logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Kenapa Perut Buncit Seperti Hamil? Ini Kemungkinan Penyebabnya

open-summary

Ada berbagai alasan kenapa perut buncit seperti hamil. Ternyata, kondisi tersebut dapat disebabkan oleh gaya hidup maupun masalah medis tertentu. Apa saja?


close-summary

11 Sep 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Ada berbagai kemungkinan penyebab kenapa perut buncit seperti hamil

Kenapa perut buncit seperti hamil bisa disebabkan oleh berbagai hal

Table of Content

  • Kenapa perut buncit seperti hamil?
  • Cara mengatasi perut buncit

Perut buncit bisa mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya diri. Bagi wanita, kondisi ini bahkan bisa menimbulkan kesalahpahaman, misalnya dianggap hamil oleh orang-orang di sekitar Anda.

Advertisement

Padahal ada berbagai penyebab kenapa perut buncit seperti hamil. Beragam penyebab ini dapat dipicu oleh gaya hidup maupun kondisi medis tertentu. Terkadang, perut yang membuncit juga disertai dengan gejala-gejala lainnya.

Kenapa perut buncit seperti hamil?

Berikut adalah beberapa penyebab kenapa perut buncit seperti hamil:

1. Lemak tubuh menggumpal di tengah

Persebaran lemak tubuh yang menggumpal di perut atau obesitas sentral dapat menyebabkan perut menjadi buncit. Kondisi ini lebih mungkin terjadi jika Anda banyak mengonsumsi lemak trans yang terkandung dalam makanan cepat saji. 

Tubuh membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memecah lemak trans ketimbang jenis-jenis makanan lainnya.

2. Kelebihan berat badan

Memiliki berat badan berlebih bisa membuat perut Anda menjadi buncit. Bertambahnya berat badan tersebut dapat dipicu oleh konsumsi makanan dan minuman manis, makanan tinggi lemak, makanan rendah protein, dan makanan tinggi karbohidrat.

3. Minum alkohol berlebihan

Asupan alkohol yang tinggi dikaitkan dengan penambahan berat badan di sekitar perut. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa alkohol menekan pembakaran lemak dan sebagian kelebihan kalori dari alkohol disimpan sebagai lemak perut sehingga menyebabkan perut menjadi buncit.

4. Jarang bergerak

Jarang melakukan aktivitas fisik atau berolahraga dapat meningkatkan risiko obesitas, termasuk obesitas sentral yang membuat perut menjadi buncit. 

Suatu studi observasi membandingkan wanita yang menonton televisi lebih dari 3 jam per hari dengan yang menontong kurang dari 1 jam per hari.

Hasilnya, ditemukan bahwa kelompok yang lebih banyak menonton televisi memiliki risiko dua kali lipat mengalami obesitas perut parah. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan.

5. Sembelit

Sembelit atau susah buang air besar juga bisa menyebabkan perut buncit. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kurang mengonsumsi serat, tidak cukup minum air putih, kekurangan nutrisi, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau stres. 

Jika sembelit berlangsung untuk waktu yang lama atau berulang, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

6. Asites

Asites adalah suatu kondisi yang terjadi ketika cairan menumpuk di dalam perut. Penumpukan ini biasanya disebabkan oleh masalah pada hati, seperti sirosis (kerusakan hati akibat jaringan parut). 

Pada awalnya, Anda mungkin tidak akan melihat gejala apa pun. Namun, saat cairan telah menumpuk dari waktu ke waktu maka perut pun mulai terlihat buncit. Kondisi ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan.

7. Tumor

Tumor jinak maupun ganas dapat terjadi di perut, termasuk pada organ maupun limfoma. Kondisi ini bisa menyebabkan perut menjadi buncit. 

Bukan hanya tumor, kanker pankreas, kanker perut, dan kanker usus besar juga bisa menyebabkan perut buncit. Selain perut yang membuncit, rasa tidak nyaman dan nyeri pada perut juga dapat menyertainya.

Baca Juga

  • 9 Penyebab BAB Berdarah yang Mengganggu Kesehatan
  • Ini Akibat Kelebihan Protein, Picu Bau Mulut dan Naiknya Berat Badan
  • Penyebab Bayi Susah BAB dan Cara Mengatasinya

Cara mengatasi perut buncit

Dalam mengatasi perut buncit, cobalah melakukan gaya hidup sehat dengan langkah-langkah berikut:

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Perbanyak mengonsumsi sayur dan buah yang mengandung banyak nutrisi.
  • Berolahraga secara teratur. Lakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari, seperti sit up, push up, berlari, bersepeda, atau berenang.
  • Tidur dengan cukup. Seseorang membutuhkan waktu tidur kurang lebih selama 7-9 jam pada malam hari guna memulihkan energi tubuh.
  • Minum lebih banyak air putih. Minumlah kurang lebih 8-12 gelas setiap hari agar tidak kekurangan cairan tubuh.
  • Batasi konsumsi alkohol. Pria tidak boleh mengonsumsi alkohol lebih dari dua gelas per hari, sementara wanita tidak boleh lebih dari satu gelas.

Jika perut yang membuncit disertai rasa nyeri, tidak nyaman, maupun gejala lain, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi yang Anda alami.

Advertisement

tumorsembelitperutasiteskelebihan berat badan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved