logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Penyebab Pengentalan Darah yang Berbahaya bagi Kesehatan

open-summary

Penyebab pengentalan darah terjadi ketika sebagian darah menjadi lebih kental dari seharusnya, proses ini dipicu oleh adanya cedera di luar tubuh


close-summary

10 Sep 2019

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Penyebab Pengentalan Darah adalah bertemunya sel darah dengan zat tertentu

Pengentalan darah perlu segera diperiksakan

Table of Content

  •  
  • Apa saja gejala pengentalan darah yang harus Anda waspadai?
  •  
  • Penyebab pengentalan darah
  • Cara mengatasi pengentalan darah
  • Makanan apa yg bisa mengencerkan darah?
  • Apa obat pengencer darah?
  • Cara kerja dan jenis obat pengencer darah

Meski terdengar menyeramkan, pengentalan darah sebetulnya merupakan proses yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, terutama ketika mengalami luka sehingga Anda tidak kehilangan terlalu banyak darah. Namun, penyebab pengentalan darah yang terjadi di dalam pembuluh darah bisa menjadi peristiwa gawat dan mengancam nyawa.

Advertisement

Pengentalan darah adalah proses berubahnya bentuk darah dari cair menjadi seperti gel atau semisolid. Jika darah yang mengental ini beredar di pembuluh darah, ia bisa menyebabkan penyumbatan darah di beberapa area tubuh.

Anda sebaiknya langsung mengunjungi rumah sakit jika menemukan gejala pengentalan darah. Penanganan yang cepat dan tepat akan mencegah Anda mengalami berbagai komplikasi kesehatan.

 

Apa saja gejala pengentalan darah yang harus Anda waspadai?

Pengentalan darah bisa terjadi di area mana saja dalam tubuh Anda. Lokasi terjadinya pengentalan darah pun sangat menentukan gejala yang akan Anda alami. Berikut beberapa contoh gejala pengentalan darah sesuai lokasi terjadinya:

  • Lengan atau tungkai

    • Adanya rasa nyeri pada lengan atau tungkai
    • Munculnya bengkak yang disertai sakit dan rasa hangat saat disentuh
    • Muncul lebam atau kemerahan pada kulit

  • Paru-paru

    • Sesak napas yang tiba-tiba
    • Adanya bercak darah ketika batuk
    • Rasa sakit di dada seperti ditusuk-tusuk yang muncul secara tiba-tiba
    • Detak jantung menjadi cepat atau tidak beraturan
    • Demam
    • Keringat yang berlebihan
    • Kepala melayang atau pusing

  • Otak

    • Wajah, lengan, dan kaki seperti mati rasa atau lemas
    • Kesulitan berbicara atau memahami kata-kata orang lain
    • Kehilangan kemampuan melihat pada satu atau kedua mata
    • Kesulitan berjalan
    • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi
    • Sakit kepala yang tak tertahankan dan muncul tiba-tiba
    • Linglung
    • Pusing

  • Jantung

    • Dada atau tubuh bagian atas terasa nyeri atau berat
    • Napas terengah-engah
    • Berkeringat
    • Mual
    • Kepala seperti berputar-putar

  • Perut

    • Nyeri perut yang tak tertahankan
    • Muntah
    • Diare

  • Ginjal

    • Rasa nyeri atau terasa sakit di perut bagian atas atau sampung serta punggung
    • Muncul darah pada urine
    • Volume urine yang berkurang
    • Demam
    • Mual dan muntah

Gejala dan penyebab pengentalan darah bisa muncul karena banyak hal. Apa saya yang menjadi penyebab pengentalan darah tersebut?

 

Penyebab pengentalan darah

Pengentalan darah terjadi ketika sebagian darah menjadi lebih kental dari seharusnya. Proses ini dipicu oleh adanya cedera di luar tubuh atau bertemunya sel darah dengan zat tertentu (jika pengentalan darah terjadi di dalam pembuluh darah).

Penyebab pengentalan darah lainnya adalah adanya perlambatan pada aliran darah itu sendiri. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh adanya masalah, seperti fibrilasi artrial dan deep vein thrombosis (DVT). Ketika lambatnya aliran darah menyebabkan darah menumpuk di jantung, maka sel darah akan saling menempel sehingga menyebabkan pengentalan darah.

Pengentalan darah biasanya terjadi pada orang tua yang berusia di atas 60 tahun, dan jarang menimpa anak-anak muda atau mereka yang memiliki kesehatan prima. Sebaliknya, Anda memiliki risiko terkena pengentalan darah jika:

  • Menjalani rawat inap di rumah sakit, terutama jika Anda tidak banyak bergerak selama masa inap
  • Kegemukan
  • Merokok
  • Menggunakan alat pengontrol kehamilan yang dikombinasikan, misalnya pil KB
  • Pernah menderita pengentalan darah sebelumnya
  • Memiliki kolesterol tinggi

Jika hamil, Anda juga berpotensi mengalami penggumpalan darah, begitu pula jika memiliki orangtua atau saudara yang menderita pengentalan darah. Sementara itu, masalah kesehatan yang rawan menjadi penyebab pengentalan darah pada Anda, yaitu diabetes, tekanan darah tinggi, kanker, dan infeksi kronis tertentu.

Baca Juga

  • Pola Makan dan Jenis Nutrisi yang Baik untuk Penderita Anemia
  • Alasan Harus Puasa Sebelum Cek Darah Serta Larangannya
  • Mengenal Jenis Obat Pengencer Darah dan Perbedaan Cara Kerjanya

Cara mengatasi pengentalan darah

Pengentalan darah adalah masalah yang harus segera ditangani oleh dokter. Berbagai cara mengatasi pengentalan darah bisa direkomendasikan oleh dokter, antara lain:

1. Minum obat antikoagulan

obat ini diminum untuk mencegah terbentuknya darah kental. Jika pengentalan darah sudah terbentuk sehingga membahayakan nyawa Anda, dokter akan memberi obat yang disebut trombolitik yang bertujuan mengencerkan darah kental.

2. Stoking kompresi

Stoking kompresi bertujuan menekan area tungkai sehingga mencegah terbentuknya pengentalan darah sekaligus mencairkan darah yang terlanjur mengental di area kaki.

3. Operasi

Pada prosedur trombolisis, obat pencair darah disuntikkan langsung pada darah yang kental menggunakan kateter. Sedangkan lewat prosedur trombektomi, dokter menggunakan alat khusus untuk mengambil darah kental yang menjadi masalah.

4. Stent

Stent digunakan untuk melebarkan pembuluh darah.

5. Filter vena cava

Jika tubuh Anda tidak bisa menyerap obat pengencer darah, dokter akan memasang penyaring darah kental di pembuluh darah besar untuk mencegah darah tersebut masuk ke paru-paru.

 

Makanan apa yg bisa mengencerkan darah?

  • Jahe
  • Kunyit
  • Bawang putih
  • Kayu manis
  • Cabai rawit
  • Ikan dan minyak ikan
  • Vitamin E
  • Ekstrak biji anggur
  • Glinko biloba
  • Bromelain

 

Apa obat pengencer darah?

Ada banyak jenis obat pengencer darah yang beredar di pasaran. Namun, secara umum obat ini bisa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu obat antikoagulan dan antiplatelet.

Contoh obat antikoagulan

  • Warfarin
  • Heparin
  • Rivaroxaban
  • Dabigtran
  • Apixaban
  • Edoxaban
  • Enoxaparin
  • Fondaparinux

Contoh obat antiplatelet

  • Clopidogrel
  • Ticagrelol
  • Prasugrel
  • Dipyridamole
  • Aspirin
  • Ticlopidine
  • Eptifibatide

Cara kerja dan jenis obat pengencer darah

Perlu diketahui bahwa obat pengecer darah tidak akan benar-benar membuat darah Anda encer. Namun, obat ini memang dirancang untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah. Obat ini juga dapat memperlambat proses terbentuknya gumpalan darah. Berikut ini cara kerja dari masing-masing jenisnya:

1. Antikoagulan

Obat jenis antikoagulan bekerja dengan cara menghambat proses terbentuknya gumpalan darah di pembuluh darah. Faktor pembekuan adalah protein yang dibuat di hati, dan protein ini tidak dapat dibuat tanpa adanya vitamin K. Obat pengencer darah jenis antikoagulan “melawan” vitamin K, yang akan berusaha membentuk gumpalan tersebut.

2. Antiplatelet

Berbeda dari obat antikoagulan, obat pengencer darah jenis antiplatelet bekerja dengan cara mencegah platelet (sel-sel darah) menempel satu sama lain, serta melekat di dinding pembuluh darah. Efek obat antiplatelet lebih lemah dari antikoagulan. Sehingga, obat ini biasanya akan diresepkan pada orang yang berisiko mengalami penyumbatan aliran darah, daripada mengobati penyumbatan yang sudah terjadi.

Perawatan pengentalan darah berbeda pada setiap orang. Oleh karena itu, selalu diskusikan dengan dokter mengenai pengobatan yang sesuai bagi Anda.

Advertisement

kelainan darahpengentalan darah

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved