Kenali Efek Samping Minoksidil, Jangan Sepelekan Saat Wajah Terasa Bengkak

(0)
27 Sep 2020|Azelia Trifiana
Minoksidil adalah salah satu obat darah tinggiObat minoksidil adalah obat darah tinggi
Salah satu obat untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi adalah minoksidil. Obat berbentuk tablet ini disertai peringatan kotak hitam, yaitu peringatan terkuat yang dirilis oleh Food and Drug Administration (FDA). Efek samping minoksidil cukup berat, bahkan dapat menyebabkan masalah jantung hingga nyeri dada.

Mengenal obat minoksidil

Obat minoksidil hanya boleh dikonsumsi berdasarkan resep dokter, dijual dalam bentuk generik. Konsumsi obat minoksidil bisa bersamaan dengan obat pengendali tekanan darah lainnya.Dokter biasanya meresepkan obat beta-adrenergic blocking drug serta diuretik untuk dikonsumsi bersamaan. Tujuannya untuk membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mengantisipasi efek samping minoksidil.Pasien hanya boleh mengonsumsi minoksidil di bawah supervisi ketat dokter atau saat menjalani rawat inap di rumah sakit.Umumnya dokter hanya akan meresepkan obat minoksidil apabila pasien sudah mencoba obat diuretik atau dua jenis obat pengendali tekanan darah lain namun tak membuahkan hasil.Cara kerja obat minoksidil adalah membuat beberapa pembuluh darah kecil di tubuh menjadi lebih rileks dan lebar. Dengan demikian, aliran darah bisa menjadi lebih lancar sehingga tekanan darah pun menurun.

Efek samping obat minoksidil

Minoksidil termasuk obat yang disertai peringatan terkuat dari FDA. Baik dokter maupun pasien harus sadar betul efek samping minoksidil yang bisa berbahaya, di antaranya:
  • Nyeri dada

Efek samping minoksidil dapat meningkatkan detak jantung hingga memperburuk nyeri dada. Untuk menghindarinya, dokter akan meresepkan obat beta-adrenergic blocking dikonsumsi bersamaan dengan minoksidil. Pasien yang merasakan nyeri baru atau semakin intens di dada, lengan, atau pundak, harus segera memberitahukan dokter.
  • Penurunan fungsi jantung

Pasien dengan masalah jantung bisa mengalami penurunan kondisi sebagai salah satu efek samping minoksidil. Dokter akan memantau apakah ada dampak konsumsi minoksidil terhadap penurunan fungsi jantung. Sama seperti langkah antisipasi efek samping lainnya, dokter akan meresepkan obat lain untuk mencegah dampak ke jantung.
  • Kesulitan bernapas

Efek samping minoksidil juga dapat mengakibatkan kesulitan bernapas, terutama saat sedang berbaring. Umumnya gejala ini juga disertai dengan sakit kepala atau merasa lemas hingga tak sadarkan diri. Kondisi ini harus segera mendapat penanganan medis.
  • Retensi air dan garam

Konsumsi obat minoksidil juga dapat menyebabkan retensi air dan garam dalam tubuh. Kondisi ini berpotensi menyebabkan gagal jantung kongestif.Segera konsultasikan dengan dokter apabila pasien mendeteksi pembengkakan di wajah, tangan, pergelangan kaki, atau perut setelah konsumsi minoksidil. Gejala lain adalah bertambahnya berat badan hingga lebih dari 2,5 kg dalam waktu singkat.
  • Efek samping ringan

Mual dan muntah adalah efek samping ringan yang mungkin muncul setelah mengonsumsi obat minoksidil. Selain itu, akan ada perubahan pada rambut tubuh dan wajah seperti menjadi lebih tebal dan gelap. Ini bisa terjadi pada pasien laki-laki maupun perempuan.Mengingat ini merupakan efek samping ringan, biasanya akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa hari atau minggu. Namun jika menjadi semakin buruk atau tidak kunjung hilang, konsultasikan dengan dokter.

Interaksi dengan obat lain

Perlu dipertimbangkan pula bahwa obat minoksidil bisa berinteraksi dengan jenis obat, vitamin, atau pengobatan alternatif lain yang tengah dikonsumsi. Ketika ada interaksi substansi obat dalam tubuh, cara kerja obat ini bisa berubah. Bahkan, tidak menutup kemungkinan obat tak bisa bekerja efektif atau justru membahayakan.Untuk itu, sangat penting bagi pasien menyampaikan kepada dokter apa saja obat yang tengah dikonsumsi. Tak hanya obat medis, tapi juga vitamin atau obat herbal lainnya.Contoh obat yang bisa berinteraksi negatif ketika dikonsumsi bersamaan dengan minoksidil adalah guanethidine. Ketika berinteraksi dengan jenis obat guanethidine, minoksidil dapat menyebabkan tekanan darah menjadi sangat rendah.Itu sebabnya, konsumsi obat guanethidine harus dihentikan beberapa hari sebelum mulai mengonsumsi minoksidil. Jika tidak memungkinkan menghentikan konsumsi obat guanethidine, konsumsi minoksidil untuk pertama kalinya harus dilakukan di rumah sakit.Cara mengonsumsi obat minoksidil harus disesuaikan dengan usia, kondisi medis, seberapa parah penyakit yang diderita, hingga reaksi saat diberikan dosis awal. Konsumsi obat ini harus di bawah supervisi dokter dengan dosis yang tepat.
hipertensitekanan darah tinggipola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/minoxidil-oral-tablet
Diakses pada 11 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/minoxidil-topical-route/side-effects/drg-20068750?p=1
Diakses pada 11 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3503/minoxidil-topical/details
Diakses pada 11 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait