Kenapa Tulisan Dokter Susah Dibaca? Ini Alasannya


Alasan tulisan dokter sulit dibaca antara lain karena jumlah pasien yang banyak, jadi harus terburu-buru dalam mencatat, istilah medis dengan ejaan sulit, hingga tangan yang lelah.

0,0
09 Nov 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kenapa tulisan dokter jelek? Karena waktu untuk mencatat terbatas sedangkan jumlah pasien banyakTulisan dokter jelek karena beberapa alasan salah satunya karena beban kerja yang menumpuk
Tulisan dokter identik dengan guratan kurang jelas yang sulit dibaca. Ada sebagian orang yang mengatakan bahwa ini dilakukan agar orang selain petugas kesehatan tidak mudah membaca informasi yang diberikan. Benarkah demikian?

Alasan tulisan dokter sulit dibaca

Tulisan tangan dokter jelek karena waktu menulis terbatas sementara pasien banyak
Tulisan dokter sulit dibaca
Sebenarnya, tidak ada alasan terlalu khusus soal penyebab tulisan dokter sulit dibaca. Ini sudah menjadi semacam tradisi lama bagi beberapa dokter yang kemungkinan berkaitan dengan waktu kerja yang padat hingga kosakata medis yang sulit dieja.Namun kini sudah tidak terlalu banyak ditemukan dokter dengan tulisan jelek. Ditambah, dengan berkembangnya teknologi, sebagian besar penjelasan dokter, data pasien, rekam medis, maupun resep sudah disimpan secara digital. Jadi, dokter lebih banyak mengetik dariapda menulis.Meski begitu, beberapa hal di bawah ini diyakini bisa jadi penyebab tulisan seorang dokter sulit dibaca:

1. Ada banyak hal yang harus dicatat

Dokter perlu mencatat banyak hal saat sedang praktik. Mulai dari rekam medis pasien hingga resep. Rekam medis adalah catatan riwayat kesehatan pasien yang perlu diisi secara lengkap dan biasanya terdiri dari berlembar-lembar formulir. Dokter juga biasanya akan memberikan resep. Ini menambah satu hal lagi yang perlu ditulis. Kedua hal tersebut adalah catatan penting yang tidak mungkin dilewatkan saat dokter sedang praktik.

2. Terburu-buru

Dalam kondisi yang ideal, waktu tatap muka saat konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter seharusnya tidak terlalu dibatasi. Namun pada kenyataannya, jumlah pasien yang banyak dan tenaga dokter yang terbatas, membuat dokter harus melayani banyak orang dalam waktu yang terbatas.Padahal, setiap melayani pasien, dokter harus menulis rekam medis dengan lengkap. Karena inilah, dokter sering menulis rekam medis dengan terburu-buru dan membuat tulisan dokter menjadi kurang jelas dibaca.

3. Banyak istilah medis yang sulit dieja

Saat menulis catatan tentang kondisi pasien, ada banyak istilah medis yang digunakan. Istilah-istilah medis ini umumnya sulit dieja karena sebagian besar berasal dari bahasa latin. Hal ini membuat dokter biasanya akan menulis istilah tersebut dengan coretan yang kurang jelas.

4. Tangan terlalu banyak dipakai

Dokter termasuk pekerjaan dengan jam kerja yang panjang. Bagian tubuh yang biasanya paling sering digunakan saat melakukan profesi ini adalah tangan. Hal tersebut menyebabkan tangan dokter umumnya menjadi salah satu bagian tubuh yang paling lelah. Akibatnya, tulisan yang biasanya mungkin bagus dan jelas, menjadi lebih sulit dibaca.

5. Tekanan pekerjaan

Pada beberapa dokter yang memiliki tulisan kurang jelas, kebiasaan ini tidak terjadi sejak awal. Bisa saja awalnya mereka memiliki tulisan yang bagus dan mudah dibaca. Tapi, seiring waktu dan tekanan pekerjaan yang diterima terus-menerus, tulisan tangan mereka lama-kelamaan mulai tidak jelas.Baca juga: Grafologi Adalah Ilmu Membaca Karakter dari Tulisan, Ini Penjelasannya

Tulisan dokter yang jelek sebenarnya bisa berbahaya

Rekam medis elektronik untuk mengantisipasi tulisan dokter yang jelek
Tulisan dokter yang kurang jelas bisa diantisipasi dengan rekam medis elektronik
Tulisan jelek seorang dokter adalah fenomena yang terjadi luas di seluruh dunia. Tidak sedikit pula penelitian yang dilakukan untuk melihat dampaknya terhadap keselamatan pasien. Dalam artikel yang dimuat di National Medical Journal of India, tulisan jelek dokter dinilai berkontribusi besar dalam hal kesalahan perawatan medis atau medical error. Ketika resep yang dituliskan oleh dokter kurang jelas, bukan tidak mungkin apoteker salah membaca dan bisa memicu kesalahan peresepan. Hal ini tentu dapat merugikan kesehatan pasien. Untuk mengurangi dampak merugikan dari tulisan dokter yang sulit dibaca, ada usaha yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah pengembangan sistem rekam medis dan peresepan digital. Namun tidak semua fasilitas kesehatan (faskes) mampu menyediakan sistem digital. Oleh karenanya, faskes dengan sistem pencatatan manual, perlu mengadakan pelatihan untuk kembali mengingatkan para dokter tentang pentingnya memberikan catatan yang jelas.Tulisan dokter yang sulit terbaca mungkin sekilas terlihat sebagai hal sepele. Tapi jika ditelaah lebih dalam, penyebab seorang dokter memiliki tulisan jelek dan dampak yang mungkin terjadi akibat fenomena ini, sebenarnya perlu diperhatikan lebih lanjut.Apabila Anda masih punya pertanyaan seputar hal ini, bisa tanyakan langsung ke dokter lewatr fitur Chat Dokter yang ada di Aplikasi Kesehatan SehatQ. Unduh aplikasinya secara gratis di App Store dan Google Play.
rumah sakittelemedicine
The Healthy. https://www.thehealthy.com/healthcare/doctors/doctors-have-bad-handwriting/
Diakses pada 27 Oktober 2021
Medicine. https://www.medicine.com.au/doctors-bad-handwriting/
Diakses pada 27 Oktober 2021
National Medical Journal of India. https://nmji.in/whats-wrong-with-doctors-handwriting/
Diakses pada 27 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait