Ciri-ciri orang depresi biasanya mudah lelah dan hilang minat terhadap hal-hal yang membuat senang
Depresi dapat ditandai dengan merasakan rasa sedih secara terus-menerus selama lebih dari dua minggu.

Rasa sedih dan depresi adalah dua hal yang berbeda. Sekilas kedua kondisi ini terlihat serupa, tetapi ciri-ciri orang depresi berbeda dengan ciri-ciri orang yang hanya mengalami rasa sedih.

Rasa sedih merupakan suatu reaksi normal yang terjadi saat Anda mengalami sesuatu membuat stres, mengecewakan, atau yang membuat muram. Saat Anda merasa sedih, rasa sedih dapat disalurkan melalui tangisan, mengutarakan rasa frustrasi, dan sebagainya.

Jika rasa sedih berlangsung secara terus-menerus selama lebih dari dua minggu dan mengganggu aktivitas sehari-hari, hal tersebut dapat menjadi salah satu ciri-ciri orang depresi.

Ciri-ciri orang depresi yang terlihat lainnya adalah hilangnya minat akan hal-hal yang dulunya dianggap menyenangkan.

Berdasarkan data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) pada tahun 2013, sebanyak kurang lebih 14 juta penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun ke atas mengalami gejala depresi dan kecemasan. Dengan kata lain, 6% dari penduduk Indonesia mengalami gejala depresi dan kecemasan.

Bagaimana cara mengenali orang yang mengalami depresi? Apa saja ciri-ciri orang depresi?

Ciri-ciri Orang Depresi

Beberapa ciri-ciri orang depresi juga dapat dirasakan oleh orang yang merasa sedih, tetapi pada orang yang merasa sedih, gejala yang dirasakan tidak berlangsung lebih dari dua minggu.

Ciri-ciri orang depresi yang mungkin terlihat adalah:

  • Kelelahan
  • Perasaan sedih yang terus-menerus sepanjang hari atau waktu
  • Mudah kesal
  • Rasa bersalah yang mendalam dan tidak beralasan
  • Perasaan tidak berguna
  • Sulit berkonsentrasi
  • Hilangnya minat terhadap hal-hal yang membuat senang
  • Adanya gejala fisik yang tidak memiliki penyebab, seperti sakit kepala, dan sebagainya
  • Pemikiran mengenai kematian yang terus-menerus
  • Pemikiran dan percobaan bunuh diri
  • Perubahan di pola makan dan tidur

Perlu diketahui bahwa pemikiran dan percobaan bunuh diri hanya dialami oleh orang yang mengalami depresi dan biasanya depresi yang dialami sudah berat.

Cara Mengatasi Depresi

Setelah mengetahui ciri-ciri orang depresi, Anda dapat mencoba untuk membantu orang di sekitar yang mungkin memperlihatkan ciri-ciri orang depresi. Pada beberapa kasus, orang yang mengalami depresi tidak menyadari bahwa dirinya mengalami depresi dan karenanya penting bagi Anda untuk membantu mereka.

 Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu orang yang depresi adalah:

  • Berbicara dengan orang yang mengalami depresi. Untuk menjangkau penderita, hal pertama yang perlu dilakukan adalah berbicara dengannya mengenai kondisinya.
  • Edukasi orang yang mengalami depresi. Memberitahukan bahwa apa yang dialami olehnya adalah suatu kondisi yang memerlukan penanganan profesional dan bukan sesuatu yang memperlihatkan kelemahan.
  • Mendukung orang yang mengalami depresi untuk berkonsultasi. Merujuk penderita ke dokter dan ahli kesehatan mental lainnya serta membantu untuk menjadwalkan pertemuannya. Anda juga dapat membantu penderita dengan membuat daftar pertanyaan yang dapat ditanyakan ke dokter dan ahli kesehatan mental serta menemaninya saat pertemuan.

Depresi bukanlah sesuatu yang dapat hilang begitu saja dan membutuhkan penanganan khusus. Segeralah berkonsultasi dengan dokter dan ahli kesehatan mental lainnya jika Anda atau orang-orang terdekat Anda mengalami ciri-ciri orang depresi di atas, terutama jika Anda atau orang terdekat Anda memiliki pemikiran bunuh diri atau pernah melakukan percobaan bunuh diri.

 

Healthline. https://www.healthline.com/health/depression/depression-vs-sadness#treatment
Diakses pada 08 April 2019

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. http://www.depkes.go.id/article/print/16100700005/peran-keluarga-dukung-kesehatan-jiwa-masyarakat.html
Diakses pada 08 April 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/depression/in-depth/depression/art-20045943
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/depression/diagnosis-treatment/drc-20356013
Diakses pada 08 April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/314418.php
Diakses pada 08 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed