Kenali Ciri-ciri Bayi Down Syndrome dan Cara Merawatnya

(0)
18 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ciri-ciri bayi down syndrome bisa dikenali sejak lahirBayi down syndrome biasanya memiliki mata berbentuk seperti kacang almon
Down syndrome adalah penyakit genetik yang disebabkan oleh adanya kelebihan salinan kromosom 21 di tubuh. Sehingga, penyakit ini terkadang disebut juga sebagai trisomi 21.Ciri-ciri bayi Down syndrome dapat langsung terlihat saat lahir. Lalu, seiring pertumbuhan yang terus terjadi, perbedaan akan semakin tampak antara anak yang mengidap penyakit ini dan yang tidak.

Mengendal ciri-ciri bayi Down syndrome

Saat baru lahir, bayi dengan Down syndrome akan terlihat memiliki ciri sebagai berikut:
  • Permukaan wajah dan organ-organnya cenderung datar
  • Ukuran kepala dan telinga lebih kecil dari bayi biasa
  • Leher pendek
  • Lidah besar sehingga hingga terjulur keluar mulut
  • Bola mata terus melihat ke atas
  • Bentuk telinga berbeda dari bayi biasa
  • Otot tidak terbentuk dengan baik
  • Mata bayi berbentuk seperti kacang almond
  • Garis tangannya hanya ada satu yang memanjang horizontal
  • Sendinya lebih kendur
  • Ukuran kaki dan tangannya kecil serta jarinya pendek
  • Tubuhnya sangat fleksibel
  • Ada titik putih di bagian hitam mata atau iris
  • Tingginya kurang dari bayi seusianya
Anak dengan Down syndrome bisa lahir dengan tinggi dan berat badan yang tidak jauh berbeda dari bayi lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, orangtua bisa melihat bahwa pertumbuhannya berlangsung lebih lambat.Saat bayi Down syndrome tumbuh dan berkembang memasuki masa kanak-kanak, ciri lain dari kondisi ini akan mulai terlihat, seperti:
  • Sering melakukan hal-hal impulsif atau secara tiba-tiba
  • Tidak bisa membedakan yang baik mana yang buruk
  • Sulit untuk fokus atau memperhatikan suatu hal
  • Kemampuan belajarnya lambat
Kondisi Down syndrome bisa dideteksi sejak hamil, tapi mungkin juga baru diketahui saat lahir. Pada pemeriksaan awal setelah persalinan, dokter umumnya dapat memberikan diagnosis lewat pemeriksaan fisik bayi.

Tips merawat bayi Down sydnrome

Down syndrome akan menyebabkan bayi mengalami keterbatasan fisik dan intelektual. Keterbatasan yang terjadi bisa beragam dari ringan hingga berat. Namun sebagian besarnya masih ada di tingkat sedang.Orangtua mungkin perlu melakukan beberapa modifikasi untuk merawat bayi Down syndrome. Namun pada dasarnya, merawat buah hati dengan kondisi spesial ini tidak jauh berbeda dari merawat bayi biasa.Orangtua tetap perlu mengajaknya bermain dan mengobrol seperti biasa. Bagaimanapun juga, bayi-bayi dengan kondisi ini tetap memiliki emosi dan perasaan yang sama dengan anak-anak lainnya. Mereka juga suka bermain, belajar hal-hal baru, dan menikmati hidup.Anda dapat membantu perkembangannya dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:
  • Mengajaknya bertemu dengan orang dan lingkungan yang baru
  • Membacakan dongeng atau cerita
  • Bermain bersamanya
Anda juga disarankan untuk tetap memberikannya ASI, meski bayi dengan kondisi ini umumnya agak kesulitan untuk belajar menyusu.Seiring berjalannya waktu, pertumbuhan yang dialaminya akan semakin kompleks, dan saat inilah perbedaan antara bayi Down syndrome dan yang tidak, akan mulai terlihat.Anak dengan kondisi ini lebih rentan terkena penyakit seperti gangguan jantung, pendengaran dan penglihatan. Oleh karena itu, anak perlu perhatian ekstra dari orangtua untuk mengatasi kondisi-kondisi ini.Perlu diingat bahwa bayi dengan Down syndrome tetap akan melalui tahap perkembangan yang sama dengan anak-anak lainnya. Hanya saja, mereka butuh waktu lebih lama. Untuk mendukung pertumbuhannya, orangtua dapat membawanya untuk mengikuti terapi.Terapi untuk bayi dan anak dengan Down syndrome akan melatih beberapa kemampuan, yaitu:
  • Motorik seperti merangkak, berjalan, dan menyusu
  • Bahasa, untuk melatih kemampuan bicara dan pengetahuan diksi
  • Bersosialisasi seperti berbagi mainan dengan teman dan menunggu giliran
  • Akademis seperti membaca dan berhitung
Semakin dini terapi dilakukan, maka kesempatan bayi dengan Down syndrome berkembang sesuai anak-anak seusianya pun akan semakin tinggi.

Catatan dari SehatQ

Sebagai orangtua, memiliki bayi dengan Down syndrome tentu dapat mengundang rasa kecewa, marah, sedih, dan frustrasi. Perasaan ini adalah hal yang wajar dan perlu dihadapi dengan bijak.Anda dapat mencari grup atau kelompok orangtua yang juga memiliki bayi dengan kondisi yang sama untuk mendapatkan tips seputar membesarkan anak dengan Down syndrome. Dengan mencari saran dari dokter, psikolog, maupun orangtua lain, maka Anda akan lebih tenang dalam menghadapi hambatan yang mungkin muncul akibat kondisi Si Kecil.
kelainan genetikadown syndromesindrom downperkembangan bayi
WebMD. https://www.webmd.com/children/understanding-down-syndrome-symptoms#1
Diakses pada 6 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/down-syndrome
Diakses pada 6 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/down-syndrome/symptoms-causes/syc-20355977
Diakses pada 6 Juli 2020
Family Doctor. https://familydoctor.org/caring-for-a-baby-who-has-down-syndrome/
Diakses pada 6 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait