logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Kenali Gejala Dini dari Penyakit Mata Macular Degeneration

open-summary

Penyakit mata macular degeneration atau degenerasi makular membuat penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas. Gejalanya sering tidak terlihat. Namun ada gejala awal yang bisa Anda perhatikan. Apakah itu?


close-summary

8 Jan 2020

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Macular degeneration dapat menyebabkan pengelihatan rabun

Macular degeneration diakibatkan oleh kerusakan pada area kecil di tengah retina yang terletak di bagian belakang mata

Table of Content

  • Gejala dari macular degeneration
  • Jenis-jenis macular degeneration
  • Mengapa penyakit macular degeneration bisa muncul?
  • Apakah ada cara untuk mencegah penyakit macular degeneration?

Macular degeneration atau degenerasi makular merupakan penyakit mata yang dapat memicu berkurangnya atau bahkan menghilangnya penglihatan di bagian depan. Meskipun tidak sampai menyebabkan kebutaan total, tetapi Anda akan kesulitan melihat benda-benda di depan Anda.

Advertisement

Macular degeneration adalah penyakit yang akan bertambah parah seiring berjalannya waktu. Oleh karenanya, Anda perlu mengenai gejala-gejalanya untuk mencegahnya semakin bertambah parah.

Baca Juga

  • 8 Cara Mengatasi Berat Badan Turun Drastis yang Aman
  • Dari 5 Jenis Malaria, Kenali Mana yang Paling Mematikan
  • Penyebab Mata Berair yang Patut Anda Diwaspadai

Gejala dari macular degeneration

Macular degeneration diakibatkan oleh kerusakan pada makula atau area kecil di tengah retina yang terletak di bagian belakang mata. Gejala awal dari macular degeneration biasanya adalah berkurangnya penglihatan.

Namun, proses menurunnya penglihatan sering tidak disadari oleh sebagian penderitanya.

Awalnya, penderita macular degeneration masih dapat melihat objek di depannya, tetapi lama kelamaan, penglihatannya akan mengabur, membesar, menggelap, berbintik-bintik, atau terdistorsi.

Gejala lain yang bisa dirasakan bila seseorang mengalami macular degeneration adalah:

  • Berkurangnya penglihatan di bagian depan pada satu atau kedua mata.
  • Penglihatan mengabur.
  • Kesulitan membaca huruf.
  • Kesulitan mengenal wajah orang.
  • Melihat garis lurus seperti bengkok.
  • Membutuhkan cahaya yang lebih terang saat membaca atau bekerja.
  • Berkurangnya terang atau intensitas cahaya.
  • Mata sulit beradaptasi di tempat yang remang.

Bila tidak segera ditangani, macular degeneration akan makin bertambah parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti mengendarai mobil, membaca, dan sebagainya. Penderitanya bahkan mungkin bisa melihat satu titik kabur pada penglihatan bagian depan.

Titik tersebut dapat membesar dan makin gelap serta lama kelamaan dapat mengakibatkan kebutaan yang permanen pada penglihatan bagian depan.

Jenis-jenis macular degeneration

Selain mengenali gejala macular degeneration, Anda juga perlu mengetahui bahwa terdapat dua macam penyakit macular degeneration, yaitu:

  • Dry macular degeneration

Sebagian besar kasus penyakit macular degeneration adalah yang berjenis dry atau kering.

Pada macular degeneration jenis ini, makula akan makin menipis seiring bertambahnya usia dan bongkahan kecil protein yang terbuat dari lemak drusen akan bertumbuh. Kehilangan penglihatan akan semakin terasa secara perlahan-lahan.

  • Wet macular degeneration

Macular degeneration jenis wet atau basah muncul karena adanya pertumbuhan pembuluh darah yang baru dan abnormal di bawah retina. Pembuluh darah ini dapat mengeluarkan darah atau cairan lainnya yang merusak makula.

Berbeda dengan dry macular degeneration, proses berkurangnya penglihatan akan lebih cepat.

Mengapa penyakit macular degeneration bisa muncul?

Sampai saat ini, penyakit macular degeneration belum diketahui secara pasti penyebabnya, tetapi Anda akan lebih rentan mengalami macular degeneration jika mempunyai faktor risiko seperti:

  • Berasal dari etnis kaukasia.
  • Merokok.
  • Berusia di atas 65 tahun.
  • Menderita penyakit kardiovaskular.
  • Memiliki berat badan berlebih.
  • Memiliki riwayat keluarga dengan macular degeneration.

Apakah ada cara untuk mencegah penyakit macular degeneration?

Sebenarnya tidak ada penanganan yang secara efektif mampu mencegah penyakit macular degeneration. Namun, Anda bisa mengurangi risiko terkena penyakit macular degeneration dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti:

  • Menjaga berat badan.
  • Berhenti merokok.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memiliki pola makan yang sehat.

Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami gejala penyakit macular degeneration. Penyakit ini dapat diatasi agar tidak bertambah parah asal Anda bisa menyadarinya dengan cepat.

Advertisement

penyakitkesehatan matapenyakit mata

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved