Penyebab Depresi dan Perbedaannya Berdasarkan Jenis Kelamin

Depresi adalah gangguan mental yang menjadi penyebab kecacatan tertinggi kedua setelah HIV/AIDS
Depresi dapat disebabkan oleh beragam hal

Depresi merupakan salah satu penyakit atau gangguan mental yang paling sering melanda penduduk seluruh dunia. Tercatat ada sekitar 350 juta orang penderita depresi dengan penyebab yang berbeda-beda, tanpa memandang status sosial, demografi, geografis, ataupun usia.

Penyebab depresi memang cukup bervariasi dan beragam antara satu orang dengan yang lainnya. Efek depresi sendiri juga bisa berakibat fatal seperti perasaan ingin bunuh diri, rentan terhadap penyakit serius lainnya, hingga menjadi penyebab kecacatan tertinggi kedua setelah HIV/AIDS - seperti yang dinyatakan oleh WHO.

Untuk melindungi diri sendiri dan orang tercinta dari depresi, mari kenali penyebab depresi dan faktor pemicunya:

Penyebab Depresi

Beberapa kemungkinan penyebab depresi sesuai pemaparan ahli, antara lain:

  • Genetik atau keturunan (tidak mutlak)
  • Peristiwa kehidupan yang penuh stres seperti perceraian, kematian, PHK, kebangkrutan finansial, dan lain-lain
  • Perubahan hormon, yang kerap ditemui pada masa menopause, kehamilan, dan PMS
  • Penyakit tertentu, seperti kecemasan, sakit berkepanjangan, penyakit jantung, dan gangguan bipolar
  • Penggunaan alkohol atau obat-obatan terlarang (bisa menjadi sebab ataupun akibat dari depresi)
  • Pengobatan medis tertentu, misalnya obat darah tinggi, steroid, dan obat kemoterapi yang bisa meningkatkan risiko perasaan depresi

Penyebab Depresi: Wanita vs. Pria

Penyebab Depresi pada Wanita

Beberapa penyebab depresi pada wanita dapat dipengaruhi oleh:

  • Faktor biologis
  • Ekspektasi sosial
  • Pengalaman hidup yang berbeda-beda

Sebuah studi oleh The American Journal of Psychiatry menemukan bahwa karakter dan hubungan sosial sering menjadi pemicu atau penyebab depresi pada wanita. Lebih spesifiknya, wanita menikah yang mengalami masalah rumah tangga, serta kurangnya dukungan sosial atau hubungan buruk dengan orangtua, sering menjadi penyebab depresi pada wanita dibandingkan pada pria.

Journal of Affective Disorders dan studi lainnya juga memaparkan bahwa gejala depresi wanita akan berbeda dibandingkan dengan pria, yaitu:

  • Kecenderungan serangan panik
  • Kecemasan akut
  • Kenaikan berat badan
  • Perasaan ngantuk yang berlebihan

Ada pula riset yang mengaitkan antara perubahan hormon pada wanita yang menjadi penyebab depresi dan waktu serangan depresi yang mungkin terjadi. Temuan-temuan penting dalam riset tersebut, di antaranya:

  • Wanita dengan sejarah depresi di keluarga berpotensi mengalami depresi pada saat menjelang pubertas
  • Wanita penderita depresi akan memiliki gejala depresi yang semakin parah menjelang siklus menstruasi. Obat antidepresi umumnya tidak akan banyak membantu pada periode ini
  • Depresi postpartum atau pasca melahirkan bisa menyerang 1 di antara 7 wanita
  • Risiko depresi meningkat pada wanita dalam masa transisi menopause
  • Di zaman modern sekarang, wanita tanpa sejarah depresi lebih rentan diserang depresi hingga 2-3 kali dibandingkan sebelumnya

Penyebab Depresi pada Pria

Banyak yang menganggap bahwa wanita lebih rentan pada depresi karena kaitan hormonal, namun sebenarnya baik pria dan wanita memiliki potensi untuk menderita depresi yang sama.

Depresi pada pria umumnya lebih sulit dideteksi karena pria jarang dalam menunjukkan perasaan secara gamblang, seperti menangis, murung, atau curhat. Namun, ini bukan berarti pria tidak lebih rentan daripada wanita dalam kemungkinan terkena depresi.

Beberapa penyebab depresi pada pria, antara lain:

  • Penggunaan obat-obatan terlarang
  • Kekerasan seksual semasa kecil
  • Sejarah depresi sebelumnya
  • Stres akibat peristiwa tertentu, terutama yang berkaitan dengan pekerjaan, keluarga, finansial dan hukum
  • Kegagalan mencapai target
  • Rendahnya rasa percaya diri

Gejala depresi pada pria ditunjukkan dengan cara yang berbeda pula, di antaranya:

  • Kecenderungan untuk marah
  • Bertindak emosional/agresif
  • Gegabah atau sembrono

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan gejala depresi dan membutuhkan pertolongan, segera konsultasikan kepada dokter kesehatan atau menghubungi nomor darurat untuk pertolongan sedini mungkin.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/314071.php?sr
Diakses pada Oktober 2018

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/common-causes-of-depression-1066772
Diakses pada Oktober 2018

 

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed