Kenali Perbedaan Dietisien, Nutrisionis, dan Dokter Gizi


Profesi dietisien adalah ahli makanan dan nutrisi yang memiliki sertifikasi. Fokus ahli diet adalah terkait dengan berat badan, nutrisi, dan pola makan.

0,0
12 Jul 2021|Annisa Nur Indah
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Dietisien berfokus membuat perencanaan pola makan dan memberikan rekomendasi nutrisi bagi Anda yang ingin mencapai berat badan idealDietisien atau ahli diet akan membantu mengatur pola makan Anda untuk penurunan berat badan
Bagi Anda yang sedang berdiet, sebaiknya lakukan dengan berkonsultasi dengan dietisien agar pola makan Anda tetap sehat dan seimbang. Profesi dietisien adalah ahli makanan dan nutrisi yang memiliki sertifikasi. Mereka berpendidikan tinggi di bidang nutrisi dan pola makan yang menjadi dampak terbesar terhadap kesehatan manusia.

Apa itu dietisien?

Kebanyakan orang akan pergi ke nutrisionis atau ahli gizi untuk menentukan pola makan dan jenis makanan apa yang harus dimakan untuk menurunkan berat badan. Tidak salah sih, hanya kurang tepat, karena ada profesi dietisien yaitu ahli gizi untuk diet. Dietisien bukan merupakan dokter spesialis, mereka adalah ahli gizi yang telah melalui penyetaraan formal dan memiliki sertifikasi RD (Registered Dietitian).Dietisien biasanya memberikan terapi nutrisi medis melalui beberapa tahapan. Pertama, melayani konsultasi tentang kebiasaan makan dan diet Anda. Kemudian menetapkan tujuan realistis untuk kesehatan Anda, seperti berolahraga atau minum lebih banyak air putih. Terakhir, membuat rencana nutrisi pribadi Anda.

Perbedaan dietisien, nutrisionis, dan dokter gizi

Dietisien dan nutrisionis memiliki latar belakang pendidikan yang sama, namun dietisien harus melalui penyetaraan formal untuk memiliki sertifikasi sebagai Registered Dietitian. Sementara dokter gizi merupakan dokter spesialis yang menangani status gizi pasien berdasarkan penyakitnya.Nutrisionis bertugas memberikan edukasi terkait nutrisi dan jenis makanan, pola makan yang seimbang, dan porsi makan. Dietisien berfokus membuat perencanaan pola makan dan memberikan rekomendasi nutrisi bagi Anda yang ingin mencapai berat badan ideal. 

Jenis-jenis dietisien

Ada empat domain praktik utama untuk ahli diet, yaitu ahli diet klinis, manajemen layanan makanan, komunitas, dan penelitian. Berikut perbedaan setiap jenis dietisien:
  • Ahli diet klinis

Ahli diet klinis adalah mereka yang bekerja di rumah sakit rawat inap. Ahli diet ini memberikan dukungan kepada tim medis untuk mengobati banyak penyakit akut dan kronis. Ahli gizi pada fasilitas perawatan jangka panjang juga dapat mengawasi nutrisi orang dengan kondisi serius yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Tugas ahli diet klinis biasanya mengikuti standar praktik dan merinci riwayat medis seseorang dan statusnya saat ini, termasuk riwayat pekerjaan dan riwayat berat badan. Hal ini untuk menilai kebutuhan nutrisi dan memastikan tidak ada hal yang akan mengancam kesehatannya.
  • Ahli diet manajemen layanan makanan

Ahli diet manajemen layanan makanan mengawasi produksi makanan bergizi yang memenuhi pedoman keamanan pangan dalam organisasi besar, seperti sekolah atau pangkalan militer.
  • Ahli diet komunitas

Ahli diet komunitas dapat membantu merancang dan mengimplementasikan program yang ditujukan untuk populasi individu, seperti intervensi pencegahan diabetes. Mereka juga dapat mengadvokasi kebijakan publik dengan fokus pada masalah gizi, makanan, dan kesehatan.
  • Ahli diet penelitian

Biasanya ahli diet penelitian bekerja di rumah sakit penelitian, organisasi, atau universitas. Mereka beroperasi dalam tim peneliti yang dipimpin oleh pimpinan dan melakukan intervensi yang berfokus pada nutrisi. Dietisien juga dapat menjalankan praktik pribadi untuk memberikan layanan konseling terkait gizi dan pola makan. 

Penyakit yang dapat ditangani oleh dietisien dari segi nutrisi 

Dietisien memiliki kompetensi untuk menangani semua penyakit yang berhubungan dengan berat badan yang dialami oleh pasien. Beberapa penyakit yang dapat ditangani dietisien dari segi nutrisi, yaitu:
  • Obesitas
  • Prediabetes
  • Kanker
  • Penyakit celiac
  • HIV atau AIDS
  • Hipertensi
  • Dislipidemia
  • Malnutrisi
  • Gangguan makan
  • Penyakit atau kondisi lain yang menyebabkan penurunan berat badan yang tidak disengaja 

Selain itu, ahli diet juga membantu menangani dari segi nutrisi orang yang baru menjalani operasi karena masalah ginjal. Pasien setelah menjalani operasi ini biasanya memiliki banyak pantangan makanan dan perlu mendapatkan manfaat dari perawatan individual untuk memenuhi kebutuhan tubuh mereka. Ahli diet yang menangani gangguan makan biasanya bekerja dengan tim psikoterapis untuk membantu individu pulih dari gangguan makan, seperti anoreksia nervosa dan bulimia.Sedangkan, ahli diet olahraga mengkhususkan diri dalam mengoptimalkan nutrisi untuk meningkatkan kinerja atlet. Ahli diet ini bekerja di gym atau klinik terapi fisik, serta tim olahraga.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai nutrisi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips dietmakanan dietnutrisidiet sehatmenurunkan berat badan
WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/nutritionist-dietitian-choose
Diakses pada 24 Juni 2021.
UCLA Health. https://www.uclahealth.org/weight-management/dietician-physician-nutrition
Diakses pada 24 Juni 2021.
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/160774#dietitian
Diakses pada 24 Juni 2021.
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/dietitian-vs-nutritionist
Diakses pada 24 Juni 2021.
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait