Jawaban Logis Kenapa Kita Tidak Ingat Mimpi Saat Terbangun


Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tidak ingat mimpi, mulai dari mimpi mulai hilang sebelum bangun, fase REM tidak terjadi, hingga mengalami gangguan tidur.

0,0
20 Jun 2021|Azelia Trifiana
Ada kondisi di mana mimpi semalam tak dapat diingat sama sekaliAda kondisi di mana mimpi semalam tak dapat diingat sama sekali
Merasakan mimpi begitu nyata layaknya lucid dream namun tiba-tiba terbangun tanpa mengingat sepenggal cerita pun? Ini umum terjadi. Bahkan setelah berupaya sekuat tenaga, Anda sama sekali tidak ingat mimpi yang baru semenit lalu berakhir. Itulah salah satu fakta mimpi yang memang akan memudar setelah bangunJika dianalogikan seperti kendaraan di lampu merah, sinyal elektrik dan aktivitas kimia di otak saat bermimpi akan berganti dengan kendaraan baru saat sudah terjaga. Artinya, ketika lampu sudah menjadi hijau, maka ingatan seputar mimpi akan melaju dan berganti dengan hal baru di sekitar saat sedang terjaga.

Kenapa kita tidak ingat mimpi?

Terlepas dari misteri seputar mimpi, berikut ini beberapa penjelasan masuk akal mengapa seseorang tidak ingat mimpi. Apa saja?

1. Fase REM tidak terjadi

Idealnya, mimpi terjadi ketika tahapan tidur berada di fase rapid eye movement atau REM. Mata akan bergerak dengan cepat tanpa sadar dan otot sekujur tubuh tidak aktif. Namun ketika Anda tidak ingat mimpi, bisa jadi fase ini tidak terjadi atau berada di fase menjelang sadar.Selain itu, ada pula beberapa faktor lain yang berpengaruh terhadap terjadi tidaknya REM. Contohnya konsumsi obat seperti antidepresan hingga konsumsi alkohol menjelang waktu tidur.

2. Mimpi memudar jelang terjaga

Memang sudah aturan mainnya bahwa mimpi akan memudar dengan cepat setelah terjaga. Sinyal elektrik dan juga aktivitas kimia di otak akan terganti dengan kesadaran, sama seperti hilangnya embun di kaca saat pagi berangsur menjadi siang.Jika muncul ingatan seputar mimpi tadi malam pun, biasanya ada pemicu seperti pengalaman yang membuatnya terlintas di pikiran. Bagian otak yang berperan dalam terbentuknya mimpi kembali aktif.Ini pula yang menjelaskan mengapa ada mimpi tertentu yang bisa terus diingat bahkan hingga beberapa dekade kemudian. Ada memori yang melekat padanya. Contohnya mimpi buruk yang kerap dikaitkan dengan emosi luar biasa seperti rasa takut.Di saat bersamaan, ada area otak yaitu amigdala yang membantu membentuk mimpi sarat emosi ini. Ini juga menjadi jawaban mengapa seseorang bisa terjaga sesaat lalu kembali terlelap dengan pengalaman mimpi yang sama atau melanjutkan mimpi sebelumnya.

3. Gangguan tidur

Beberapa jenis gangguan tidur juga bisa menjadi jawaban kenapa kita tidak ingat mimpi. Sebagai contoh, sleep apnea yang tidak tertangani bisa menyebabkan fase REM menjadi terpisah-pisah. Bagi sebagian orang, ini bisa berpengaruh terhadap kemampuan mengingat kembali mimpi. Masalah sleep apnea juga bisa menyebabkan seseorang jarang bisa masuk hingga ke tahapan tidur REM.Selain itu, orang dengan kondisi narkolepsi juga bisa merasakan transisi tidur mendadak yang menimbulkan halusinasi hingga sleep paralysis. Faktor lain seperti kebiasaan tidur buruk, stres, dan kondisi gangguan psikologis lain juga bisa berpengaruh terhadap kemampuan mengingat mimpi.

Bagaimana pola terjadinya mimpi?

 Sangat menarik mengulik bagaimana terjadinya mimpi. Sangatlah normal untuk bermimpi, namun normal pula ketika Anda tidak ingat mimpi. Biasanya, mimpi terjadi pada tahapan REM yang terjadi dalam bentuk interval di malam hari.Periode pertama REM bisa terjadi selama 90-120 menit. Ketika terjadi terlalu cepat yaitu kurang dari 15 menit, bisa jadi merupakan tanda adanya narkolepsi.Kemudian, periode REM ini akan menjadi kian panjang menjelang pagi hari. Akibatnya, sepertiga malam terakhir bisa saja sarat akan tahapan REM. Cukup umum juga terbangun di pagi hari ketika berada di periode terakhir REM.Menariknya, otak menggunakan energi yang sama ketika terlelap, percis seperti sedang terjaga. Begitu pula dengan penggunaan glukosa dalam tubuh. Di fase inilah vivid dream bisa terjadi.Sementara ketika mimpi hadir saat berada di fase non-REM, bisa saja munculnya terbagi menjadi beberapa bagian. Contohnya pada fase 1 dan 2 tidur (lighter stages of sleep) dan fase 3 (slow-wave sleep).Adakah cara mengingat mimpi lebih baik?Sebenarnya ada cara bagi yang ingin mengingat mimpi lebih baik. Tekniknya sederhana yaitu dengan menuliskan jurnal mimpi. Letakkan bolpen dan buku di samping tempat tidur sehingga Anda bisa langsung mencatat saat terjaga.Menuliskan apa yang ada dalam mimpi ke sebuah jurnal dapat mengasah ingatan dari waktu ke waktu. Mungkin memang bentuknya bukan sebuah tulisan utuh melainkan catatan acak. Namun, bisa saja menjadi refleksi makna mimpi tertentu saat dibaca kembali.Jadi, tak perlu merasa stres ketika Anda tidak ingat mimpi. Semua orang bisa mengalaminya sebab proses mengingat ini terjadi di bawah kesadaran. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar mimpi dan cara menjaga sleep hygiene, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tidurmimpi burukmimpi
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/why-cant-i-remember-my-dreams-4144687
Diakses pada 5 Juni 2021
Journal of Experimental Psychology. https://doi.apa.org/doiLanding?doi=10.1037%2Fh0048189
Diakses pada 5 Juni 2021
Harvard Medical School. https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/medications-that-can-affect-sleep
Diakses pada 5 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait