Takut Berada dalam Ruangan Kosong atau Kenophobia, Begini Cara Mengatasinya


Kenophobia adalah fobia terhadap ruangan kosong. Kondisi ini bisa diatasi dengan menjalani terapi, mengonsumsi obat sesuai resep dokter, atau kombinasi antara kedua jenis pengobatan tersebut.

0,0
Kenophobia adalah fobia terhadap ruang kosongKenophobia picu ketakutan ekstrem saat berada dalam ruang kosong
Bagi beberapa orang, ruangan kosong menjadi salah satu tempat yang disukai karena mereka dapat mengerjakan tugas atau pekerjaan dengan tenang. Kesendirian dan minimnya suara di dalam ruangan kosong membuat mereka bisa berkonsentrasi dengan baik, sehingga pekerjaan pun dapat diselesaikan secara optimal.Di sisi lain, ternyata ada juga orang yang tidak suka berada dalam ruangan kosong. Bahkan, beberapa dari mereka ada yang merasakan ketakutan atau kecemasan ekstrem saat berada dalamnya. Jika Anda termasuk salah satunya, kondisi ini dikenal dengan istilah kenophobia.

Apa itu kenophobia?

Kenophobia adalah kondisi yang membuat penderitanya merasakan ketakutan dan kecemasan tidak rasional ketika berada dalam ruangan kosong. Penderita fobia ini umumnya sadar bahwa ketakutan yang mereka rasakan tidak masuk akal, namun tidak mempunyai kemampuan untuk mengontrolnya.Istilah kenophobia berasal dari bahasa Yunani, di mana “keno” berarti kosong, sedang “phobia” berarti ketakutan. Kondisi ini merupakan salah satu bentuk dari gangguan kecemasan karena tergolong sebagai fobia spesifik. 

Tanda-tanda kenophobia yang umum terjadi

Ketika berada dalam ruangan kosong, ada beberapa gejala yang mungkin dirasakan penderita kenophobia. Gejala tersebut bisa memengaruhi kondisi penderitanya, baik secara fisik maupun psikologis.Beberapa gejala yang dapat menjadi tanda kenophobia, di antaranya:
  • Menghindari ruangan kosong
  • Ketakutan atau kecemasan berlebihan saat berada dalam ruangan kosong
  • Kesulitan untuk mengontrol ketakutan atau kecemasan dalam ruangan kosong
  • Berkeringat
  • Sesak napas
  • Nyeri pada otot
  • Serangan panik
  • Tubuh gemetaran
  • Perasaan tidak berdaya
  • Perubahan suasana hati
  • Peningkatan detak jantung
Gejala yang muncul pada masing-masing penderitanya mungkin akan berbeda satu sama lain. Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, berkonsultasilah dengan dokter untuk mencari tahu kondisi yang mendasarinya.

Penyebab seseorang mengalami kenophobia

Penyebab kenophobia hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Meski begitu, ada sejumlah faktor yang dinilai berkontribusi dalam berkembangnya fobia ini pada diri seseorang. Beberapa faktor tersebut, di antaranya:
  • Genetik

Genetik merupakan salah satu faktor yang dapat menjadi penyebab berkembangnya kenophobia dalam diri seseorang. Apabila orangtua atau anggota keluarga ada yang menderita fobia ini, risiko Anda mengalami hal serupa juga akan meningkat.
  • Pengalaman traumatis

Pengalaman traumatis di masa lalu bisa memicu fobia ruangan kosong. Misalnya, Anda pernah terjebak dalam ruangan kosong saat masih kecil dan tidak segera mendapatkan pertolongan meskipun sudah berteriak kencang.Kondisi tersebut kemudian membuat Anda trauma terhadap ruangan kosong. Trauma tersebut kemudian membuat Anda merasakan ketakutan dan kecemasan saat berada dalam ruangan kosong. Jika trauma tidak segera disembuhkan, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi kenophobia.
  • Sesuatu yang dipelajari

Kenophobia bisa muncul sebagai sesuatu yang dipelajari. Sebagai contoh, Anda bisa menderita fobia ini apabila terus mendengar cerita orang lain mengenai pengalaman buruk mereka ketika berada dalam ruangan kosong.

Bagaimana cara mengatasi kenophobia?

Untuk mengatasi kenophobia, ada beberapa tindakan yang bisa diambil. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk menjalani terapi. Selain itu, pemberian obat-obatan juga bisa diberikan untuk membantu mengontrol gejala.Berikut ini sejumlah cara mengatasi kenophobia yang bisa dilakukan:
  • Terapi perilaku kognitif

Melalui terapi perilaku kognitif (CBT), ahli kesehatan mental akan mengajarkan Anda cara untuk mengidentifikasi pola pikir, emosi, serta perilaku negatif terhadap pemicu ketakutan. Kemudian, Anda akan diajarkan kemampuan untuk merespons ketakutan dengan lebih positif. 
  • Terapi pemaparan

Dalam terapi ini, Anda akan dipaparkan secara langsung dengan pemicu ketakutan. Pemaparan ini biasanya akan dilakukan secara bertahap mulai dari memikirkan soal ruangan kosong, membayangkan berada di sana, hingga ditinggal di dalamnya. Tak hanya itu, Anda juga akan diajarkan teknik relaksasi untuk meredakan gejala.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Untuk meredakan gejala-gejala yang muncul akibat kenophobia, dokter mungkin akan meresepkan obat. Beberapa obat yang mungkin diresepkan antara lain antidepresan dan obat anti-kecemasan.

Catatan dari SehatQ

Kenophobia adalah fobia terhadap ruangan kosong. Kondisi ini bisa diatasi dengan menjalani terapi, mengonsumsi obat sesuai resep dokter, atau kombinasi antara kedua jenis pengobatan tersebut.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
fobia
Healthgrades. https://www.healthgrades.com/right-care/anxiety-disorders/kenophobia-fear-of-empty-spaces
Diakses pada 24 Agustus 2021
Psych Times. https://psychtimes.com/kenophobia-fear-of-voids-or-empty-spaces/
Diakses pada 24 Agustus 2021
Optimist Minds. https://optimistminds.com/kenophobia/
Diakses pada 24 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait