Pembalut tampon, dan menstrual cup memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dalam mengatasi dan menampung darah haid
Pembalut tampon, dan menstrual cup adalah tiga produk yang dapat menjadi pilihan untuk wanita yang sedang mengalami menstruasi

Setiap bulannya, para wanita harus melewati siklus menstruasi yang terkadang menyakitkan dan membuat frustasi. Salah satu hal yang membuat kesal adalah keharusan para wanita untuk mengganti pembalutnya setiap empat jam atau saat pembalutnya sudah penuh.

Namun, pilihan saat menstruasi tidak hanya pembalut, tetapi juga ada tampon dan menstrual cup. Pembalut tampon dan menstrual cup merupakan produk yang dibuat untuk bisa menampung darah yang keluar karena peluruhan sel telur dan dinding rahim wanita.

Anda tidak perlu bingung dalam memilih pembalut tampon atau menstrual cup, karena artikel ini akan membahas mengenai perbedaan dari ketiganya.

Apa perbedaan dari pembalut, tampon dan menstrual cup?

Secara garis besar, pembalut, tampon dan menstrual cup merupakan benda-benda yang dapat digunakan wanita untuk menampung darah haidnya. Namun, ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pembalut adalah salah satu produk yang populer digunakan
  • Pembalut 

Pembalut selalu menjadi andalan bagi wanita yang sedang menstruasi dan merupakan benda penyerap darah haid yang paling umum diketahui. Pembalut tergolong murah dan berbentuk segi empat serta berisi material-material yang bisa menyerap darah haid.

Penggunaan pembalut juga cukup mudah dan cocok untuk orang yang memiliki pendarahan menstruasi yang berat atau memiliki kesulitan saat memakai tampon maupun menstrual cup.

Saat menggunakan pembalut, Anda hanya perlu menempelkan pembalut pada celana dalam dan menggunakan dalaman seperti biasa. Pembalut juga memiliki berbagai ukuran yang dapat dipilih sesuai dengan jumlah darah haid yang sedang keluar.

Anda juga dapat memakai pembalut semalaman dan tidak perlu khawatir akan risiko toxic shock syndrome atau infeksi bakteri yang menghantui pemakai tampon dan menstrual cup.

Namun, saat menggunakan pembalut, Anda mungkin merasa tidak nyaman karena pembalut bisa bergeser. Anda juga mungkin merasa malu karena pembalut lebih mudah terlihat daripada tampon dan menstrual cup.

Selain itu, saat sedang ingin olahraga berenang, Anda tidak dapat menggunakan pembalut dan perlu mencabutnya.

Tampon bisa menjadi pilhan produk saat haid lainnya
  • Tampon

Tampon adalah salah satu produk yang digunakan wanita saat menstruasi dan berbentuk tabung kecil yang berisi kapas dan digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam lubang vagina.

Tampon praktis dan mudah untuk dibawa karena kecil dan mudah untuk disembunyikan. Berbeda dengan pembalut, Anda tidak perlu khawatir terlihat menggunakan tampon karena tampon berada di dalam liang vagina.

Anda juga tidak perlu khawatir akan posisi tampon yang mungkin bisa bergeser. Jika Anda suka melakukan olahraga berenang, Anda bisa menggunakan tampon saat sedang berenang.

Namun, menggunakan tampon untuk pertama kalinya atau saat memasukkan tampon ke dalam vagina mungkin terasa tidak nyaman. Anda juga mungkin harus mencoba berbagai jenis ukuran tampon sebelum mendapatkan tampon yang sesuai dengan jumlah darah haid Anda.

Penggunaan tampon juga terkadang menimbulkan rasa gatal, ketidaknyamanan, dan bisa membuat vagina iritasi atau kering. Penggunaan tampon juga meningkatkan risiko Anda mengalami toxic shock syndrome.  

Menstrual cup merupakan produk saat haid yang sedang naik daun
  • Menstrual cup

Pembalut dan tampon adalah dua produk saat menstruasi yang cukup familiar di masyarakat dibandingkan menstrual cup. Akan tetapi, baru-baru ini menstrual cup sedang naik daun dan memiliki beberapa kelebihan yang bisa dipertimbangkan, salah satunya adalah ramah lingkungan. Menstrual cup tidak menimbulkan banyak sampah akibat menstruasi.

Menstrual cup berbentuk seperti cangkir yang fleksibel dan terbuat dari silikon atau karet dan dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah haid. Meskipun sering dipromosikan dapat digunakan kembali, tetapi tidak semua menstrual cup dapat dipakai lagi.

Sebagian besar menstrual cup dapat digunakan kembali hanya dengan dicuci saja. Menstrual cup juga dapat digunakan selama 12 jam dan memiliki berbagai macam ukuran, warna, dan bentuk.

Kelebihan menstrual cup yang cukup menarik adalah Anda bisa menggunakan menstrual cup dalam situasi apapun. Anda dapat memakainya ketika sedang berenang atau bahkan saat ingin berhubungan intim.

Menstrual cup juga tidak mengganggu keseimbangan pH dalam vagina dan mengurangi bau darah haid.

Namun, Anda mungkin akan mengalami kesulitan saat memasukkan dan mengeluarkan menstrual cup, terutama bagi penderita fibroid. Bila Anda memiliki pendarahan yang berat, maka menstrual cup akan penuh sebelum 12 jam.

Harga menstrual cup juga cukup mahal. Selain itu, penggunaan menstrual cup meningkatkan kemungkinan Anda mengalami toxic shock syndrome.

Bila Anda memakai alat kontrasepsi tertentu, maka terdapat kemungkinan menstrual cup dapat melonggarkan dan membuat alat kontrasepsi keluar.

Beberapa menstrual cup terbuat dari lateks. Bagi orang-orang yang memiliki alergi lateks, Anda sebaiknya membaca label untuk memastikan bahwa menstrual cup tidak terbuat dari bahan lateks.

Setiap wanita yang sedang menstruasi pasti memiliki ketakutan bahwa pembalut, tampon, atau menstrual cup yang dipakai mengalami kebocoran. Secara garis besar, ketiga produk memiliki kemungkinan mengalami kebocoran yang sama.

Kebocoran dapat terjadi karena pemasangan pembalut, tampon, atau menstrual cup yang tidak tepat.

Catatan dari SehatQ

Penggunaan pembalut tampon dan menstrual cup perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Peningkatan risiko mengalami toxic shock syndrome memang lebih besar pada pengguna tampon dan menstrual cup. Oleh karenanya, Anda perlu memerhatikan petunjuk penggunaan tampon dan menstrual cup dengan benar.

Healthline. https://www.healthline.com/health/tampons-vs-pads
Diakses pada 22 Oktober 2019

Mayo clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/toxic-shock-syndrome/symptoms-causes/syc-20355384
Diakses pada 22 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325790.php
Diakses pada 22 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed