Kenali Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening Sebelum Menjalar

Kanker kelenjar getah bening dapat disembuhkan bila diidentifikasi dengan cepat
Kanker kelenjar getah bening dapat menimbulkan rasa sakit di dada atas dan perut

Saat mendengarkan kata kanker, Anda pasti merespon dengan rasa khawatir atau cemas terkena penyakit tersebut. Kanker bukanlah penyakit sepele seperti flu atau batuk yang dapat disembuhkan begitu saja dengan obat yang ada di apotek.

Kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah jenis kanker yang cukup menyeramkan karena menyerang bagian kelenjar getah bening yang merupakan salah satu bagian sistem imun tubuh. Namun dengan identifikasi dini dan pemberian perawatan yang tepat, penderitanya memiliki peluang hidup yang tinggi. Apakah ada gejala yang bisa mengindikasikan kanker kelenjar getah bening?

Gejala kanker kelenjar getah bening

Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan kemungkinan Anda untuk bisa sembuh dari kanker kelenjar getah bening. Beberapa tanda yang dapat mengindikasikan adanya kanker kelenjar getah bening adalah:

  • Demam.
  • Rasa gatal di kulit.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di bagian selangkangan, ketiak, dada atas, perut, dan leher yang tidak terasa sakit.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Rasa lelah yang tidak kunjung hilang.
  • Penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya.
  • Sesak napas.
  • Sakit perut.
  • Ruam-ruam.
  • Nyeri tulang.
  • Batuk.

Bila Anda mengalami gejala-gejala di atas secara terus-menerus dan bahkan makin parah meskipun sudah mengonsumsi obat-obatan tertentu, maka Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.

Pengobatan kanker kelenjar getah bening sangat bergantung dengan jenisnya karena terdapat dua jenis kanker kelenjar getah bening, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Selain dari jenis, penanganan kanker kelenjar getah bening juga tergantung dari tingkat keparahannya.

Apa penyebab kanker kelenjar getah bening?

Penyebab timbulnya kanker kelenjar getah bening belum diketahui secara pasti. Namun, penyakit ini muncul saat adanya mutasi genetik di sel darah putih limfosit.

Sel darah putih limfosit yang termutasi tersebut akan semakin bertambah dan menggantikan posisi sel darah putih limfosit yang normal, sampai akhirnya fungsi kelenjar getah bening terganggu.

Beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan peluang Anda terkena kelenjar getah bening adalah:

  • Jenis kelamin, pria lebih berisiko mengalami kanker kelenjar getah bening.
  • Terkena infeksi tertentu, infeksi pylori dan virus Epstein-Barr mampu menambah kemungkinan Anda terkena kanker kelenjar getah bening.
  • Usia, beberapa jenis kanker kelenjar getah bening lebih umum terjadi pada dewasa muda, tetapi sebagian besar kanker ini terdeteksi pada orang yang berusia di atas 55 tahun.
  • Memiliki daya tahan tubuh yang terganggu, Anda akan lebih mungkin terkena kanker kelenjar getah bening jika mengalami penyakit sistem imun atau mengonsumi obat-obatan yang menekan daya tahan tubuh.

Bagaimana deteksi kanker kelenjar getah bening?

Kanker kelenjar getah bening bukanlah penyakit misterius yang tidak dapat didiagnosis atau dideteksi. Kanker kelenjar getah bening masih bisa diperiksa oleh dokter.

Langkah awal dari pemeriksaan kanker kelenjar getah bening adalah pemeriksaan fisik yang meliputi mengecek adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening di selangkangan, leher, ketiak, dan organ hati.

Selanjutnya, jika terdapat pembengkakan, dokter akan menganjurkan Anda untuk mengikuti pemeriksaan lebih lanjut, seperti:

  • Tes darah, berguna untuk mengetahui jumlah sel di dalam tubuh melalui darah
  • Tes pencitraan, melibatkan penggunaan alat yang menampilkan bagian dalam tubuh, seperti X-ray, CT scan, MRI, dan sebagainya
  • Biopsi kelenjar getah bening, dokter juga akan mengambil sampel dari kelenjar getah bening untuk diteliti di laboratorium
  • Pemeriksaan sumsum tulang, selain kelenjar getah bening, dokter bisa melakukan biopsi pada sumsum tulang dengan mengambil sampel sumsum tulang melalui jarum

Seperti yang telah dicantumkan sebelumnya, kanker kelenjar getah bening bisa disembuhkan. Saat kanker kelenjar getah bening masih di tahapan satu, terdapat persentase 90 persen untuk bisa tetap hidup selama lima tahun.

Oleh karenanya, segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami tanda-tanda yang telah disebutkan di atas agar bisa segera menjalani pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Healthline. https://www.healthline.com/health/lymphoma#symptoms
Diakses pada 22 Januari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lymphoma/symptoms-causes/syc-20352638
Diakses pada 22 Januari 2020

Artikel Terkait