Kenali Fungsi Arteri Pulmonalis dan Potensi Masalahnya


Fungsi arteri pulmonalis adalah membawa darah rendah oksigen dan tinggi karbon dioksida ke paru-paru. Pembuluh darah ini memainkan peran penting dalam peredaran darah tubuh.

0,0
02 Jul 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Fungsi arteri pulmonalis adalah membawa darah rendah oksigen ke paru-paruArteri pulmonalis berperan penting dalam peredaran darah tubuh
Fungsi arteri pulmonalis memainkan peran yang penting dalam sistem peredaraan darah. Arteri pulmonalis adalah pembuluh darah besar yang keluar dari jantung menuju ke paru-paru. Pembuluh darah ini bercabang menjadi dua, yaitu arteri pulmonalis kanan dan arteri pulmonalis kiri.Jika pembuluh darah besar ini bermasalah, maka peredaran darah dalam tubuh Anda bisa terganggu. Untuk mengenal lebih jauh seputar fungsi arteri pulmonalis dan potensi penyakit yang mungkin terjadi, simak penjelasan berikut ini.

Anatomi arteri pulmonalis

Arteri pulmonalis merupakan arteri yang berukuran relatif besar. Bentuk arteri ini seperti selongsong tabung menyerupai huruf T yang memiliki lumen (lubang di mana darah mengalir). Arteri pulmonalis kanan terletak di belakang aorta asendens, sedangkan arteri pulmonalis kiri memanjang di dekat sisi kiri aorta. Dinding arteri pulmonalis terdiri dari beberapa lapisan otot yang dapat melebar dan menyempit.Berbeda dengan dinding vena yang lebih tipis dan kurang berotot. Arteri pulmonalis terdiri dari tiga lapisan berikut:
  • Intima, yaitu apisan dalam yang halus
  • Media, yakni lapisan tengan yang mendorong darah masuk
  • Adventitia, yaitu lapisan luar pelindung.
Arteri pulmonalis kiri lebih dekat ke paru-paru daripada arteri pulmonalis kanan. Arteri pulmonalis kiri memasuki paru-paru kiri, sementara arteri pulmonalis kanan harus melintasi dada bagian atas untuk memasuki paru-paru kanan.

Fungsi arteri pulmonalis

arteri pulmonalis
Arteri pulmonalis melepaskan kelebihan karbon dioksida dari darah
Fungsi arteri pulmonalis adalah membawa darah yang rendah oksigen dan tinggi karbon dioksida ke paru-paru. Ini merupakan satu-satunya arteri tubuh yang membawa darah de-oksigen, sedangkan arteri lainnya justru membawa darah kaya oksigen.Setelah memasuki paru-paru, arteri pulmonalis membelah menjadi banyak pembuluh darah yang lebih kecil dan mencapai kapiler yang mengelilingi aveoli. Selanjutnya, di dalam paru-paru, arteri pulmonalis melepaskan kelebihan karbon dioksida dari darah dan diisi dengan oksigen yang Anda hirup melalui pernapasan. Darah yang mengandung oksigen pun kembali ke serambi kiri melalui vena pulmonalis menuju jantung. Bilik kiri jantung kemudian memompa darah yang kaya oksigen tersebut ke seluruh tubuh agar bisa berfungsi dengan baik.Selanjutnya, darah yang sudah rendah oksigen kembali ke serambi kanan dan memasuki bilik kanan yang akan memompanya ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. Pengisian oksigen dan pelepasan karbon dioksida di paru-paru pun terjadi kembali.

Kemungkinan masalah pada arteri pulmonalis

Fungsi arteri pulmonalis yang bermasalah dapat mengganggu peredaran darah. Masalah paling umum yang terjadi pada arteri pulmonalis adalah cacat jantung bawaan. Adapun beberapa masalah yang dapat memengaruhi arteri pulmonalis, yaitu:
  • Stenosis arteri pulmonalis

Stenosis pulmonal adalah penyempitan pada cabang arteri pulmonalis sehingga sulit bagi darah untuk mengalir ke paru-paru dan mendapatkan oksigen. Kondisi ini sering kali disertai dengan defek septum ventrikel (lubang pada dinding septum jantung).Akibatnya, bilik kanan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Otot jantung pun menebal sehingga menyebabkan jantung membesar. Stenosis pulmonal umumnya merupakan kondisi bawaan. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi akibat infeksi atau prosedur jantung.
  • Hipertensi pulmonal

sesak napas akibat hipertensi pulmonal
Hipertensi pulmonal dapat menyebabkan sesak napas
Hipertensi pulmonal adalah jenis tekanan darah tinggi yang memengaruhi paru-paru. Kondisi ini terjadi ketika arteri di paru-paru menebal, menyempit, atau mengeras. Akibatnya, aliran darah pun melambat dari arteri pulmonalis ke paru-paru.Hipertensi pulmonal dapat menyebabkan kelelahan, sesak napas, pembengkakan kaki, dan batuk darah. Dalam kasus yang parah, bisa mengakibatkan gagal jantung dan kecacatan.
  • Emboli paru

Emboli paru adalah adanya gumpalan darah yang bersarang di arteri pulmonalis sehingga menghalangi aliran darah ke paru-paru. Kondisi ini dapat terjadi ketika gumpalan darah yang terbentuk di kaki, lengan, atau bagian tubuh lain berjalan melalui jantung hingga masuk ke arteri pulmonalis.Emboli paru dapat ditandai dengan sesak napas tiba-tiba, nyeri dada dan punggung, batuk, dahak berdarah, keringat berlebih, pusing, bibir dan kuku kebiruan, hingga penurunan kesadaran.
  • Aneurisma arteri pulmonalis

Aneurisma arteri pulmonalis adalah kondisi arteri pulmonalis yang melebar atau menggelembung sehingga bisa pecah dan menyebabkan masalah yang mengancam jiwa. Kondisi ini umumnya terjadi jika Anda juga memiliki hipertensi pulmonal.Supaya fungsi arteri pulmonalis dapat berjalan dengan baik, Anda tentu harus menjaga kesehatan kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah). Terapkan gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rajin berolahraga, tidur dengan cukup, dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter.Jika Anda ingin bertanya seputar kesehatan arteri pulmonalis, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play. 
pembuluh darahoksigenperedaran darah
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/21486-pulmonary-arteries
Diakses pada 18 Juni 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/pulmonary-artery-anatomy-1763912
Diakses pada 18 Juni 2021
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/ConditionsAndTreatments/circulatory-system
Diakses pada 18 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait