Kenali Faktor-faktor Penyebab Migrain yang Perlu Anda Ketahui

Mencegah migrain dapat dilakukan dengan melakukan penyesuaian terhadap beberapa hal yang menjadi penyebab migrain
Migrain dapat disebabkan oleh banyak hal

Migrain merupakan nyeri kepala yang tergolong sedih hingga parah hingga berdenyut-denyut. Berbeda dari sakit kepala biasa, migrain hanya menyerang pada bagian kepala tertentu saja alias parsial.

Siapa saja bisa mengalami migrain, walaupun menurut penelitian, wanita lebih sering mengalaminya dibandingkan pria. Waktu menyerangnya pun seringkali tanpa pertanda, meski tubuh telah menunjukkan gejalanya.

Bila Anda kurang peka dengan kode yang tubuh coba sampaikan, kenali faktor-faktor penyebab migrain berikut. Dengan mengenalinya, paling tidak Anda dapat mengatur aktivitas dengan lebih baik saat melakukan hal-hal yang berhubungan dengan penyebab migrain dan mengantisipasi datangnya migrain di kemudian hari.

1. Komputer

Duduk di depan layar monitor selama berjam-jam yang memancarkan radiasi dapat menjadi pemicu migrain. Kondisi ini akan semakin buruk bila perpaduan antara cahaya ruangan dan komputer tidak seimbang sebab menyebabkan ketegangan dan kelelahan pada mata.

Untuk mencegah migrain, gunakan glare screen pada monitor. Hindari menggunakan tulisan atau media dengan ukuran yang terlalu kecil. Jangan lupa, perhatikan postur tubuh yang ergonomis dan beristirahat sesekali.

2. Makanan dan Minuman

Berhati-hati dengan makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Beberapa bahan yang sering ada dalam sajian favorit Anda dapat menjadi pemicu migrain seperti MSG dan alkohol. Rasa nikmat sesaat di lidah justru menjadi pengecoh gangguan kesehatan lainnya.

Di samping itu, jadwal makan yang tidak teratur juga memicu munculnya migrain yang mengganggu. Hindari menunda makan hingga melalui jam batasnya untuk mencegah migrain, apalagi jika kemudian perut diisi dengan makanan yang tidak sehat.

3. Kebisingan

Sensitivitas setiap orang terhadap suara berbeda-beda. Namun, bila Anda kerap mengalami migrain setelah mendengar suara yang keras dan mengganggu, cobalah untuk menjauh dari kondisi semacam ini.

Suara yang bising juga berpotensi meningkatkan level stres yang memperburuk keadaan. Sebagai langkah mencegah migrain, bawalah penutup telinga untuk membantu meminimalkan suara keras yang masuk ke telinga saat berkunjung ke tempat-tempat tertentu.

4. Stres

Untuk yang satu ini, Anda tentu tak lagi asing. Stres akan membuat otot menjadi tegang, memicu kenaikan asam lambung, menaikkan tekanan darah, dan kondisi lain yang menyebabkan Anda menjadi migrain. Tak hanya dalam hitungan jam, migrain bahkan bisa sampai berhari-hari.

Oleh karena itu, penting untuk mengendalikan stres untuk mencegah migrain. Istirahatlah yang cukup, baik secara fisik maupun pikiran. Lakukan hal-hal lain yang dapat membuat Anda lebih rileks, seperti mendengarkan musik yang menenangkan, olahraga, liburan, dan berbagai aktivitas hiburan lainnya.

Di samping empat hal tersebut, faktor-faktor pemicu migrain lainnya juga cukup beragam, seperti intensitas cahaya, kurangnya konsumsi air, perubahan cuaca, rokok, perubahan kebiasaan dan aktivitas, dan lain-lain. 

WebMD. https://www.webmd.com/migraines-headaches/external-triggers-for-migraines

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/migraine-headache/symptoms-causes/syc-20360201

Diakses pada Agustus 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed