirahat jika Anda berhubungan seks dalam waktu yang lama untuk makan dan minum

Jika pusing dan mual tidak kunjung hilang, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Anda juga harus segera memeriksakan diri ke dokter saat kondisi tersebut disertai dengan kemunculan gejala-gejala penyakit kronis seperti stroke.

Baca Juga

  • Ini Penyebab Hiperemesis Gravidarum dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
  • 8 Alternatif Cara Mengatasi Impoten Selain dengan Obat
  • Penyebab Susah Ereksi dan Cara Mengatasinya

Catatan dari SehatQ

Kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim bisa menjadi gejala masalah kesehatan serius. Namun, kondisi ini juga dapat muncul sebagai sinyal tubuh terhadap kondisi-kondisi seperti dehidrasi, lapar, dan vertigo.

Cara mengatasi kondisi ini harus disesuaikan dengan penyebab pusing dan mual setelah berhubungan intim. Apabila pusing dan mual yang dirasakan tidak kunjung hilang, segera periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapat penanganan.

Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait kepala pusing setelah berhubungan intim, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

mualmasalah seksualpusing

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved