logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Penyebab Penyempitan Tulang Belakang Beserta Pengobatannya

open-summary

Penyempitan tulang belakang adalah suatu kondisi di mana ruang tulang belakang menyempit hingga menekan saraf. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mula dari cedera hingga penyakit.


close-summary

8 Jul 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Penyempitan tulang belakang biasanya terjadi di punggung bawah dan leher

Penyempitan tulang belakang dapat menekan saraf

Table of Content

  • Apa saja penyebab penyempitan tulang belakang?
  • Gejala penyempitan tulang belakang
  • Mengobati penyempitan tulang belakang
  • Catatan dari SehatQ

Tahukah Anda jika tulang belakang bisa mengalami penyempitan? Penyempitan tulang belakang (spinal stenosis) adalah suatu kondisi di mana ruang tulang belakang menyempit dan mulai menekan saraf. Spinal stenosis pun paling sering terjadi di punggung bawah dan leher.

Advertisement

Biasanya, kondisi ini terjadi secara bertahap. Apabila penyempitan terbilang ringan mungkin saja tak ada gejala yang ditimbulkan. Akan tetapi, jika penyempitan terlalu banyak, maka dapat menekan saraf dan menyebabkan masalah. 

Apa saja penyebab penyempitan tulang belakang?

Spinal stenosis dapat terjadi di mana saja sepanjang tulang belakang. Seberapa banyak bagian tulang belakang yang terpengaruh pun bisa bervariasi. Penyebab paling umum dari kondisi ini, yaitu penuaan. 

Seiring bertambahnya usia, proses degeneratif terjadi di seluruh tubuh. Jaringan di tulang belakang pun mungkin mulai menebal dan tulang mungkin bertambah besar hingga menekan saraf. 

Selain itu, peradangan yang disebabkan oleh osteoartritis dan rheumatoid artritis juga bisa memicu penyempitan tulang belakang. Selanjutnya, beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan spinal stenosis, di antaranya:

  • Cedera tulang belakang
  • Cacat tulang belakang sejak lahir
  • Sumsum tulang belakang yang sempit secara alami
  • Tulang belakang melengkung atau skoliosis
  • Penyakit Paget yang menyebabkan kerusakan dan pertumbuhan kembali tulang abnormal
  • Achondroplasia atau gangguan pertumbuhan tulang yang ditandai dengan tubuh kerdil
  • Tumor tulang

Sebagian besar penderita penyempitan tulang belakang berusia di atas 50 tahun. Jika Anda berada pada umur tersebut atau memiliki kondisi yang dapat memicu spinal stenosis, lakukanlah pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter.

Baca Juga

  • Mengenal Spina Bifida dan Pengobatannya dengan Operasi
  • 7 Jenis Penyakit Tropis di Indonesia yang Perlu Diwaspadai
  • Sedentary Lifestyle, Gaya Hidup Malas-malasan yang Berbahaya bagi Kesehatan

Gejala penyempitan tulang belakang

Gejala penyempitan tulang belakang bisa berkembang seiring waktu karena saraf menjadi lebih tertekan. Anda pun dapat merasakan gejala yang memburuk dari waktu ke waktu. Ketika hal ini terjadi, berikut gejala yang mungkin Anda alami:

  • Sakit punggung bagian bawah pada saat berdiri atau berjalan
  • Kaki atau lengan terasa lemah
  • Sakit leher
  • Masalah pada keseimbangan tubuh
  • Mati rasa di sekitar kaki atau bokong

Duduk di kursi dapat membantu meringankan gejala tersebut. Namun, biasanya akan muncul kembali ketika Anda berdiri atau berjalan. Perlu Anda ingat bahwa tidak semua gejala mungkin terjadi karena bergantung pada letak penyempitan dan saraf mana yang terpengaruh.

Mengobati penyempitan tulang belakang

Dalam mengobati penyempitan tulang belakang, perawatan dengan obat-obatan akan terlebih dahulu dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan rasa sakit yang Anda alami. Suntikan kortison ke dalam tulang belakang dapat mengurangi pembengkakan. 

Sementara, obat anti-inflamasi non-steroid dapat membantu mengatasi rasa sakit. Selain itu, terapi fisik juga mungkin diperlukan untuk memperkuat otot dan meregangkan tubuh secara perlahan.

Bahkan pembedahan juga mungkin dilakukan apabila nyeri yang Anda rasakan begitu parah atau mengalami kehilangan fungsi neurologis. Prosedur ini dapat menghilangkan tekanan secara permanen. Adapun beberapa jenis operasi yang digunakan untuk mengobati stenosis tulang belakang, yaitu:

  • Laminektomi merupakan jenis operasi yang paling umum untuk kondisi ini. Dokter akan mengangkat bagian tulang belakang Anda untuk memberi lebih banyak ruang bagi saraf
  • Foraminotomy adalah operasi yang dilakukan untuk memperluas bagian tulang belakang di mana saraf keluar
  • Fusi tulang belakang umumnya dilakukan pada kasus yang sangat parah, terutama ketika beberapa bagian tulang belakang terpengaruh. Cangkok tulang atau implan logam pun digunakan untuk menghubungkan bagian-bagian tulang belakang yang terpengaruh tersebut. Hal ini bertujuan untuk mencegah ketidakstabilan tubuh.

Catatan dari SehatQ

Dalam beberapa kasus, penyempitan tulang belakang yang tak mendapat pengobatan bisa berkembang dan menyebabkan masalah permanen, seperti mati rasa, gangguan keseimbangan, inkontinensia, dan kelumpuhan. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter apabila Anda khawatir mengalami kondisi tersebut.

Advertisement

penyakitmasalah tulangsaraf tulang belakangpenyakit tulangsumsum tulang belakangcedera saraf tulang belakang

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved