Kenali Penyebab dan Gejala Eritrasma, Penyakit yang "Bersarang" di Lipatan Tubuh

Eritrasma berisiko diidap oleh orang-orang yang tinggal di tempat hangat dan lembap.
Salah satu kelompok individu yang berisiko terkena eritrasma ialah pengidap diabetes.

Memiliki bercak kulit berukuran besar, di bagian tubuh yang dapat terlihat oleh orang lain, tentunya bisa mengurangi rasa percaya diri, untuk bersosialisasi. Bercak kulit tersebut ternyata penyakit yang bernama eritrasma.

Eritrasma adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Eritrasma "bersarang" di lipatan kulit, seperti ketiak dan selangkangan. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium minutissimum ini seringkali ditemukan pada bagian tubuh yang hangat serta lembap.

Bagi Anda yang pernah atau sedang merasakannya, ketahuilah penyebab dan gejala eritrasma, agar dapat menemukan solusi terbaik, untuk menyembuhkannya.

Seperti apa gejala eritrasma?

Sebagian besar penyakit eritrasma hanya muncul pada tubuh orang dewasa. Walau begitu, bukan berarti anak-anak bisa “bersembunyi” dari penyakit eritrasma. Hanya saja, kasusnya memang lebih sering ditemukan pada orang dewasa.

Orang-orang yang lebih berisiko terkena penyakit eritrasma, ialah mereka yang tinggal bersama, misalnya pelajar dalam asrama, tentara di barak, hingga para pasien dewasa di bangsal maupun ruang rawat inap rumah sakit.

Risiko terkena eritrasma, meningkat ketika seseorang beranjak dewasa. Kasusnya lebih sering ditemukan pada pria, dibandingkan wanita. Penyakit ini juga terjadi di seluruh negara di dunia.

Berikut ini ciri-ciri penyakit eritrasma, yang bisa Anda waspadai.

  • Bercak berwarna merah muda, merah, hingga cokelat yang cukup lebar
  • Kulit terasa gatal di area bercak
  • Kulit yang berkerut

Biasanya, ukuran bercak yang timbul, bervariasi. Bercak kulit eritrasma awalnya akan muncul dengan warna merah muda, kemudian berubah menjadi lebih gelap.

Bercak ini akan muncul di lipatan tubuh, tapi lebih sering timbul di selangkangan, ketiak, lipatan bagian belakang lutut, serta sela-sela jari kaki. Tidak hanya itu, eritrasma juga bisa muncul di lipatan payudara dan bokong.

Apa yang menyebabkan eritrasma?

Eritrasma disebabkan oleh bakteri bernama Corynebacterium minutissimum. Bakteri ini memang tinggal di kulit, dan akan berkembang jika kondisinya hangat dan lembap. Tidak heran, eritrasma akan timbul di bagian lipatan tubuh.

Kelompok individu dengan kondisi berikut ini, lebih berisiko untuk mengalami eritrasma:

  • Mengalami diabetes
  • Tinggal di tempat yang hangat dan lembap
  • Sering berkeringat
  • Obesitas
  • Lansia
  • Menjalani gaya hidup yang tidak sehat
  • Memiliki kondisi medis yang berdampak pada sistem kekebalan tubuh

Menjaga kebersihan, bisa mencegah eritrasma untuk bersarang di kulit Anda. Maka dari itu, jangan malas untuk membersihkan diri, setiap selesai melakukan aktivitas yang membuat kulit Anda kotor dan terpapar bakteri.

Bagaimana cara mencegah eritrasma?

Selain dengan menjalani gaya hidup sehat dan menjaga kebersihan tubuh, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, untuk menghindari penyakit eritrasma, seperti berikut ini:

  • Menjaga kulit agar tetap kering dan bersih
  • Pastikan kulit Anda kering sepenuhnya setelah mandi
  • Hindari berkeringat berlebih
  • Pastikan sepatu Anda kering sebelum menggunakannya
  • Gunakan pakaian yang bersih dan kering
  • Hindari area yang panas dan lembap
  • Obati penyakit yang mendasarinya, seperti diabetes
  • Gunakan sabun antibakteri saat mandi

Jika Anda sudah terlanjur mengidap eritrasma, ada banyak cara untuk menyembuhkannya. Dokter bisa merekomendasikan pengobatan dan perawatan berikut ini.

  • Penggunaan antibiotik oral, seperti eritromisin
  • Membersihkan area yang terkena eritrasma dengan sabun antibakteri
  • Mengoleskan krim antibakteri seperti krim eritromisin, asam fusidat, serta krim jamur mikonazol
  • Terapi fotodinamik. Terapi ini dengan menggunakan sinar lampu merah

Lamanya pengobatan, tergantung kedisiplinan Anda dalam melakukan hal-hal di atas. Biasanya, kondisi ini dapat diobati dalam waktu 2-4 minggu.

Dokter akan terlebih dahulu merekomendasikan penggunaan krim, sebelum meminta Anda untuk mengonsumsi obat antibiotik oral.

Para pengidap eritrasma tidak usah khawatir, apalagi sampai berkecil hati. Sebab, eritrasma dapat disembuhkan, hanya dengan waktu 2-4 minggu. Namun, eritrasma juga tidak bisa dianggap remeh. Bagi Anda yang pernah mengidapnya, waspadalah. Sebab, eritrasma bisa kembali menyerang kulit Anda, jika pencegahannya tidak dilakukan dengan baik.

Pada umumnya, eritrasma adalah kondisi medis yang seharusnya tidak mengganggu aktivitas sehari-hari Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/erythrasma

Diakses pada 15 November 2019

 

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK513352/

Diakses pada 15 November 2019

 

Derment NZ. https://dermnetnz.org/topics/erythrasma/

Diakses pada 15 November 2019

Artikel Terkait